Membuat Pilihanmu Sendiri

dahlias-1319855_640

Pamela menyalurkan Yeshua

Teman-teman sayang, saya menyapa kalian semua dari hati. Rasakanlah hati saya, karena saya terhubung dengan kalian. Hiruplah nafas saya di dalamnya. Ada persaudaraan di antara kita, sebuah kesamaan pikiran antara kalian dan saya dan sebuah kelompok besar teman-teman sejiwa kalian, para lightworker. Sejumlah di antara kalian tahu, sejumlah yang lain tidak, setidaknya bukan dalam rasa duniawi, tapi ada afinitas, suatu kesatuan besar dimana kalian adalah sebuah bagian. Rasakan kesatuan ini di dalam diri kalian sendiri.

Kalian semua sedang mencoba untuk mencapai keseimbangan antara keberadaan kalian di bumi dan keberadaan jiwa kalian. Di satu sisi, kalian adalah manusia duniawi, dilahirkan dalam sebuah tubuh dengan suatu disposisi awal menuju sebuah pribadi tertentu, dan kalian tumbuh dewasa dalam budaya-budaya dan tradisi-tradisi Bumi. Di sisi lain, ada realitas lebih besar dari jiwa kalian, warisan kosmik kalian. Jiwa kalian jauh lebih tua dari kehidupan tunggal ini dan telah membentuk banyak pengalaman dalam berbagai inkarnasi. Di atas itu semua, sebagai jiwa, kalian adalah bagian dari keluarga spiritual yang lebih besar, yang sebagai tambahan dari keluarga dunia kalian, sebagian berada di Bumi dan sebagian berada di dunia lain.

Penggabungan jiwa kalian dengan diri duniawi kalian sering membingungkan kalian. Bagaimana kalian dapat mengintegrasikan keduanya? Banyak di antara kalian merasakan realitas dari jiwa kalian. Kalian merasa sesuatu mengalir melalui kalian yang “bukan dari Bumi ini”, sesuatu yang tidak dapat diatribusikan pada keadaan kalian menjadi dewasa, gen-gen, atau latar belakang budaya. Ada sesuatu yang unik dan tak ternilai harganya yang membuat kalian adalah “kamu”. Orang-orang yang sensitif dapat menangkap kilauan dari jiwa mereka, karena mereka secara intuitif terhubung dengan sebuah dunia batin yang melampaui waktu dan ruang, dan mereka sering ingin sepenuhnya berada di dunia itu. Mereka merasa itulah Rumah mereka, Sumber mereka, dan mereka benar. Namun, karena kalian sedang hidup sebagai manusia, di sini dan sekarang, perlu untuk memberi hubungan dengan jiwa kalian membumi – “kaki dan tangan.” Kalian sebaiknya tidak menahan hubungan antara jiwa kalian dengan Bumi, justru sebaliknya: buatlah diri kalian lebih pasti ke dalam hubungan itu, dan lakukanlah dengan antusias dan kesabaran. Maka kalian benar-benar mengintegrasikan diri duniawi kalian dan jiwa kalian sendiri.

Alasan untuk ini yang sering sulit bagi kalian adalah banyak diantara kalian para pekerja cahaya (lightworkers), memberi prioritas lebih banyak terhadap jiwa kalian dibanding pribadi duniawi kalian. Kalian berasumsi jiwa kalian mengetahui yang terbaik apa yang harus dilakukan. Namun, meskipun kalian sebagai manusia di bumi harus membuat diri kalian sendiri terinspirasi oleh jiwa kalian, kalian adalah, dan kalian seharusnya menjadi, seseorang yang membedakan pilihan-pilihan dan membuat keputusan-keputusan. Kalian adalah seseorang yang pada akhirnya menciptakan hidup kalian, dan biarkan saya menerangkannya.

