Jujur Kepada Diri Sendiri Aspek Penting Proses Terjaga

flower-139356_640

Kejujuran Diri yang Total adalah Salah Satu Aspek Penting dari Proses Terjaga (Awakening)

Yesus disalurkan oleh John Smallman (https://johnsmallman2.wordpress.com/)

Kembalinya umat manusia ke kesadaran penuh, keterjagaannya dari ilusi, mengalami kemajuan cepat. Kesadaran yang kokoh berkembang, kehidupan di Bumi ini yang diikuti kematian, bukanlah ketentuan akhir kalian, apa yang kalian benar-benar alami di Bumi adalah sebuah momentum, di mana kalian mempelajari bahan-bahan pelajaran, bahwa Cinta adalah semuanya yang eksis, dan bentuk-bentuk fisik kalian secara murni adalah wadah atau rumah temporer yang kalian ambil, selama kalian melakukan ini. Wadah-wadah atau rumah-rumah itu ideal untuk tujuan ini, tapi ketika kalian semua merampungkan Studi, yang akan dicapai oleh kalian semua, kalian tidak akan lagi memerlukannya, karena kondisi alami kalian adalah tanpa akhir, tanpa batas dan terisi dengan potensi-potensi yang melampaui impian-impian yang bisa kalian bayangkan. Sukacita yang adalah kalian yang sebenarnya, Di Rumah, di mana kehadiran Allah akan dialami, terletak JAUH melampaui kemampuan kalian sebagai manusia untuk bisa menjangkaunya, dan ke mana kalian akan terjaga.

Di Bumi, sebagai manusia, tugas kalian adalah hanya melepaskan segala hal terhadap apa kalian bergantung, apa yang tidak searah dengan Cinta. Ketika kalian melakukan itu – juga meskipun hanya untuk satu momentum – kalian akan merasakan pergeseran luar biasa dalam energi kalian, suatu pencerahan beban-beban yang tampaknya kalian panggul. Kebanyakan dari kalian pada suatu saat pernah memaafkan sesuatu, apa yang kalian lakukan atau katakan, yang menyakitkan orang lain dan apa yang kalian sesali sesudahnya. Dan ketika kalian memaafkan, itu seperti suatu beban berat dari pundak kalian diangkat. Demikian juga halnya ketika kalian melepaskan dendam, kepahitan, kemarahan dan kebencian – kalian akan merasa lebih ringan dan kegembiraan akan mengalir masuk, untuk menggantikan segala aspek tanpa cinta yang telah kalian lepaskan.

Semua penderitaan dan kesulitan kalian, mengalir dari pandangan-pandangan penilaian yang kalian pegang dan dari perasaan kalian melaksanakan penghakiman ini, agar yang lain membayar untuk rasa sakit ini, yang mana kalian mempercayai, bahwa merekalah penyebab (rasa) sakit kalian. Tapi (rasa) sakit, penderitaan itu adalah benar-benar disebabkan melalui anggapan bahwa wadah/tubuh kalian disiksa oleh orang lain, yang (mana anggapan ini) masih lama bertahan setelah momentum penyiksaan itu. Kalian sangat efektif dalam menghukum diri kalian sendiri, di mana kalian berdasarkan memori-memori kesalahan dari masa lalu, menghukum wadah kalian atau kalian membayangkan ketidaknyamanan/kesalahan baru di masa depan. Tapi yang ada hanyalah sekarang! Oleh sebab itu hiduplah sekarang dan dalam Damai, kondisi alami kalian.

Di mana kalian memberi maaf, adalah hal penting. Hampir setiap dari kalian digayuti oleh perasaan kuat bahwa kalian tidak cukup baik, dan kalian harus berusaha untuk selalu memperbaiki diri. Di dalam ilusi, menjalani pendidikan dalam aturan-aturan mendasar dalam masyarakat bisa dimengerti, di mana hal tersebut memungkinkan interaksi yang nyaman dengan orang lain. Namun banyak yang dalam masa kanak-kanaknya dihalangi untuk melakukan apa yang mereka sukai, terhadap apa yang menarik mereka secara intuitif atau instinktif, dan sebaliknya mereka ditahan untuk menempuh studi dan mempelajari apa yang diputuskan oleh “Orang yang Lebih Tua dan Lebih Baik”, sebagai apa yang (dipandang) pantas oleh mereka. Ini menimbulkan kecurigaan terhadap pemimpin dalam batin mereka sendiri dan memicu konflik batin secara logis berkepanjangan, yang sering membawa pada kebosanan, depresi atau pemberontakan yang kuat.

Sekarang sebagai orang dewasa, lepaskanlah segala kesalahan dan keharusan yang ditimpakan/dibebankan, semua penghakiman diri yang negatif dan Rasa Bersalah yang mereka sodorkan kepada kalian. Kalian semua adalah makhluk spiritual dengan begitu banyak teman dan mentor dalam alam spiritual, yang dapat kalian minta bantuannya, dan untuk panggilan ini mereka menunggu dengan penuh semangat. Pergilah ke dalam batin, jika kalian mencari bimbingan, di sana kalian akan menemukan sumber-sumber yang mencengangkan, yang membantu kalian melepaskan semua yang tidak lagi melayani kalian.

