Cobalah Antisipasi Perubahan Bukan dengan Cara-Cara Tiga Dimensi

space-909719_640

Pesan The Arcturian Group disalurkan oleh Marylin Raffaele

25 September 2016

Kami berbicara kepada kalian dalam sukacita karena begitu banyak perubahan yang datang ke dunia kalian. Peristiwa-peristiwa baru akan segera terjadi, tapi cobalah untuk mengantisipasi itu bukan dengan cara berpikir dan solusi-solusi tiga dimensi. Perubahan sering berkembang dalam cara-cara yang sangat diam-diam, membuat itu tampaknya seperti tidak ada yang terjadi.

Mayoritas sumber-sumber berita pada saat ini hanya menampilkan konsep-konsep pemberitaan (“news) tiga dimensi – hampir selalu negatif dan dalam keselarasan dengan energi-energi lama. Karena sebagian besar sumber-sumber berita masih tidak memiliki kesadaran atau minat dalam cara-cara lebih tinggi dalam melihat dan mengetahui.

Perubahan tidak dapat dielakkan karena kesadaran dunia sedang berubah. Kalian akan mengenali ini ketika kalian mengamati banyak konsep-konsep dan keyakinan-keyakinan dalam bidang politik, agama, kesehatan, ilmu pengetahuan, pendidikan, dsb. mulai buyar, membuka untuk pikiran yang baru dan tingkatan lebih tinggi.

Tugas kalian sebagai jiwa yang terjaga (awakened) adalah untuk menjadi seorang pengamat, beristirahat dalam kebenaran terlepas dari apa yang menampilkan dirinya sendiri ketika kalian menjalani hari-hari kalian. Ketika kalian belajar untuk berada dalam dunia tapi bukan bagian darinya, kalian segera menyadari bahwa segala sesuatu yang dilakukan untuk atau oleh yang lain, adalah cerminan dari kondisi kesadaran mereka, tapi tidak mengubah fakta bahwa terlepas dari tampilan-tampilan itu, esensi murni mereka adalah Ilahi, karena tidak ada yang lainnya.

Allah satu-satunya. Kesadaran ini adalah kunci menuju evolusi spiritual. Itu adalah apa yang telah dicari setiap jiwa dalam semua tempat yang salah di masa kehidupan demi masa kehidupan. Banyak dari dunia sekarang siap secara spiritual untuk berhenti mencari-cari yang baik di luar (eksternal) dan menyadari bahwa segala hal yang telah mereka cari sudah hadir di dalam.

Kenaikan (ascension) adalah pencapaian tingkat kesadaran lebih tinggi dari mana seseorang kemudian mulai melihat dunia dan segala hal di dalamnya dari suatu tempat pengertian, bahwa mereka hanya SATU dan yang SATU itu selamanya mengekspresikan dirinya dalam bentuk-bentuk dan ragam-ragam tidak tentu. Setiap jiwa akan mengalami banyak kenaikan (ascension).

Kami ingin berbicara tentang kekuatan/kekuasaan, karena sebenarnya hanya ada dan selalu hanya ada SATU KEKUATAN. Melalui masa-masa kehidupan menjalani hidup dalam energi-energi dualitas dan pemisahan, umat manusia telah datang untuk menerima dan mengalami banyak kekuatan, sejumlah baik dan banyak tidak begitu baik. Ini pada gilirannya melahirkan kesadaran akan ketakutan.

Dunia secara umum masih diprogram untuk mempercayai dan merasa takut pada banyak kekuatan (penyakit menjadi salah satu yang besar) di mana ketika diterima ke dalam kesadaran sebagai kebenaran, akan termanifestasi keluar dan menyalurkan validitas (kesahan) untuk “kekuasaan” tertentu. Semua promosi “perang untuk ini… perang untuk itu” hanya menanamkan keyakinan tertentu menjadi semakin mendalam memasuki kesadaran umum.

