Dari Harus Melakukan Tiba ke Tidak Ada Yang Harus Dilakukan

Dari Ajaran HARUS MELAKUKAN Datang ke TIDAK ADA YANG HARUS DILAKUKAN (Anna Ramona Mayer)

person-916181_640

Apakah hal itu benar-benar mungkin? Apakah kita manusia dapat tiba pada TIDAK MELAKUKAN APA-APA? Atau apakah itu menyangkut, hanya TIDAK ADA yang harus DILAKUKAN – tanpa keyakinan, mula-mula harus sampai di sana?

Jenis-jenis HARUS MELAKUKAN apa yang pernah ada, yang sudah menjadi ajaran/kebiasaan manusia yang diterapkan sejak masa kanak-kanak?

Semua itu sudah dimulai dengan harus makan, harus minum, harus tidur, harus tetap sehat, harus mencium bau, harus mengecap, harus merasa, harus menjadi dan tetap baik, taat, tidak ribut, patuh, hati-hati…, yang dalam perkembangan menjadi dewasa jenis-jenis HARUS MELAKUKAN semacam itu semakin bertambah, seperti misalnya: HARUS pergi ke Taman Kanak-Kanak, ke sekolah, HARUS hidup dan belajar sesuai syarat-syarat yang pasti = HARUS MELAKUKAN sesuai ketentuan / aturan-aturan yang pasti. 

Selain syarat-syarat sekolah dan pelajaran…masih ada banyak syarat/aturan berikutnya, yang ‚tampaknya berlaku secara umum‘ dalam masyarakat, seperti misalnya HARUS mempelajari suatu pekerjaan, demi untuk kesejahteraan/kebaikan umum, jadi MELAKUKAN demi yang tampaknya kesejahteraan/kebaikan masyarakat.

Oh ya, masih ada juga sesuatu yang lain – HARUS mendapatkan Uang.

Apakah seorang manusia benar-benar MELAKUKAN YANG BAIK/NYAMAN, memiliki keterampilan yang baik, jika ia, dalam hampir semua hal, telah mendapat aturan-aturan, tentang apa yang HARUS DILAKUKANnya dan bagaimana ia HARUS MELAKUKANnya? Bila dengan itu masing-masing orang banyak mengalami hal buruk, apakah orang ini kemudian dapat benar-benar terampil berpartisipasi untuk KEBAIKAN/KESEJAHTERAAN manusia lainnya?

HARUS MELAKUKAN ini sudah sebegitu mendarah daging dalam diri kita, di mana pengaruh-pengaruhnya menyerap/menerima begitu banyak bentuk, dan melalui itu terbentuk banyak paksaan kebiasaan-kebiasaan – yang bila diperhatikan kebanyakan sangat sulit, karena kita untuk periode waktu terpanjang benar-benar telah mempercayai, kita akan membutuhkan semua kebiasaan-kebiasaan itu agar kita dapat merasa nyaman/baik.

Sepertinya semua kebiasaan itu menghasilkan suatu keamanan/jaminan, kita manusia selama periode waktu terpanjang hampir permanen BERTINDAK/MELAKUKAN untuk dapat menjaga kebiasaan-kebiasaan itu atau bahkan idealnya masih lebih dapat meningkatkannya – karena peningkatan (dari kebiasaan/melakukan) diduga juga akan meningkatkan keamanan.

Apakah itu (kondisi yang) susah payah? Apakah itu kadang-kadang terasa seperti bekerja keras?

Apakah kita dalam kata lain benar-benar secara permanen HARUS MELAKUKAN sesuatu?

„Kalian sebaiknya menjadi seperti anak-anak“ demikian pernah disebutkan. Yang dimaksud dengan itu adalah Anak-Anak yang masih tidak memiliki gagasan (gambaran/imej) bahwa Makan, Minum, Tidur…HARUS akan DILAKUKAN. Ini mungkin dialami anak-anak untuk pertama kalinya, ketika sesuatu ‚HARUS DILAKUKAN‘, setelah mereka ‚di dalam pengertian orang-orang dewasa‘ terlalu lama berada dalam kondisi tidak makan, tidak minum, tidak tidur…sehingga para orang dewasa mendesak/memaksa mereka – untuk HARUS MELAKUKANnya.

