10 Ilmuwan Kondang Bantah Pemanasan Iklim Disebabkan Manusia dengan Riset Solid

sun-622740_640

Penulis: Makia Freeman dalam http://www.theeventchronicle.com

Banyak ilmuwan membantah konsep pemanasan Bumi (global) disebabkan oleh manusia dengan fakta, data dan penelitian yang penuh ketajaman. Sejumlah diantaranya bahkan memiliki bukti-bukti untuk adanya pendinginan global.

Ada banyak ilmuwan yang menumbangkan konsep pemanasan  global disebabkan oleh manusia (Anthropogenic Global Warming, disingkat: AGW) dengan beberapa penelitian yang sangat solid. Perwakilan dari hampir 200 negara bulan lalu bertemu dalam Konferensi Perubahan Iklim di Paris (Climate Change Conference COP 21) untuk memajukan maksud-maksud dari New World Order (NWO), yakni membentuk pengadilan dunia dan pajak CO2 di seluruh dunia. Tapi beruntung bagi pecinta kebebasan, dalam kesepakatan akhir yang ditandatangani, kurang memiliki kemampuan pemberlakuan. Namun, orang dapat yakin bahwa mereka akan kembali lagi untuk mencoba sekali lagi.

Membuat kepanikan terkait AGW adalah trik favorit para manipulator, yang telah lama memainkan kekuasaannya pada gerakan lingkungan.

Komunitas disposisi dari AGW ini penuh dengan korupsi dan telah berkali-kali terungkap memperbaiki data dan memalsukan neraca; terutama dalam skandal Climategate dengan email yang bocor dari East Anglia University. Ilmu tidak berarti jaminan. Ada banyak ilmuwan dan peneliti di seluruh dunia, yang berkomitmen menentang gagasan perubahan iklim adalah disebabkan manusia; termasuk lebih dari 1.000 ilmuwan berpikiran lain yang telah menandatangani laporan Depot Iklim, dan lebih dari 31.000, yang telah menandatangani Petisi OISM untuk pemanasan global.

Di bawah ini kalian menemukan pilihan kecil dari ilmuwan terkenal dan terpandang, yang menjelaskan, mengapa pemanasan global adalah penipuan dengan niat yang sangat politis – untuk meluncurkan pemerintahan satu dunia (One World Government). Bahkan politisi utama mengkonfirmasi itu; Misalnya, Maurice Newman, Ketua mantan dewan penasehat Australia dari Perdana Menteri Tony Abbott menyatakan, bahwa “maksud sebenarnya adalah kekerasan dominasi yang kuat. Pemanasan global adalah label untuk menciptakan sebuah tatanan dunia baru.” Dalam AGW itu juga menyangkut untuk mengawasi kalian, bukan iklim. Iklim sejak beberapa dekade menjadi alasan utama, sejak rencana ini ditetaskan dan disanjung dalam dokumen-dokumen seperti Laporan dari Iron Mountain pada tahun 1966, Revolusi Dunia Pertama? dari Club of Rome pada tahun 1991, dan oleh Rothschild dan Rockefeller dalam World Wilderness Congress ke-4 pada tahun 1987.

Ini adalah apa yang dikatakan oleh 10 orang ini tentang pemanasan global:

Ilmuwan No.1, yang membantah pemanasan global disebabkan oleh manusia: Dr. David Evans

Dr. David Evans bekerja tahun 1999-2005 untuk Australian Greenhouse Office (produsen terbesar model-model teoritis terkait karbondioksida di Biosfir Australia). Dia memiliki enam diploma, termasuk ijazah doktor dari Stanford di bidang teknik elektro. Evans percaya pada CO2 ikut menjadi penyebab pemanasan global selama dekade terakhir, tetapi menyelidiki pertanyaan: berapa banyak pemanasan global yang disebabkan CO2?

Tahun 2012 Evans menunjukkan, bagaimana bisa salahnya template asli dari IPCC (Dewan Iklim PBB yang sangat politis). Template ini didasarkan pada data, yang diperoleh melalui NASA dan Argo-Satelit dan menduga bahwa CO2 adalah satu-satunya penyebab bagi pemanasan. Mereka gagal, karena tidak menarik penyebab lain dari pemanasan sebagai pertimbangan. Evans menunjukkan, bagaimana contoh-contoh, baik bagi udara maupun air, secara teratur diprediksi terlalu tinggi dan meramalkan pemanasan, yang tidak pernah terjadi.