Dalam sistem keyakinan tiga dimensi, kekuatan pribadi biasanya dipandang sebagai kekuasaan atas sesuatu—sejumlah orang, tempat atau situasi, dan sering diwujudkan sebagai sejumlah bentuk dominasi. Itu adalah sikap mental, kepribadian yang berdasarkan di mana tindakan fisik, emosional dan mental sering dipaksakan terhadap yang lain – kadang-kadang untuk “yang baik” dan kadang-kadang untuk “yang tidak begitu baik”.

Kekuatan spiritual adalah kualitas dari Sumber, kondisi kesadaran yang bila itu tercapai, memanifestasikan dirinya sebagai kekuatan batin yang tidak bisa goyah meskipun berbagai situasi luar (eksternal). Itu adalah pengetahuan batin yang meskipun pengalaman eksternal apa pun, tetap (mengetahui) “Saya aman karena saya ada.” Kekuatan-kekuatan spiritual mudah dikenali dalam kata-kata dan tindakan-tindakan dari mereka yang tampaknya memiliki kemampuan berbicara dan melakukan tepat apa yang diperlukan untuk dikatakan atau dilakukan dengan kekuatan dan kekuasaan, tapi selalu dalam cara yang mencintai dan menghormati.

Tiba saatnya ketika setiap pencari harus mengkaji sistem kepercayaannya terkait dengan apa yang masih mereka pegang sebagai kekuatan, karena kepada apa pun/ ke mana pun kalian memberi kekuatan, akan menjadi kekuatan bagi kalian. Keyakinan dalam sebuah kekuatan selain SATU KEKUATAN selalu menghasilkan sejumlah jenis ketakutan – di mana seorang manusia, tempat atau hal-hal memiliki kekuasaan atas kalian.

Hal ini memerlukan pengkajian yang dalam dan jujur, guna menemukan orang-orang, peristiwa-peristiwa, situasi-situasi, dan pengalaman-pengalaman apa yang mungkin masih kalian pegang sebagai kekuatan-kekuatan, tapi siapa pun yang mengharap untuk bergerak melampaui ketakutan, harus bersedia untuk mengenali apa ketakutan mereka dan mengapa. Kebanyakan ketakutan terkubur secara mendalam, telah dibawa, dilindungi, (“seperti itulah saya adanya”) dan disimpan di tempat itu menempuh berbagai masa kehidupan, tersimpan secara energetis dalam sel-sel memori seorang manusia, di mana itu akan tetap di sana sampai dibersihkan.

Ketakutan berlebihan biasanya berdasarkan pada sejumlah pengalaman traumatis di masa lalu atau saat ini. Energi dari pengalaman itu biasanya tertidur sampai itu diaktifkan oleh sejumlah pengalaman biasa dalam kehidupan sehari-hari. Penyelarasan energi-energi itu kemudian mengaktifkan kembali emosi-emosi dari trauma, yang  menyebabkan individu itu bertindak dalam cara yang penuh ketakutan yang tampaknya bagi orang lain hal yang konyol dan tidak perlu.

Ketika kalian merasa penolakan atau ketakutan aktual terhadap sejumlah orang, tempat, atau hal-hal, tanyalah kepada diri kalian sendiri, “Apa yang saya percayai/yakini yang membuat saya merasa hal seperti ini?”. Kalian akan dengan cepat menemukan keyakinan pribadi yang menyebabkan reaksi kalian. Kemudian tanyalah diri kalian sendiri, “Dalam cahaya kebenaran saya sekarang tahu, apakah ini benar?”

Mencapai suatu pengertian tentang apa yang masih kalian beri kekuasaan adalah langkah pertama dalam bergerak melampaui ketakutan. Ketika suatu keyakinan dilihat untuk apa adanya – sebuah konsep atau keyakinan tentang sesuatu akan membuyarkan ketakutan yang menyertainya, karena itu selanjutnya tidak memiliki lagi dukungan atau dipertahankan. Solusi-solusi praktis untuk situasi tersebut, kemudian akan termanifestasi jika mereka diperlukan.

