Warisan Atlantis

Atlantis Heritage (www.jeshua.net)

Yeshua – dengan channeler (perantara) Pamela Kribbe

Teman-teman sayang,

Saya Yeshua. Saya berdiri di depan kalian dan mengirim kalian energi dan cinta saya. Saya ingin menjadi dukungan bagi kalian dalam masa-masa penuh tantangan ini.

Dalam masa transisi di Bumi ini banyak hal-hal lama muncul ke permukaan. Energi-energi lama muncul dari masa-masa yang telah lama berlalu, masa-masa dimana kalian berinkarnasi dan telah mengalami kehidupan dengan banyak pengalaman. Semua lapisan lama ini sekarang muncul kembali.

Saya ingin berbicara tentang masa-masa lampau ini hari ini, untuk membawa kalian mengerti lebih dalam akan diri kalian sendiri, tentang siapa kalian -di sini dan sekarang-. Kalian adalah makhluk tua dan kuno, yang membawa begitu banyak pengalaman. Kalian telah melakukan perjalanan panjang melalui waktu dan ruang, dan bukan hanya di planet Bumi.

Biarkan saya membawa kalian kembali ke awal. Tidak pernah ada sebuah awal, tapi untuk kaitan dengan cerita ini, saya berbicara tentang sebuah awal dalam waktu, karena ada sebuah titik awal dalam siklus besar kehidupan-kehidupan dimana kalian sekarang terjebak dalamnya.

Saya membawa kalian ke waktu kelahiran kalian sebagai jiwa-jiwa individual, sebagai “Saya” yang terpisah. ‘Ke-Saya-an’ yang begitu akrab bagi kalian sekarang, adalah fenomena yang sama sekali baru di alam semesta. Menjadi terpisah dan individual, membuat kalian mampu mengumpulkan banyak pengalaman, dan ya, juga ilusi-ilusi. Tapi itu tidak membuatnya kurang berharga. Justru dengan menjadi ‘Saya’, menjadi terpisah dari keutuhan, dan mengalami ilusi-ilusi yang muncul dengannya, membuat kalian dapat mengetahui apa yang bukan (ilusi). Kalian dapat menemukan sebuah ilusi dan mengalaminya dari dalam. Mula-mula, ini tidak memungkinkan. Mula-mula, ada Satu dan tidak ada di luar itu, seperti samudra cinta dan keesaan yang tidak terdiferensiasi. Sekarang cobalah untuk mengalami rasa takut dan kepolosan dari dalamnya!

Dengan menjadi rentan dan rawan terhadap ilusi, kalian mengumpulkan pengalaman begitu banyak, yang memungkinkan kalian untuk benar-benar mengerti apa artinya keesaan, apa artinya cinta pada tingkat pengalaman. Kalian akan mengerti apa itu cinta, bukan sebagai sebuah konsep yang abstrak, tetapi sebagai kekuatan yang hidup, yang kreatif, yang menggerakkan dan mengisi spirit dan hati kalian dengan rasa sukacita dan kepuasan yansg mendalam. Ini adalah tujuan akhir dari perjalanan kalian, Pulang ke Rumah yang kalian rindukan: untuk menjadi Tuhan seperti kalian, untuk mengalami keesaan seperti sebuah ‘Saya’. Kalian tidak ingin menyerahkan Ke-‘Saya’-an kalian. Dengan melalui hubungan dengan ‘Saya’ kalian dengan keseluruhan, yang membuat kalian mengalami sukacita terdalam dan dimana kalian menambah cap energi unik kalian kepada keseluruhan kreasi. Tuhan-seperti -alian menambahkan sesuatu yang baru dan berharga bagi penciptaan.

Sekarang saya membuat lompatan waktu yang besar, karena saya hanya dapat memberi gambaran umum tentang sejarah panjang ini. Saya membawa kalian kembali ke awal planet Bumi. Kalian ada di sana, karena kalian lebih tua dari eksistensi Bumi sebagai planet fisik. Kelahiran kalian sebagai kesadaran-Saya yang murni, jauh lebih lama dari asal keberadaan Bumi.

