Bumi Berbicara – Dari Hati ke Perut

earth-405096_640

Dari Hati ke Perut – Melengkapi Perjalanan Jiwa (Earth Speaks From Heart to Belly)

Pamela men-channel Bumi

Anak manusia sayang,

Saya Bumi berbicara kepada kalian. Saya adalah ibu kalian dan membawa kalian di pangkuan saya, sepanjang hidup kalian. Kalian dihargai oleh saya, bahkan bila kalian tidak menyadarinya dan terlalu sibuk dan terperangkap dalam urusan kalian sehari-hari. Saya memegang kalian dan mengundang kalian untuk terhubung dengan saya, karena saya ingin membangkitkan kenangan kalian dan mengingatkan kalian akan sesuatu. Itu menyangkut sesuatu yang lama dan berharga, yang dalam dunia modern tampaknya menjadi terlupakan. Itu tentang keamanan alami berada di bumi.

Untuk mengingat keamanan alami dari keberadaan, kalian dapat melihat ke alam di sekitar kalian. Menyaksikan musim-musim, bagaimana mereka datang dan pergi semua dengan sendirinya, memandang tanaman-tanaman dan hewan-hewan menjalani kehidupan sehari-hari mereka, mendengarkan desir angin atau gemericik air. Dengan cara ini, kalian secara singkat diingatkan bahwa hal-hal paling penting dalam hidup terjadi secara otomatis, sebagai hasil dari pergerakan alami yang menyebabkannya. Alam adalah semuanya di sekeliling kalian dan itu juga ada di dalam kalian, karena kalian juga memiliki alam dan itu adalah bagian dari alam sebagai keseluruhan.

Terutama di Barat, kalian telah menjadi begitu berorientasi untuk hidup dari kepala kalian, di mana kalian telah lupa bahwa kalian adalah makhluk alami, seperti tanaman-tanaman dan hewan-hewan. Lihatlah pada hewan-hewan, bagaimana secara alaminya mereka berserah pada hidup. Mereka hampir tidak dapat berbuat sebaliknya. Mereka memang mengenal emosi-emosi seperti ketakutan dan perlawanan, tapi mereka tidak dapat menentang diri mereka sendiri untuk hidup sebanyak yang bisa dilakukan manusia. Manusia, dengan pemikiran yang berlebihan, dapat menciptakan sebuah sangkar untuk alam mereka sendiri dan itu akan menyebabkan masalah-masalah setelah beberapa saat. Hidup tidak dapat diorganisir dan diawasi oleh pemikiran manusia. Kekuatan-kekuatan utama alam jauh lebih luas dari itu. Cepat atau lambat kalian akan mengetahuinya. Akan ada momentum di mana kalian harus menyerah kepada alam.

Sering kali kalian mencapai momentum semacam itu melalui suatu krisis, suatu situasi yang mana kalian terjebak di dalamnya dan yang meminta kalian untuk melepaskan pengawasan, karena kalian tidak memiliki pegangan lagi pada hal-hal di dalam atau di sekitar kalian. Melepaskan pengawasan menyakitkan dan itu dapat menjadi suatu perjuangan. Namun itu akan membawa kalian ke rumah. Kalian berpikir kalian hilang dan tenggelam dalam kekacauan, tapi kalian sebenarnya datang lebih dekat menuju keamanan alami dari Keberadaan itu sendiri. Hidup memegang dan mencintai kalian. Krisis-krisis sering tampak kejam dan tidak adil, tapi sebenarnya di dalamnya mereka selalu membawa undangan alam, atau jika kalian ingin (menyebutnya) undangan Tuhan yang berkata: ‘ayo pulang, pulanglah kembali kepada saya’. Ada sebuah tangan pembimbing di dalam krisis, yang berusaha membantu kalian dan menunjukkan jalan kepada kalian.