Sampai momentum itu, bagi anak-anak ‚HARUS MELAKUKAN sesuatu‘ tidak ada, tidak dikenal, tidak eksis.

Dengan kata lain mereka masih BEBAS dari pengalaman-pengalaman seperti Paksaan, Tekanan, Stress, Rasa Sakit, Penderitaan, Harapan, Tuntutan, Manipulasi, Perlawanan, Penolakan, Perhitungan, Penghakiman. Mereka adalah ‚BEBAS dari semua itu‘ ketika datang ke dunia ini – tanpa satu gagasan pun bahwa mereka suatu saat sebaiknya kembali „DATANG“ ke TIDAK HARUS MELAKUKAN APA-APA.

Karena mereka sendiri adalah TIDAK HARUS MELAKUKAN APA-APA ini – di mana mereka benar-benar bebas dari niat apapun. 

TIDAK HARUS MELAKUKAN APA-APA – berapa lama kita sebagai orang dewasa terampil menanggungnya?

Berapa lama pikiran/logika kita memberi Ketenangan? Seberapa cepat ia memberi tahu, bahwa hal itu membosankan? Dan betapa kita begitu putus asa, bila kita kadang-kadang dalam situasi yang jelas tidak nyaman terampil TIDAK MELAKUKAN APA-APA – di mana logika/pikiran kita sekaligus membombardir kita dengan kita toh seharusnya HARUS MELAKUKAN sesuatu?

TIDAK MELAKUKAN APA-APA tanpa rasa tidak bersalah, bagi banyak orang menjadi hal yang langka. Cukup hanya gagasan ada dalam TIDAK HARUS MELAKUKAN APA-APA kemungkinan besar bahkan dapat merasa ‚BEBAS‘ dan bahagia, bagi banyak orang seperti suatu hal yang mustahil.

Untuk waktu lama TIDAK MERENCANAKAN; hanya beberapa hari sepenuhnya ‚hidup tanpa RENCANA’ – bagaimana kemungkinan itu?

Karena Rencana-Rencana juga termasuk dalam HARUS MELAKUKAN, karena sulit menanggung (kondisi) tanpa rencana. Kita telah menjadi Budak-Budak kebiasaan-kebiasaan kita. Kebiasaan-kebiasaan telah memberi berbagai pengertian, di mana pikiran/logika untuk periode waktu terpanjang menjelaskan kepada kita, hal itu adalah Kenikmatan.

Bagaimana dapat mengenali apakah dalam hal-hal yang diduga/kelihatannya seperti kenikmatan-kenikmatan pada kenyataannya itu menyangkut suatu kebiasaan? Di mana kamu menjadi menderita jika kamu tidak mendapatkannya, tidak dapat mengkonsumsinya, tidak dapat mengalaminya.

HARUS MELAKUKAN termasuk dalam INGIN MEMILIKI / HARUS MEMPUNYAI – sementara TIDAK HARUS MELAKUKAN APA-APA selalu (kondisi) murni ADA (keberADAan) dan tetap – oleh sebab itu dikatakan: 

„Kalian sebaiknya menjadi seperti anak-anak“ – dan hanya MELAKUKAN apa yang berasal dari keringanan, dari Impuls SUKACITA yang muncul dengan sendirinya untuk DILAKUKAN. 

Oleh karena itu tidak seorang pun dapat „DATANG“ ke (kondisi) TIDAK HARUS MELAKUKAN APA-APA, melainkan hanya selalu dapat mengalami saat ini – tanpa rencana sebelumnya, tanpa mengharapkan, tanpa tuntutan, tanpa perhitungan, tanpa penghakiman, tanpa manipulasi … seperti anak yang tidak memiliki tujuan.

ANNA RAMONA Mayer www.wogopologie.com

Diterjemahkan kosmosindo dari sumber http://torindiegalaxien.de/1016/0ramona.html

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s