Kalian sering bertanya-tanya: “Apa yang sekarang harus saya lakukan? Bagaimana saya harus bertindak dalam situasi ini? Apa artinya itu bagi saya?” Kalian cenderung untuk mencari jawaban di luar diri kalian sendiri, dan dengan itu, saya maksud, di luar pribadi duniawi kalian. Jika kalian belum sejauh itu dalam jalur perkembangan batin, kalian mencari seseorang di luar diri kalian sendiri untuk memberi jawaban kepada kalian; seseorang yang kalian pandang lebih tinggi, seseorang yang kalian pikir memiliki keahlian penting dalam masalah tersebut. Jadi pertanyaan kalian cenderung menjadi: “Dapatkah kamu memberi tahu saya apa yang harus saya lakukan?” Ketika kalian melakukan itu, kalian membuat diri kalian kecil – sejauh wawasan dan pengetahuan – dengan menempatkan orang lain di atas kalian sendiri. Bagaimanapun, ketika kalian menjadi dewasa secara spiritual, kalian mengambil tanggungjawab bagi diri kalian sendiri dan pilihan-pilihan kalian. Kalian masih dapat berkonsultasi dengan orang lain, seseorang yang kalian hargai secara tinggi, seseorang yang kalian hormati, dan kalian dapat mengevaluasi nasihat orang ini dari segala sisi, tapi kalian sendiri yang menentukan apa yang kalian lakukan dengan nasihat ini. Itu adalah cara jiwa yang dewasa, seorang yang dewasa.

Sekarang, kalian semua tahu bahwa kalian tidak harus bertumpu pada orang lain bagi pilihan-pilihan kalian, tapi kalian masih banyak melakukan itu dalam hubungan-hubungan kalian dengan pembimbing spiritual kalian dan jiwa kalian. Sebagai contoh, kalian bertanya-tanya: “Apa yang harus saya lakukan dalam situasi ini? Pilihan mana yang terbaik bagi saya?” Dari keinginan kalian untuk keamanan, kalian berbalik pada sebuah sumber spiritual untuk meminta nasihat: kepada pembimbing kalian, guru-guru, atau malaikat-malaikat di sisi lain, atau pada diri lebih tinggi kalian sendiri. Atau kalian berkonsultasi dengan media spiritual untuk memberi kalian informasi “yang lebih tinggi”, atau kalian mencoba berhubungan dengan jiwa kalian, diri kalian yang lebih tinggi, atau pembimbing diri kalian sendiri. Tapi coba lihat lebih seksama pada apa yang saya maksud. Kalian pada kenyataannya, membuat tindakan yang sama seperti halnya jika kalian berbalik pada orang lain untuk meminta nasihatnya: kalian mencari jawaban-jawaban di luar diri kalian sendiri.

Tentu saja kalian mengatakan: “Ya, tapi sumber-sumber spiritual tersebut benar-benar lebih mengetahui dibanding saya; mereka memiliki pandangan atau perspektif lebih baik; pembimbing-pembimbing saya jauh lebih maju dibanding saya; jiwa saya bergerak ke dimensi yang lebih tinggi, jadi adalah baik untuk berbalik pada itu guna mendapatkan nasihat.” Tapi sekali lagi, kalian sedang merendahkan pribadi “kecil” duniawi kalian jika kalian melakukan itu. Kalian sering berpikir pribadi duniawi kalian bukan bagian yang paling bijaksana dan paling tinggi dari diri kalian sendiri, dan oleh karena itu kalian harus mencari sebuah “otoritas” yang mengerti lebih baik tentang situasi dan apa yang harus kalian lakukan dengan hidup kalian. Ini adalah suatu kesalahan, dan itulah pesan saya hari ini.

Pertama-tama, jiwa tidaklah sempurna – jiwa juga berkembang. Itu adalah realita dinamis yang secara kontinyu diperkaya oleh pengalaman-pengalaman. Tentu saja jiwa memiliki sebuah perspektif yang mengubah perspektif dari manusia dan sering memiliki visi yang lebih besar. Jadi jiwa memiliki pengertian lebih dalam, dan memiliki pandangan lebih luas dari seluruh puzzle, sementara kalian di Bumi memiliki potongan-potongan puzzle lebih kecil di tangan kalian dan tidak melihat gambar lebih besar. Tapi hal yang penting adalah, ya, hal yang baik untuk merasakan jiwa kalian, untuk berhubungan dengannya, untuk berkonsultasi dengannya, dan untuk memperoleh informasi dari sumber yang multi-dimensional, berkembang dan dinamis tersebut. Tapi sebenarnya itu adalah kamu, diri duniawi yang sedang membawa nama duniawi kalian – diri yang unik yang merupakan dirimu saat ini – yang harus membuat pilihan! Ada sebuah momentum pilihan dalam segala hal, yang merupakan dan akan selalu seutuhnya pilihanmu. Bukan jiwamu, bukan seorang pembimbing atau guru paling bijaksana di Bumi – bahkan bukan Tuhan – dapat melakukan ini bagimu. Pada kenyataannya, seorang guru spiritual sejati tidak ingin mengambil alih bagi kalian.