Semua dari kalian yang membaca ini sedang berada pada perjalanan batin menuju keutuhan dan pelengkapan dari diri. Kalian sedang berusaha untuk membawa jiwa kalian hidup dalam sebuah tubuh manusia dari daging dan darah. Pada jalur ini kalian pergi menempuh tahap-tahap yang berbeda. Jiwa mengambil wujud – atau turun ke dalam – tubuh dalam tahap-tahap yang berbeda. Ketika kalian hanya memulai jalur batin, kalian mungkin akan telah berkenalan dengannya melalui kepala kalian. Misalnya, kalian mungkin telah menjadi tertarik pada buku-buku atau orang-orang tertentu, yang melemparkan cahaya berbeda tentang gagasan-gagasan dan nilai-nilai yang selalu menjadi acuan kalian. Kalian mungkin terguncang oleh pikiran-pikiran baru mereka, namun anehnya tertarik pada itu. Itu akan membuat kalian terpesona untuk membaca dan mendengar lebih banyak tentang itu. Kalian akan melepaskan beberapa struktur kaku dari pemikiran kalian dan membuka terhadap sesuatu yang baru. Membaca dan berbicara dengan orang yang berpikiran lain dapat menjadi masukan yang membantu dalam proses ini. Ini adalah bagaimana perjalanan dalam (batin) dimulai bagi banyak orang. Kalian melalap buku-buku spiritual ibaratnya mereka kue-kue. Jauh di dalam kalian, sesuatu ingin dibangunkan dan diubah, dan ini menerjemahkan dirinya sendiri pertama-tama sebagai kebutuhan untuk cara berpikir yang baru.

Setelah beberapa waktu kalian mulai merindukan yang lebih. Kalian mulai berpikir: baik, saya mengerti apa yang mereka bicarakan dalam buku-buku tersebut, tapi bagaimana saya menerapkan semua itu pada kehidupan saya sendiri? Bagaimana pengetahuan ini menjadi hidup dan bagaimana saya benar-benar menerjemahkannya ke dalam perasaan-perasaan saya dan tindakan-tindakan saya di bumi? Pertanyaan ini mungkin menghantui kalian dan membuat kalian putus asa, tapi kalian tidak dapat memaksa hidup. Namun pada saat tertentu, sesuatu akan terjadi dalam hidup kalian yang akan membantu kalian membuat terobosan dari kepala ke hati. Seringkali itu adalah krisis dari berbagai macam. Perubahan-perubahan dapat terjadi dalam area pekerjaan, hubungan-hubungan, kesehatan atau kehilangan seseorang yang dicintai. Apa pun itu, pada momentum tertentu itu perasaan-perasaan akan muncul di dalam kalian yang sedemikian intensif, di mana mereka tidak dapat diabaikan. Kalian harus mengijinkan mereka masuk dan membiarkan transformasi berlangsung. Itu adalah ketika jiwa kalian berinkarnasi lebih dalam ke dalam hati kalian.

Mula-mula jiwa kalian telah turun ke dalam kepala kalian, menginspirasi kalian untuk mengambil ide-ide baru melalui buku-buku, pembicaraan-pembicaraan, dll. Kemudian jiwa mengetuk pada pintu kalian di tingkat yang lebih dalam, tingkat perasaan. Kalian akan menjadi berkenalan dengan lapisan-lapisan dari emosi-emosi yang sebelumnya kalian tidak pernah mengetahui bahwa itu eksis. Krisis-krisis memicu ini menyala; mereka ingin membuat emosi-emosi lama dari masa kanak-kanak naik ke permukaan, mungkin bahkan memori-memori dari masa kehidupan sebelum saat ini. Kalian akan mengeksplorasi lapisan-lapisan dari emosi-emosi ini dan ini adalah bagaimana pusat dari hati kalian terbuka. Jiwa kalian berinkarnasi bahkan lebih dalam, mengisi chakra hati dengan energinya.