Saya mengajak kalian kembali ke waktu dimana ‘menjadi sebuah Saya’ mengambil bentuk pertama kalinya. Kembali ke saat dimana kalian adalah, atau diciptakan sebagai malaikat-malaikat. Dapatkah kalian merasakan kelembutan dan kepolosan energi asli tersebut, jauh di awal dimana kalian pertama kalinya ‘dibentuk’, mengetahui ‘bentuk’. Tiba-tiba kalian menjadi ‘kamu’, berbeda dan terpisah dari yang lainnya di sekitar kamu, dan kamu mengalami keajaiban dalam menjadi sebuah individu. Kalian masih tetap dekat dengan sumber cahaya ilahi, dimana kalian merasa terisi dengan cinta dan dialiri dengan sukacita dan kreativitas. Ada keinginan luar biasa dalam diri kalian untuk mengalami, untuk mengetahui, untuk merasakan dan untuk mencipta. Tolong pergilah ke dalamnya untuk sesaat, dan lihatlah apakah kalian dapat merasakan kebenaran akan itu: bahwa kalian adalah malaikat dalam bagian terdalam dari kalian…

Sekarang bayangkan bahwa kalian berkontribusi terhadap perkembangan kehidupan di Bumi. Perlahan-lahan hidup berkembang di Bumi, berkat kehadiran elemen-elemen materi yang menawarkan skala besar kemungkinan-kemungkinan bagi kesadaran untuk berinkarnasi dalam bentuk-bentuk materi atau tubuh-tubuh: mineral-mineral, tanaman dan kemudian hewan-hewan. Dan kalian terlibat sangat dalam dalam proses penciptaan ini. Bagaimana?

Kalian adalah malaikat-malaikat dan dewa-dewi yang mendukung dan memberi makan kerajaan kehidupan, yang mengetahui ‘jaringan kehidupan’ di Bumi secara intim dan merawatnya secara mendalam. Kalian juga memberi bentuk-bentuk kehidupan binatang dengan cinta, perhatian dan makanan eterik.

Memori-memori yang kalian miliki tentang ‘surga’ atau Taman Eden, yang merupakan keseimbangan alam yang sempurna dimana kalian berpartisipasi sebagai perawat dan penjaga kehidupan, berasal dari masa kuno ini. Kalian di sana belum berinkarnasi, tapi melayang di antara alam eterik dan fisik. Kalian adalah malaikat yang berada di ambang kelahiran ke dalam materi.

Ingatlah kepolosan pada masa tersebut, ingatlah apa rasanya menjadi kesadaran malaikat-dewa ini dan bagaimana kalian sangat mencintai Bumi dan semua manifestasi kehidupan di atasnya. Rasakan aspek anak-anak dari kesadaran kalian dulu. Kalian seperti anak-anak yang bermain di surga, selalu memiliki suasana hati untuk mencari pengalaman, bercanda, tertawa, mengalami sukacita dengan mengekspresikan diri kalian dengan bebas dalam lingkungan yang aman. Meskipun kelincahan kalian, kalian sangat menghormati aturan-aturan alami dari kehidupan dan kalian tidak akan berpikir menghadapi bentuk-bentuk kehidupan, selain dengan rasa cinta dan penghormatan yang dalam.

Jadi dalam sejumlah arti kalian telah menjadi orang tua kehidupan di Bumi. Ini menjelaskan mengapa kalian dapat begitu terkejut dengan gangguan terhadap alam oleh teknologi-teknologi modern, dan penyalahgunaan kekuatan alam secara umum. Mengapa hal ini sangat mempengaruhi kalian? Karena kalian telah menghargai dan memelihara energi-energi nyata ini sejak awal mula. Dengan esensi kalian, kalian terhubung kepada Bumi dan berbagai bentuk kehidupannya, sebagai orang tua terhadap anaknya dan sebagai pencipta terhadap karyanya. Dan ketika kalian menjadi malaikat-malaikat yang memberi makan kehidupan Bumi, kalian tidak tahu mengapa kalian melakukan itu. Kalian bertindak seperti anak-anak yang merasa tertarik pada panggilan petualangan lain, sensasi baru dan kalian membiarkan diri kalian hanya dipandu oleh apa yang terasa menggembirakan dan menarik bagi kalian. Kalian menanamkan energi kalian di manapun itu terasa disambut.