Kepentingan untuk mengambil pilihan oleh dirimu sendiri sebenarnya merujuk pada kekuatan unik dirimu sendiri: dimana kamu menciptakan kehidupan duniawimu dalam caramu sendiri. Dan sebagai tambahan untuk itu, kalian masih dapat mendekati semua bentuk sumber pengetahuan dan kebijakan, baik duniawi maupun kosmik. Tapi peluang bagi kalian untuk menghubungkan sumber-sumber eksternal pada kebenaran batin kalian dan untuk merasakan apa yang benar bagi kalian dan apa yang tidak. Tidak ada hal yang merupakan pengetahuan mutlak – segala hal adalah relatif. Apa yang benar dalam hidupmu ditunjukkannya sendiri dalam hubungan antara dirimu dan dunia, dan hubungan tersebut adalah unik dan berbeda bagi masing-masin orang. Bukan masalah seberapa banyak informasi yang kamu terima dari luar dirimu sendiri, apa yang penting bagimu adalah mengevaluasi informasi ini dan mengaitkannya dengan situasimu – realitamu sehari-hari dan keberadaan duniawimu – untuk mengetahui apakah itu dapat diterapkan.

Rasakanlah kepribadian duniawimu, dengan seluruh aspeknya: ketakutannya, rasa sakit, harapan, sukacita dan semua emosi yang begitu dalam dan dapat dirasakan dalam bentuk secara duniawi, kehidupan manusia. Emosi-emosi ini sering membingungkan, bahkan membuat kewalahan, dan kamu mencari sesuatu untuk berpegang di atas atau di luar dirimu sendiri. Tapi saya ingin menekankan bahwa jawaban dan landasannya terletak di dalam dirimu, dan bukan dalam jiwamu atau dalam dirimu yang lebih tinggi, tapi di dalam dirimu. Kalian sebenarnya adalah diri kalian yang lebih tinggi dan jiwa kalian, tapi kalian adalah suatu bagian dan bukan yang total. Kalian adalah sebuah aspek dari Diri kalian yang total; kalian adalah aspek yang telah berinkarnasi di sini dan sekarang, dan yang sedang mengumpulkan pengalaman-pengalaman dan itulah sebabnya mengapa kalian tahu apa yang terbaik bagi kalian.

Masuklah turun ke dalam tubuh kalian, yang sedang begitu dekat terhubung dengan diri duniawi kalian. Biarkan kesadaran kalian turun masuk ke tubuh kalian dalam cara yang nyaman dan rileks. Bayangkan bahwa kesadaran kalian adalah sebuah cahaya, dan cahaya itu adalah siapa kalian sebenarnya dan yang membuat keputusan-keputusan. Ia memilih untuk selengkapnya berada di sini dan sekarang, dan untuk turun ke dalam dadamu, perutmu, kaki bagian atas dan lututmu, dan semua jalan turun ke kaki bagian bawah dan kakimu. Rasakan cahaya secara lengkap menerobos tubuhmu, dan rasakan kekuatan dan vitalitas tubuhmu. Rasakan bagaimana tubuhmu lebih dari sekedar kombinasi dari sel-sel fisik; ia adalah makhluk yang hidup, bijaksana, terinspirasi. Dan siapakah kamu? Kamu adalah seseorang yang terhubung dengan tubuh ini untuk masa hidup ini. Kamu adalah indah dan luar biasa, dan kamu telah terhubung pada makhluk ini yang sekarang menyandang namamu. Rasakan semangat dan keberanian yang dimilikinya untuk melakukan itu.