Transformasi yang berlangsung pada tahap tersebut mungkin membuat kemunculan berbagai komplikasi. Kalian mulai melihat kepada dunia dengan mata yang berbeda dan hubungan-hubungan kalian dengan orang lain juga berubah. Jauh di dalam, kesadaran dari keesaan/kesatuan terjaga. Kesadaran dari keesaan berarti kalian menyadari bahwa semua dari kita, manusia, hewan, tanaman, alam, dipegang bersama-sama oleh suatu kekuatan ilahi, dan bahwa kita adalah terjalin satu sama lain, masing-masing adalah cermin bagi yang lain. Kesadaran ini dapat menjadi sangat kuat dan bagi banyak dari kalian menjadi terobosan dari kepala ke hati yang menyebabkan sensitivitas besar di dalam. Sensitivitas tinggi ini dapat menciptakan ketidakseimbangan. Batasan-batasan dengan yang lain menjadi kabur, kalian mungkin mengambil/menyerap banyak hal-hal emosional orang lain tanpa mengetahui bagaimana melepaskannya dan suasana hati kalian bisa bergerak dari sangat tinggi ke sangat rendah. Terobosan dari kepala ke hati, bagaimanapun, meskipun penuh kekuatan dan penting, bukan tahap terakhir dalam inkarnasi dari jiwa. Jiwa ingin turun bahkan lebih dalam, ke dalam perut.

Ketika jiwa telah turun/tenggelam ke tingkat dari hati kalian, kalian secara sebagian telah terjaga. Kalian menyadari perasaan-perasaan kalian, kalian berani melihat pada emosi-emosi kalian, kalian telah dipersiapkan untuk pergi ke dalam dan menghadapi luka-luka batin kalian. Tapi kalian juga merasa menjadi lemah oleh sensitivitas tinggi kalian dan ketidakstabilan yang muncul akibat itu. Karena hati kalian begitu penuh dengan perasaan-perasaan, kalian kadang-kadang kehilangan landasan kalian, dan ini dapat menjadi sulit. Ini terjadi pada banyak dari kalian. Ketika pusat hati terbuka secara radikal, sensitivitas kalian dapat menjadi terlalu banyak bagi kalian dan kalian mungkin ingin menarik diri dari dunia. Kalian akan tidak mengekspresikan diri kalian secara kreatif lagi, karena itu menjadi terlalu banyak dan terlalu menguras tenaga. Ini dapat membuat kalian merasa cemas dan terpukul.

Jawaban untuk masalah ini bukanlah pergi kembali ke dalam kepala kalian. Jawabannya ada di dalam perut kalian. Kalian siap untuk langkah berikutnya dalam proses inkarnasi dari jiwa: transisi dari hati ke perut. Jiwa ingin mengalir bahkan lebih dalam ke dalam tubuh kalian. Di tengah perut kalian ada sebuah ruang atau titik keheningan. Pergilah ke sana dengan kesadaran kalian sekarang ketika saya berbicara. Dalam ruang itu tidak ada bahasa, tidak ada pikiran, tidak ada konsep-konsep. Kalian mungkin mendengar gemerisik daun-daun di sela angin atau suara hempasan gelombang-gelombang. Suara-suara itu dapat membantu kalian menyadari keheningan yang ada di dalam pusat ini.

Pada tingkat ini, pengetahuan spiritual kalian dan perasaan kalian menjadi instingtif, atau seperti orang menyebutnya, sifat alami kedua. Tidak ada kebutuhan untuk berpikir atau merasakannya kembali. Sebuah pengetahuan mendalam hadir dari mana kalian bertindak dan hidup tertuang melalui kalian secara mudah. Jiwa kalian kemudian telah menjadi alam kalian, ia telah turun ke tingkat kesadaran instingtif. Ini memberi kalian keseimbangan yang kalian perlukan! Kalian dapat tetap terpusat dan tenang di tengah-tengah lingkungan yang menuntut dan bergejolak. Pusat perasaan kalian (hati kalian) ingin untuk terhubung dengan perut kalian, dengan tujuan agar itu menjadi benar-benar membumi dan agar kalian merasa aman di bumi.

Marilah kita sekarang mengunjungi tempat tersebut dalam perut kalian. Percayalah bahwa itu ada di sana. Katakan kepada jiwa kalian ia disambut di sana. Ijinkanlah jiwa kalian untuk mengalir dari kepala kalian, menginspirasi pemikiran kalian, menuju hati kalian, memancarkan cinta dan kebaikan ke perut kalian, memberi kalian kepercayaan, penghargaan diri, pengetahuan batin yang mendalam yang mana kalian adalah siapa kalian adanya dan bahwa kalian adalah baik seperti kalian adanya. Rasakan perut kalian membuka kepada kalian. Rasakan bagaimana cahaya emas dari jiwa kalian mengalir turun ke chakra dasar kalian dan terhubung dengan saya, bumi. Pergilah jauh ke dalam. Jadilah pusat dari keheningan dan ketahuilah bahwa dari sana, sensitivitas tinggi kalian akan terseimbangkan dengan kedamaian dan ketenangan. Dalam kondisi keseimbangan ini, kalian akan tahu bagaimana menempatkan batasan-batasan di sekeliling perasaan-perasaan kalian. Kalian akan tahu kapan untuk membuka dan kapan untuk menjaga jarak kalian, tetap berada dekat dengan diri kalian sendiri. Kalian menentukan kapan untuk mengatakan “ya” dan kapan untuk mengatakan “tidak”, kapan untuk berhubungan dan kapan untuk melepaskan. Kuncinya ada di dalam perut kalian.