Jadi kalian membantu menciptakan surga di Bumi: kemegahan hidup, kelimpahan kerajaan tanaman dan binatang, keragaman bentuk kehidupan dan perkembangan tanpa batas semua itu. Tolong tinggal sebentar dalam gambar ini……ingatlah siapa kalian sebenarnya.

Bahkan jika gambar itu tampaknya terlalu muluk, ijinkan diri kalian berfantasi bahwa kalian adalah bagian dari ini, dimana kalian hadir di sana sebagai malaikat dalam Taman Kehidupan tersebut, penuh kelincahan, polos, memberi makan dan menghargai hidup.

Keluar dari Surga – Kejatuhan Pertama ke dalam Pengalaman

Banyak perkembangan terjadi di Bumi selama jutaan tahun, yang sulit digambarkan dalam beberapa kata. Tapi pada titik-titik waktu tertentu, pengalaman bahagia kalian di Taman Eden terganggu oleh pengaruh luar, yang mungkin dapat disebut ‘buruk’ atau ‘gelap’. Dari dimensi-dimensi lain alam semesta, makhluk tertentu mulai mengganggu Bumi. Tujuan mereka adalah mengerahkan kekuasaan dan pengaruh terhadap kehidupan di Bumi. Ini terjadi dengan mengintervensi kekuatan energi-energi gelap yang datang entah dari mana, yang dari sudut pandang kalian, sangat mengejutkan diri malaikat kalian sendiri. Kalian belum disiapkan untuk itu. Ini adalah pertemuan pertama kalian dengan ‘jahat’ dan itu mengguncang dunia kalian sampai ke fondasinya. Untuk pertama kalinya kalian mengalami apa rasanya tidak lagi merasa aman. Kalian telah mengetahui ‘emosi-emosi manusia’: ketakutan, syok, kemarahan, kekecewaan, sedih: apakah ini? Apa yang terjadi di sini?!

Rasakan bagaimana bayangan-bayangan jatuh di atas kalian dalam pertemuan pertama dengan kegelapan, sisi gelap dari dualitas. Lambat-laun keinginan akan kekuasaan, yang telah mengejutkan dan menakutkan kalian, mulai menguasai diri kalian. Ini karena kalian merasa kegusaran dan kemarahan terhadap para penyerang, dan kalian ingin mempertahankan dan melindungi Bumi terhadap invasi asing ini.

Saya berbicara tentang sebuah pengaruh ekstra-terestrial, sebuah ras tertentu, yang asalnya tidak terlalu penting bagi cerita kita. Apa yang terjadi adalah kalian sebagian terserap oleh energi dari makhluk-makhluk ini dan itu menjadikannya sebuah perangkap. Saya tidak berbicara tentang Jebakan dalam kisah kitab suci, karena frasa itu diasosiasikan dengan dosa dan kesalahan, tapi sebuah jebakan ke dalam pengalaman, ke dalam kegelapan, yang memiliki arti ‘ditakdirkan’ karena kalian adalah bagian dari dunia dualitas. Dengan menjadi sebuah ‘Saya’, dengan mengalami keterpisahan dari keutuhan, benih-benih untuk dualitas dilahirkan dalam diri kalian. Ini bagian dari logika penciptaan dimana kalian akan mengalami semua keekstreman dualitas, ketika kalian berada di dalamnya.

Kalian secara bertahap menjadi prajurit kalian sendiri, ketika kalian menghendaki kekuatan untuk melindungi ‘teritori’ kalian. Sebuah tahap baru terjadi dalam sejarah kalian, dimana kalian terperangkap dalam berbagai perang dan perjuangan galaktik. Tolong ambil waktu sejenak untuk merasakan kejadian ini, kejatuhan dari energi penuh permainan dari anak-malaikat ke dalam energi yang kasar dan marah dari prajurit galaktik. Kita berbicara tentang periode waktu yang lama. Itu mungkin tampak sangat besar dan tidak terbayangkan bahwa kalian sudah melalui semua ini, saya minta kalian mengijinkan imajinasi kalian pergi dengan saya untuk sesaat.