Kalian mungkin tidak menikmati dan mungkin terus menghadapi ketakutan terhadap orang, tempat-tempat atau situasi-situasi tertentu, tapi menghindar dan solusi-solusi 3D tidak lagi berfungsi bagi siapa pun yang siap untuk langkah berikutnya perjalanan spiritual mereka. Pengalaman-pengalaman yang tidak diinginkan akan berlanjut sampai suatu pilihan dibuat untuk menemui situasi pada tingkat yang lebih tinggi, melalui pengkajian kejujuran batin dari keyakinan-keyakinan seseorang tentang orang-orang, tempat-tempat atau situasi-situasi yang dapat menimbulkan ketakutan.

Beberapa mungkin memerlukan bantuan dari luar dengan pengkajian-pengkajian lebih dalam – profesional, seorang teman baik, seperti juga selalu meminta bantuan dari Pembimbing-Pembimbing (batin) dan guru-guru spiritual untuk. Niat adalah kuncinya. Tujuannya harus tidak pernah untuk menutupi atau “belajar hidup dengan” sejumlah ketakutan, tapi untuk menyelam ke kedalaman sistem keyakinan/kepercayaan itu dan membawa ke permukaan apapun yang telah secara bodoh diperlengkapi dengan kekuasaan.

Seiring waktu kalian akan menemukan bahwa orang-orang, tempat-tempat, situasi-situasi yang menakutkan itu, tidak lagi memiliki kekuasaan atas kalian. Kalian mulai hidup dari tempat yang saling menghormati, bahkan jika orang lain mungkin tidak memiliki penghormatan bagi dirinya sendiri. Kalian tidak takut untuk menyatakan kebenaran kalian bila diperlukan, menjadi berkembang ke dalam kondisi kesadaran yang tidak pernah tergoda untuk memberikan kekuasaannya kepada pihak luar.

Tidak seorang pun dapat memanifestasikan hidup kalian bagi kalian, dan tidak ada di luar kalian yang dapat menjadi kekuatan atas (menguasai) kalian, kecuali kalian mempercayai hal itu demikian. Kalian adalah pencipta-pencipta dari pengalaman-pengalaman kalian. Karena kalian adalah kesadaran dan bukan hanya sekedar tubuh-tubuh fisik, kalian mendengar, melihat, mengecap, meraba dan mencium melalui kondisi kesadaran kalian. Pikiran muncul sebagai materi. “Kekuatan/kekuasaan” dari dunia tidak dapat menyentuh kalian ketika kalian mencapai kesadaran keesaan/kesatuan dengan Sumber, karena kalian tidak lagi menyelaraskan diri dengan energi-energi mereka.

Kami tidak mengatakan bahwa tidak akan ada lagi pengalaman-pengalaman yang tidak menyenangkan, ketakutan atau negatif dalam hidup kalian atau di mana kalian sekarang dapat hanya mengabaikan penderitaan orang lain, tapi apa yang kami katakan adalah tujuan dari setiap masa kehidupan adalah untuk terjaga (awaken) keluar dari mimpi-mimpi – untuk mengerti dan hidup dari sebuah kesadaran SATU KEKUATAN dan SATU KEKUATAN ini adalah kalian.

Dunia tiga dimensi adalah sebuah dunia dengan banyak kekuatan/kekuasaan, sejumlah ada yang baik dan sejumlah ada yang buruk, dibentuk dan ditahan pada tempatnya oleh energi dari keyakinan. Tiba waktunya untuk berhenti menambahkan energi bagi manifestasi-manifestasi dari kekuatan palsu ini. Ketika kalian melakukannya, kalian akan segera menemukan diri kalian sendiri menarik orang lain yang berpikiran serupa yang juga sedang berdiri, hidup dan bergerak dalam Cahaya kebenaran. Energi kalian yang tercerahkan akan menarik kepada kalian orang-orang dan pengalaman-pengalaman yang selaras dengan kondisi kesadaran kalian dan pengalaman-pengalaman hidup akan mulai berubah.