Evans menunjukkan data dari Envisat (Satelit-satelit Eropa), yang menunjukkan secara terbuka, bagaimana permukaan air laut naik sekitar 0,33mm per tahun (3,3 cm per sepuluhtahun); jauh dari apa, yang diramalkan IPCC (26-59 cm per sepuluhtahun) dan apa yang menjadi prognosa pembuat kepanikan Al Gore (20 kaki/ sekitar 6 m per sepuluhtahun!). Evans membandingkan model-model itu dengan realita dan menyimpulkan:

“Penjelasan dari model iklim atmosfer tidak sesuai dengan data yang diperiksa … data ditahan … Ini bukan menyangkut ilmu pengetahuan dan kebenaran, ini menyangkut kekuasaan dan politik.”

“Perjanjian Kopenhagen, yang hampir ditandatangani pada tahun 2009, akan menciptakan birokrasi global, yang dapat mengatur pajak dan menghapus kekuatan pemerintah nasional yang baik. Itu adalah kudeta diam-diam, yang dapat dihindari dengan susah payah – yang tanpa diragukan “ilmu pengetahuan” iklim yang keliru hanya sebagai alasan … (kita masih melihat) ancaman dari birokratisasi kawasan negara, yang menggunakan iklim sebagai alasan “

Ilmuwan No.2: Dr. Denis Rancourt

Dr. Denis Rancourt percaya, bahwa konsep pemanasan global sendiri bisa memiliki efek negatif pada lingkungan, paling baik karena ketidak-matangan. Dia menjelaskan pemanasan iklim yang disebabkan manusia sebagai fenomena psikologis dan sosial, yang didukung oleh bukti ilmiah yang tidak bisa diandalkan. Masalahnya adalah, bahwa gerakan AGW telah menjadi mesin uang besar (diperkirakan berkisar antara 22 miliar dan $ 1,5 triliun dollar AS per tahun). Sulit bagi para ilmuwan maupun politisi untuk melompat dari kendaraan yang begitu nyaman dan membawa keuntungan, karena reputasi mereka, citra dan gaji bergantung padanya. Ia menunjukkan, bagaimana aktivis sejati dapat mengenali, bahwa AGW bukan aktivisme sebenarnya, melainkan lebih sebagai Penciptaan dunia yang istimewa:

“Lembaga Swadaya Masyarakat (NGO) dan kelompok-kelompok lingkungan, yang membeli hal-hal terkait dengan pemanasan global, sangat menarik keuntungan dalam arti, di mana kepentingan-kepentingan berpengaruh … mendanai mereka.

Mereka harus berpura-pura, bahwa mereka melakukan studi-studi penting, tanpa pernah mengritik kepentingan pihak berkuasa.

Mereka mencari kebohongan yang nyaman … mereka mencari hal-hal yang sukar dipahami, hal yang diatur seperti hujan asam, pemanasan global … yang membantu menyingkirkan segala bentuk kontradiksi … jika kalian benar-benar memikirkan tentang perlindungan hutan dan ingin mencegah habitat dari kehancuran dan sebagainya, maka berjuanglah menentang penghancuran habitat; jangan kalian menyebar pada tema konsentrasi CO2 … “

Ilmuwan Nr.3: Freeman Dyson

Pakar fisika berusia 91 tahun (dengan tema utama matematika) dan ilmuwan Freeman Dyson dari Princenton University sudah sejak 37 tahun lalu, meneliti pengaruh dari Karbondioksida terhadap vegetasi! Penelitiannya menunjukkan, betapa menguntungkan kenaikan CO2 secara besar dan menyeluruh bagi Bumi:

“Ada pengaruh amat besar, pengaruh non-iklim dari karbondioksida, yang sangat bermanfaat … Seluruh Bumi karena karbondioksida di atmosfer akan semakin hijau, jadi ia meningkatkan panen ekonomi pertanian, pertumbuhan hutan-hutan dan segala spesies di dunia biologi – dan itu lebih penting dan lebih tidak diragukan dibanding dampaknya terhadap iklim. Hal ini penting untuk produksi bahan pangan … “