Kalian menjadi terjerat dalam pertempuran sengit dan besar. Bagian dari teks-teks science fiction (fiksi ilmiah) yang akrab bagi kalian, melukiskan semua ini dan itu sebetulnya terinspirasi dari peristiwa-peristiwa nyata dari masa lalu. Itu bukan hanya fiksi. Banyak yang sebenarnya terjadi dan kalian sangat terlibat di dalamnya. Kalian kehilangan diri kalian sendiri dalam pertempuran kekuasaan dan selama tahap ini, dalam sejarah kalian, kalian sepenuhnya mengalami energi dari ego.

Saya telah membahas hal ini sebelumnya dalam Serial Lightworker (dipublikasikan di situs ini), dan sekarang saya ingin membawa kalian ke lompatan besar lainnya dan memberi tahu kalian tahap penting berikutnya.

Setelah waktu yang sangat lama, kalian bosan berperang. Kalian merasa sudah cukup. Kalian mulai menjadi sedih dan lelah bertempur, dan sejenis kerinduan akan rumah merambat ke dalam hati kalian. Kalian telah lama terobsesi dengan berbagai perang dan konflik dimana kalian terlibat di dalamnya. Ilusi tentang kekuasaan dapat memasukkan sebuah pengaruh hipnotis terhadap pikiran yang tidak berpengalaman, yang naif. Kalian naif dan tidak berpengalaman ketika kalian mengalami jatuh pertama kalinya ke dalam kegelapan.

Tapi kemudian di beberapa titik tertentu, terjadi kebangkitan dalam diri kalian. Sebuah memori samar-samar tentang hari-hari lampau di Surga teraduk dalam pikiran dan hati kalian, mengingatkan kalian akan sukacita dan kepolosan yang pernah kalian kenal. Kalian berharap dapat kembali ke sana dan tidak berkeinginan untuk bertempur lagi. Orang dapat mengatakan bahwa energi-energi ego telah habis dalam kalian, oleh pengalaman sepenuhnya akan itu. Kalian telah mengetahui semua sisi pertempuran, seluruh skala emosi-emosi yang ada kaitannya dengan menang dan kalah, menguasai dan menyerah, menjadi pembunuh dan dibunuh. Kalian telah dikecewakan oleh kekuasaan dan mengetahui bahwa kekuasaan tidak memberi apa yang dijanjikannya: cinta, kebahagiaan, kepuasan. Kalian terbangun dari mimpi hipnotis dan menginginkan sesuatu yang baru.

Ketika kalian muncul untuk naik ke atas energi perjuangan, dan terhubung ke energi dari hati, kalian kembali naif dan ‘tidak berpengalaman’. Kalian ibaratnya anak-anak yang menjulurkan kepalanya ke atas sebuah tembok dari sebuah Negara baru, dimana di sana bukan perjuangan atau kekuasaan yang memimpin, melainkan cinta dan hubungan. Kalian mengikuti panggilan jiwa kalian dan memanjat melewati tembok. Dan kalian mulai bertemu satu sama lain lagi dan saling mengenali sebagai teman sejiwa, anggota dari keluarga yang sama. Kalian pernah bermain bersama-sama sebagai malaikat-malaikat dalam Taman Eden.

Anggota-anggota keluarga lightworker (pekerja cahaya) yang merupakan bagian dari gelombang kelahiran jiwa-jiwa yang sama, saling mencari satu sama lain dan merasa tertarik pada panggilan umum, sebuah misi bersama. Kalian tahu bahwa kalian harus melakukan sesuatu untuk melakukan langkah utama menuju kesadaran hati, untuk kembali ke Surga. Kalian merasa kalian telah memiliki komitmen dengan Bumi sekali lagi, tapi kali ini sebagai manusia yang berinkarnasi dalam tubuh manusia, untuk mengalami dari dalam, apa yang telah terjadi di Bumi selama berlangsungnya perang-perang galaktik dan penyalahgunaan kekuasaan.