Jiwa-jiwa yang terjaga tidak lagi memberikan kekuatan/kekuasaan kepada orang—para kriminal, politisi, militer, pihak kaya dan berkuasa, atau yang tidak tercerahkan melalui kesadaran, bahwa satu-satunya kekuatan yang real/nyata adalah Kesadaran Ilahi bahkan ketika orang-orang ini bertindak keluar dari hipnotisme dualitas dan pemisahan.

Jiwa yang terjaga tidak lagi memberikan kekuatan/kekuasaan kepada hal-hal – uang, penampilan, atau harta benda karena ia tahu,  di dalam dan pada diri mereka sendiri, barang-barang ini tidak memiliki kekuatan untuk memberi kebahagiaan, kepuasan, kedamaian, atau sukacita— hanya kualitas-kualitas spirit yang mengalir dari dalam.

Dalam kondisinya yang belum terjaga (un-awakened), umat manusia akan terus-menerus mencari pemenuhan di luar dirinya sendiri, karena di sanalah ia percaya hal itu terjadi. Kalian para pembaca, mengetahui di mana tempat itu ada dan sudah selalu ada—di dalam (internal). Ketika penerapan ini didalami dan menjadi kondisi kesadaran yang kalian capai, kualitas-kualitas dari Sumber tidak dapat membantu tapi mulai muncul di luar sebagai kelimpahan, kesehatan, hubungan-hubungan yang sehat, dll. yang sebelumnya kalian cari dari dunia luar (eksternal).

Ketika berkat-berkat muncul dalam pengalaman kalian, itu akan ada dalam bentuk-bentuk apa yang secara pribadi tepat bagi kalian, tapi mungkin bukan apa yang akan dikatakan dunia tepat bagi kalian. Seorang dokter bedah tidak akan mewujudkan ide-ide tentang bagaimana menjadi tukang cukur anjing yang lebih baik, dan juga tukang cukur anjing tidak akan diberi ide-ide tentang teknik-teknik baru dan inovatif dalam ilmu bedah. Kesadaran dari keesaan dengan kelengkapan dan keutuhan, akan muncul di luar dalam bentuk apapun yang diperlukan sebagai pemenuhan bagi kalian pada saat itu.

Keyakinan/Kepercayaan palsu  ibaratnya warna-warna cat seorang individu yang dapat dipilih untuk dikenakannya sendiri. Lukisan seseorang dapat kelihatan sangat indah dengan warna-warna yang terkoordinasi dan menarik, sementara lukisan orang lainnya dapat terlihat gelap, tidak harmonis, dan sulit dilihat. Pekerjaan dari setiap individu yang tercerahkan adalah untuk mengetahui tanpa ragu, bahwa lukisan itu tidak pernah merupakan orang yang sebenarnya dalam realitas, dan selalu akan menjadi ekspresi yang sempurna dari Kesadaran Ilahi.

Evolusi adalah tugas melelahkan dalam melepaskan kembali cat yang terkumpul pada diri kalian sendiri dan orang lain, beberapa di antaranya telah dicat berulang-ulang dalam banyak masa kehidupan, sehingga akan memerlukan lebih banyak pekerjaan untuk menghapusnya. Ketika masing-masing secara bertahap agak terhapus catnya seiring waktu, diri yang nyata menjadi semakin terlihat secara fisik, emosional, mental, dan spiritual, yang membuat pekerjaan menjadi semakin mudah.

Ingatlah siapa kalian adanya dalam segala situasi sampai kebenaran menjadi kondisi kesadaran kalian dan tanpa pikiran sadar, kalian mulai menemukan diri kalian sendiri menyembuhkan dunia ilusi.

Kami adalah Kelompok Arcturian

Diterjemahkan kosmosindo dari sumber http://www.onenessofall.com/2016-3.html

http://www.onenessofall.com/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s