Untuk membantu kalian terhubung dengan pusat ini, saya menyarankan kalian untuk membayangkan seekor binatang yang mewakili kekuatan batin yang tinggal di dalam perut kalian. Ambillah hewan pertama yang datang ke pikiran. Ingat, hewan-hewan adalah makhluk-makhluk yang sangat spontan, mereka hidup dari insting mereka, refleks-refleks alami mereka. Binatang ini merefleksikan pengetahuan batin instingtif kalian. Itu sudah ada di sana. Itu menunggu kalian. Kalian tidak perlu menciptakannya, kalian hanya perlu untuk melihatnya dan mengakuinya. Undanglah binatang ini untuk datang ke dekat kalian, katakan halo dan lihatlah ke dalam matanya. Sekarang tanyalah kepadanya apakah ia memiliki sebuah pesan bagi kalian, membantu kalian untuk turun lebih dalam ke dalam perut kalian.

Biarkan hewan itu berbicara. Binatang itu menjadi wujud kebijaksanaan dari insting dan kalian dapat menerima kebijaksanaan itu, karena kalian punya kepala dan hati. Kalian dapat merasakan dan mengartikulasikan kebijaksanaan ini. Itu adalah keindahan dari kerjasama antara kepala, hati dan perut. Tidak satu pun dari mereka lebih baik atau lebih tinggi daripada yang lain. Justru kerjasama mereka yang seimbanglah yang membuat kalian utuh dan lengkap. Kepala kalian dapat memberi kalian banyak kesenangan. Pemikiran dapat berguna dan menyenangkan. Itu memberi kalian kesempatan untuk berkomunikasi dengan yang lain, karena itu menyediakan Bahasa umum. Hati menawarkan kemungkinan untuk mengalami sukacita dan seluruh lingkup dari emosi kehidupan manusia. Itu adalah hadiah yang indah. Perut memberi kalian landasan kalian, Ke-Saya-an kalian, jika itu adalah kata yang tepat. Itu mengijinkan kalian untuk benar-benar menjadi kalian, kokoh dan mengakar, menarik batasan-batasan kalian sendiri dan menggunakan kemampuan pembedaan kalian. Dari landasan ini, interaksi dengan hati kalian dan kepala kalian menjadi permainan yang penuh sukacita. Jika ketiga lapisan ini tergabung satu sama lain, kalian merasa utuh, dan hidup adalah kehidupan yang layak di bumi. Itu dapat menjadi penuh inspirasi, cinta dan kebahagiaan. Kalian dapat menyerahkan diri kalian sendiri kepada apa yang menggerakkan dan menginspirasi kalian, sementara pada waktu yang sama tidak kehilangan basis kalian, titik keheningan batin kalian. Kalian dapat tetap tinggal dekat dengan diri kalian sendiri, dan pada waktu yang sama memberi dan menerima dengan bebas apa yang ditawarkan hidup.

Saya menghormati kalian semua. Cinta dan kasih sayang saya dekat dengan kalian selalu. Saya memainkan permainan ini bersama dengan kalian dan saya adalah bagian dari itu, Kalian adalah indah dan kaya sebagai manusia-manusia. Milikilah keyakinan dalam keindahan dan kekuatan dari instrumen-instrumen yang tersedia bagi kalian, instrumen berpikir, merasakan dan berada.

Saya mencintai kalian

© Pamela Kribbe Agustus 2009

Penerjemah: Dyan Andriana Kostermans

www.jeshua.net/

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s