Dalam pertempuran kalian untuk kekuasaan, Bumi sudah selalu menjadi titik fokus perhatian kalian. Banyak pihak-pihak galaktik berperang untuk menguasai Bumi dan ini berpengaruh negatif terhadap bumi, semua kehidupan di atasnya dan juga jiwa manusia secara kolektif yang sedang berkembang. Alasan mengapa Bumi menjadi target begitu penting untuk semua pihak yang terlibat perang, tidak begitu mudah dijelaskan. Secara singkat, Bumi adalah titik awal untuk sesuatu yang baru: ia adalah tempat yang menjadi lokasi berkumpulnya berbagai dimensi dan realitas yang berbeda dan oleh karena itu membentuk jalan simpang menuju masa depan. Banyak, banyak energi yang bertemu dan bercampur di Bumi – dalam kerajaan tanaman, hewan dan terutama manusia. Ini sangat istimewa. Jika energi-energi ini dapat saling eksis bersama dengan penuh damai, itu akan membawa ledakan cahaya amat besar yang menembus seluruh kosmos. Itu sebabnya mengapa Bumi memainkan sebuah peran kunci dan mengapa ia telah selalu menjadi pusat dari Peperangan besar.

Kalian pernah menjadi bagian dari peperangan ini, sebagai penyerang, mencoba memanipulasi hidup dan kesadaran di Bumi dalam cara sangat agresif. Ini menyebabkan kerusakan dalam perkembangan manusia. Manusia pada tahap bayi, pada ‘tahap kepolosan’. Kemanusiaan ‘dihuni’ oleh jiwa-jiwa yang berasal dari gelombang kelahiran yang berbeda dibanding kalian. Kami telah menyebutnya ‘Jiwa-jiwa Bumi’ dalam Serial Lightworker. Itu adalah sebuah kelompok jiwa yang lebih muda dibanding kalian, yang telah termanifestasi di Bumi sejak awal mula dan telah berurusan dengan manipulasi dari luar, ekstra-terestrial yang mempersempit kapasitas jiwa manusia. Kekuatan-kekuatan ekstra-terestrial memproyeksikan energi-energi ketakutan dan rendah diri terhadap kesadaran manusia yang terbuka dan muda. Ini memungkinkan mereka melakukan pengawasan terhadap manusia.

Sekarang saya kembali kepada keputusan kalian untuk berinkarnasi ke Bumi sebagai manusia. Kalian memiliki dua motif. Pertama, kalian merasa kalian telah siap untuk sebuah perubahan dan transformasi batin. Kalian ingin melepaskan sikap-sikap agresif ego dan berkembang menuju cara lain ‘menjadi’. Kalian tidak tahu secara tepat apa artinya ini; kalian belum dapat memahaminya secara penuh, tapi kalian merasa bahwa dengan berinkarnasi di Bumi akan menawarkan secara tepat tantangan dan kemungkinan yang kalian perlukan.

Kedua, kalian tahu kalian harus memperbaiki hal-hal yang terjadi di Bumi, sebagian karena tindakan kalian. Kalian entah bagaimana merasa, asalnya, kalian memiliki ikatan kuat dengan Bumi berdasarkan cinta dan saling menghormati, dan itu menjadi terganggu ketika kalian membiarkan diri kalian terlibat dalam perang dan pertempuran untuk Bumi yang paling dini. Dua keekstreman dari kalian, menjadi anak malaikat dan prajurit yang keras, perlu dipadukan bersama dan ditransformasi, dan tempat mana yang dapat lebih cocok untuk ini dibanding Bumi? Kalian merasa terhubung sangat dalam dengan planet ini dan kalian juga merasa sejenis ‘kewajiban karma’ untuk memperbaiki kondisi Bumi. Kalian berkeinginan untuk mengubah dan mengangkan kondisi kesadaran di Bumi. Jadi kalian menjadi  ‘lightworkers’ (pekerja-pekerja cahaya).

Kalian berinkarnasi di Bumi pada masa Atlantis.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s