Opsi-opsi dan kemungkinan-kemungkinan yang didiskusikan dengan teman-teman manusia, dapat sangat membantu, tapi pada akhirnya kalian harus mengambil keputusan berdasarkan intuisi kalian sendiri, dan pimpinan yang ditawarkan kepada kalian oleh mereka dari alam spiritual, serta perasaan kalian sendiri tentang apa yang benar bagi kalian. Hanya kalian yang dapat mengetahui, apa itu dan bertindak sesuai itu, dan itu adalah semua, yang diminta dari kalian untuk melakukannya.

Semua orang melakukan kesalahan, karena manusia mengalami keterbatasan kuat dalam kemampuan mereka untuk mengerti secara sepenuhnya dunia di sekitar mereka atau situasi-situasi yang muncul. Kesalahan membawa pada Pengalaman dari Pelajaran dan pada kebijaksanaan. Oleh karena itu jangan menghakimi kalian terlalu keras untuk itu, sebaliknya maafkanlah kalian dengan lembut, belajarlah dari kesalahan-kesalahan dan jangan menolak untuk mengakui apa yang telah kalian lakukan. Kejujuran Diri yang total adalah aspek penting dalam proses keterjagaan, yang kalian semua alami, dan jika kalian betul-betul jujur terhadap diri kalian sendiri, kalian akan berada dalam damai, karena kalian kemudian mengetahui, bahwa kalian dapat mempercayai kalian. Kepercayaan terhadap kalian sendiri dan yang lain sangat penting. Tanpa kepercayaan kalian mengharap melakukan kesalahan, yang kemudian harus ditutupi, dan hal yang sama akan kalian harapkan dari yang lain, yang menyebabkan beban yang tidak perlu. Dengan kepercayaan, kalian memaafkan kalian jika kalian berbuat salah dan terus berjalan.

Kalian kemungkinan besar memperhatikan, bahwa mereka yang paling damai, paling puas dan berada dalam damai dengan dirinya sendiri adalah orang-orang yang jujur dan terintegrasi, orang-orang yang kepada mereka kalian secara intuitif merasa, bahwa kalian dapat mempercayai mereka. Kepercayaan akan dijawab dengan kepercayaan dan kecurigaan dengan kecurigaan. Penipuan adalah kelanjutan dari yang terakhir. Jika kalian benar-benar jujur, kalian hampir selalu secara intuitif mengetahui, apakah seseorang dapat dipercaya atau tidak, dan itu membuat hidup jauh lebih mudah.

Setiap orang ingin dicintai, dan setiap orang ingin agar mereka dipercaya, karena Cinta adalah kondisi kalian yang alami, tapi karena ketakutan dan berdasarkan pengalaman-pengalaman buruk sebelumnya, seringkali banyak yang mengambil sikap curiga, meyakini bahwa itu adalah haluan yang praktis dalam sebuah dunia, di mana begitu banyak yang sehari-harinya ditipu. Tapi bagaimana kepercayaan membawa pada kepercayaan, demikian juga kecurigaan membawa pada kecurigaan – apa yang kalian pikirkan dan harapkan, itulah apa yang kalian alami. Kecurigaan memblokir Cinta, karena ia tidak dapat mempercayai dan Cinta dan Kepercayaan terhubung tidak terpisah satu sama lain.

Seperti saya dan channel (kanal) lainnya selalu kembali mengingatkan: “Kalian semua adalah makhluk yang sempurna, karena semua yang diciptakan Tuhan, hanya dapat sempurna.“ Tapi di dalam ilusi sebagai manusia, kalian demikian terbatas dalam kemampuan kalian, karena kalian telah memilih itu. Kalian memilih pengalaman ini dalam suatu upaya sia-sia untuk memisahkan diri kalian dari Sumber, untuk membuktikan bahwa kalian tidak memiliki kepentingan akan Tuhan. Itu hanyalah sebuah permainan yang kalian pilih untuk dimainkan, tapi karena Tuhan memberi kalian kekuatan untuk menjadi sama dengan diriNya, ketika Ia menciptakan kalian sebagai makhluk Ilahi yang sempurna, karena Ia dengan penuh cinta membagi semua ciptaanNya dengan kalian, permainan yang kalian temukan untuk membangun ilusi, tampaknya benar-benar nyata bagi kalian.

Yang tidak sebenarnya hanya dapat terungkap dengan Cinta, dan hanya dengan Cinta, karena tidak ada lainnya yang nyata. Kalian tentunya sudah mendengar pepatah ini: “Cinta yang Sempurna menepis ketakutan.” Dan itu benar, karena tidak ada yang lain selain Cinta yang sempurna. Semua yang bukan Cinta, adalah tidak real, bersifat ilusi dan oleh karenanya tidak akan abadi. Kalian semua akan terjaga dalam Cinta yang sempurna, karena itu adalah ketentuan/garis hidup kalian yang Ilahi dan tidak dapat dihindari. Jadi lepaskanlah pegangan kalian dari Penghakiman Diri Sendiri, dendam, kepahitan dan kebencian dari masa lalu dan ijinkanlah kalian untuk terjaga dan menikmati sukacita yang mengiringinya.

Saudara yang mencintai kalian, Yesus

Sumber asli Bahasa Inggris https://johnsmallman2.wordpress.com/2016/07/31/total-self-honesty-is-an-essential-aspect-of-the-awakening-process/

Penerjemah ke dalam Bahasa Jerman Shana

Diterjemahkan kosmosindo dari Sumber bahasa Jerman  http://www.torindiegalaxien.de/0816/0jesus.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s