Kamu datang ke sini sebagai sebuah pancaran cahaya dari jiwamu, dan kamu berinkarnasi dalam tubuh dan kepribadian ini, yang sepenuhnya baru. Kamu adalah bagian dari jiwamu, tapi kamujuga menambahkan sesuatu yang esensial pada jiwamu, sesuatu yang baru dan unik, dan itu adalah kamu. Kamu adalah sebuah kemandirian yang utuh; kamu tidak tergantung pada kekuatan-kekuatan yang lebih besar daripada dirimu sendiri. Kamu adalah ciptaan untuk dirinya sendiri – lebih tepat dikatakan: seorang pencipta untuk dirinya sendiri. Rasakan nilai dan kekuatan dan keindahan untuk menjadi itu. Harapan terdalam saya adalah bahwa kamu menyadari diri duniawimu sebagai jangkar dari eksistensimu, di sini dan sekarang. Dari dirimu itu, kamu dapat melakukan konsultasi dengan sumber-sumber duniawi lainnya, pembimbing-pembimbing, terapis, penasihat, dokter atau jiwamu sendiri dengan cara bermeditasi atau pengamatan batin, dan ambillah semua informasi itu, tapi kemudian kamu akan mengambil pilihan atas pertimbanganmu sendiri.

Dan bagaimana kamu melakukannya? Itu mungkin pertanyaanmu berikutnya. Cobalah. Bayangkan bahwa kamu sekarang memiliki sebuah pertanyaan dalam hidupmu yang membuatmu merasa tidak punya harapan, yang mana kamu berpikir: “Saya benar-benar tidak tahu apa yang harus dilakukan”. Sekarang masuklah turun sepenuhnya ke dalam diri duniawimu, sebutlah namamu sendiri, rasakan cahaya kesadaran dalam perutmu, dalam chakra dasarmu. Kemudian kembali ajukanlah pertanyaan kepada dirimu sendiri dan rasakan sebuah jawaban muncul dari kedalaman batin; dari dasarmu, intimu. Kamu sudah mengetahuinya. Kamu memiliki pengetahuan batin dan sumber-sumber yang diperlukan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan hidupmu.

Itu ada di dalammu, kamu adalah jangkar, titik kumpulan dari pengetahuan, pengalaman, cahaya. Dan dari segala hal yang telah kamu bentuk dalam hidup ini kamu membuat pilihan-pilihan, berdasarkan kekuatanmu untuk mengambil keputusan. Milikilah kekuatan itu, kebebasan itu. Itulah yang membuat kamu “besar” dan ijinkanlah kesadaran dirimu sendiri untuk tumbuh, jadi mulailah mempercayai kemampuan membuat keputusan dalam dirimu dan pilihan-pilihanmu sendiri, perasaan apa yang terbaik bagimu. Itu bukan menyangkut mengetahui hal-hal secara pasti; itu menyangkut untuk berani mempercayai siapa dirimu dan apa yang kamu rasakan di dalam batinmu. Kamu ada di sini, bukan untuk membuat pilihan-pilihan “yang sempurna”, tapi untuk mengalami kekuatan kreatif dirimu sendiri dengan belajar dan tumbuh dari pilihan-pilihan yang kamu lakukan.

Itu sebabnya mengapa saya sekarang ingin memberikan secara simbolis obor cahaya kepadamu untuk mengekspresikan, bahwa kalian tidak harus melihat pada saya untuk melihat cahaya. Itu ada dalam dirimu dan saya ingin membuatmu sadar akan hal itu; Saya ingin memberikannya kembali kepadamu. Di masa lalu, kamu telah terlalu sering mencarinya di luar dirimu sendiri. Lihatlah bila kamu dapat menerima obor yang saya tawarkan kepadamu dan pahamilah secara mendalam itu sebagai sesuatu yang adalah milikmu. Lihatlah ke mana obor itu pergi dalam tubuhmu, kemana ia memiliki tempat istirahatnya yang alami. Obor itu ada di sana menetap sebagai pengetahuan terdalammu menyangkut apa jalanmu. Kamu membuat pilihan-pilihan dan kamu belajar dari pilihan-pilihan yang kamu ambil, dan itulah secara tepat bagaimana seharusnya yang terjadi dalam kehidupan manusia ini.

Jangan menganggap rendah kekuatan sejati“mu”, kamu yang membumi di dunia. Ia adalah sumber paling intim dari kebijaksanaan yang kamu miliki. Kamu adalah pencipta dari hidupmu.

 

© Pamela Kribbe

Penerjemah: Dyan Andriana Kostermans

www.jeshua.net/id/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s