Ilmuwan No.4: Dr. Judith Curry

Dr. Judith Curry adalah profesor dan mantan pimpinan School of Earth and Atmospheric Sciences (Studi Ilmu Bumi dan Atmosfer) di Georgia Institute of Technology. Ia mendukung agenda AGW, tapi setelah skandal email Climategate pada bulan November 2009, ia mengubah pendapatnya. Ia mengalami, bahwa banyak proses tidak menyenangkan yang terjadi dalam pembentukan konsensus dalam penetapan undang-undang dan berlangsung banyak mobbing, untuk bisa mencapai kesepakatan. Ia menyimpulkan, bahwa ia jatuh ke dalam kelompok pemikir berdasarkan bukti-bukti dari tangan kedua: karena (hanya) perkiraan, bahwa ada kesepakatan. Ia kemudian disebut sebagai perempuan sesat dalam iklim. Hal itu menarik dan menunjukkan, bahwa ada persamaan antara fanatisme religius tentang gerakan perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia dan Inkuisisi – dimana mereka, orang-orang yang berpikir secara berbeda, dianiaya dan dibunuh. Banyak yang mengatakan bahwa AGW adalah sebuah agama. Dalam pernyataannya Curry menjelaskan:

“Tidak seorang pun mempertanyakan, bahwa suhu di permukaan sejak tahun 1880 telah meningkat … meski demikian ada ketidakjelasan dan ketidaksepakatan yang cukup besar tentang pertanyaan yang muncul dari situ: apakah pemanasan yang disebabkan oleh manusia mendominasi dibanding kemampuan perubahan alaminya, seberapa besar pemanasan planet di abad ke-21 dan apakah pemanasan itu berbahaya.

Kami keliru dalam penelitian kami, di mana kami tidak memberi perhatian cukup terhadap penyebab alami perubahan iklim, terutama matahari dan fluktuasi jangka panjang dan sirkulasi air laut. Bagaimana dan mengapa pakar iklim kemudian tiba pada kesepakatan pada masalah ilmiah yang sangat kompleks, dimana dari peneliti sendiri mengakui, bahwa ada ketidakpastian yang cukup besar dan mendasar? Peneliti iklim telah terlibat dalam sebuah perdebatan politik yang sengit … “

Ilmuwan No.5: Profesor dan Pemenang Hadiah Nobel Fisika, Ivar Giaever

Profesor Ivar Giaever, yang tahun 1973 dianugerahi Hadiah Nobel untuk Fisika, berbicara tentang, bagaimana pemanasan global yang disebabkan manusia telah menjadi sebuah agama baru, yang tidak bisa ditantang. Ia membandingkan membuat kepanikan CO2 dengan dongeng tentang Baju Baru Kaisar. Dugaan 97% kesamaan dan grafik-grafik untuk pemanasan global benar-benar dipalsukan. Ia mengatakan:

“Pemanasan global adalah pseudoscience … dari tahun 1880 sampai 2013, suhu naik sekitar 288K (Kelvin) menjadi 288,8K (0,3%) … – suhu secara mengherankan tetap stabil. Apakah mungkin bahwa semua jalan beraspal dan hutan-hutan yang dibabat adalah penyebab bagi “pemanasan global”, dan bukan CO2? CO2 bukanlah pengotoran.”

Giaever juga menyebutkan solusi yang diusulkan oleh Steven Chu (mantan Menteri Energi AS dan pemenang Nobel Fisika tahun 1997). Chu menyarankan agar semua atap rumah dicat putih – yang akan bermanfaat bagi pantulan sinar matahari dan pemanasan yang lebih rendah, seandainya pemanasan global benar-benar terjadi.

Ilmuwan No.6: Dr. Don Easterbrook

Sementara lima ilmuwan yang disebut di atas meyakini, bahwa ada sejenis pemanasan global (disebabkan oleh manusia atau tidak), lima ilmuwan berikut ini membantah AGW Anthropogenic Global Warming, dimana mereka berpendapat, bahwa dunia mengalami pendinginan global. Dr. Don Easterbrook, pensiunan profesor dari bidang Geologi pada Western Washington University mengungkap (dalam presentasinya tahun 2013), bagaimana data dimanipulasi (oleh NASA, NOAA [National Oceanic and Atmospheric Administration] dan National Science Foundation). Ia menekankan:

 semua rekor temperatur tinggi disimpulkan pada tahun 1930-an, sebelum kenaikan CO2;
 sejak 1998 menurut pengukuran tanah dan satelit terjadi pendinginan global;
 baik lapisan es Arktis maupun Antarktis meningkat;
 CO2 tidak memiliki kemampuan, mempengaruhi pemanasan global (berdasarkan kenyataan, bahwa kadarnya adalah 38/1000 dari 1% dari gas atmosfir);
– tidak ada hubungannya antara CO2 dan suhu;
 CO2 cenderung mengikuti temperatur, dibanding mendahuluinya atau memproduksi suhu;
– permukaan air laut naik (terutama di Seattle) dan turun (secara umum di kawasan Pasifik Barat Laut Amerika Serikat), tergantung pada, dimana orang berada dan permukaan air laut naik sangat perlahan dan dalam kecepatan yang tetap sama;
 cuaca ekstrim (misalnya Hurricanes) tidak bertambah;
 jumlah salju di semua tempat di Amerika Serikat meningkat dan
 air laut dunia masih tetap sangat basa (kadar pH 8,2) dan tidak asam.

Ilmuwan No.7: Pakar Meteorologi dan Fisika Piers Corbyn

Pakar Meteorologi und fisika Piers Corbyn, saudara dari tokoh pimpinan pekerja Inggris Jeremy Corbyn, berasumsi, bahwa dunia mendingin. Ia berbicara lugas, bahwa „tidak ada semacam perubahan iklim disebabkan manusia“. Ia juga menjabarkan, bahwa „pada kenyataannya IPCC dari Perserikatan Bangsa-Bangsa adalah institusi politis dan bukan ilmiah, dan institusi itu juga mengubah dokumen-dokumen ilmiah sebelum dipublikasikan, agar memenuhi keindahan diplomatis.“ Para ilmuwan dipekerjakan secara politis di IPCC. Corbyn menjelaskan bahwa „keilmuan“, seperti yang kita kenal, begitu mengakar kuat pada pemikiran asalnya, sehingga bagi teori-teori baru atau penjelasan lebih tepat seringkali sulit untuk melampaui Status Quo. Seperti yang pernah dikatakan ilmuwan terkemuka Max Planck:

„Sebuah kebenaran ilmiah baru tidak menang dalam cara menegaskan, dimana lawan-lawannya dapat diyakinkan dan menyatakan diri sebagai mengetahui, melainkan lebih dengan cara, dimana lawan-lawannya berangsur-angsur punah dan agar generasi selanjutnya berkembang dari sejak awal dibiasakan percaya dengan kebenaran itu.“ Max Planck

Korupsi ilmiah pemerintah:

Karikatur Australia ini menunjukkan, bagaimana manipulasi tentang pemanasan iklim disebabkan oleh manusia dapat berfungsi di seluruh dunia (dari Steve Hunter)

manmade-global-warming-scam-bob-carter-300x166

 „Saya bertanya-tanya, apakah kalian dapat menemukan bukti, yang mendukung perubahan iklim disebabkan oleh manusia?“ „Apakah kita bisa? Persetan – ya!!!“

 Ilmuwan No.8: Profesor dan Pakar Geologi Bob Carter

Mantan profesor dan ahli geologi kelautan Bob Carter menunjukkan, bahwa 280ppm (bagian per juta) karbondioksida di atmosfir, atau bahkan 390ppm atau 560 ppm untuk pertumbuhan tanaman adalah suboptimal. Kadarnya bisa jauh lebih tinggi dan meskipun demikian itu akan masih tidak “berbahaya”! Dalam presentasinya tentang perubahan iklim ia menyampaikan, bagaimana anak-anak dilatih, dimana mereka memata-matai penggunaan energi orang tuanya dan menjadi  “polisi iklim”, dan bagaimana PBB sampai tahun 2010 (astaga!!) memprognosa adanya 50 juta “pengungsi iklim”. Meskipun ia seorang warga Australia, yang menarik, ia mengutip mantan Presiden AS Eisenhower dalam pidato perpisahannya yang terkenal, untuk menunjukkan, bagaimana uang pemerintah merusak keilmuan yang jujur dan pemikiran kritis yang bebas:

“Mirip dengan, dan sebagian besar bertanggung jawab bagi perubahan dramatis dalam lokasi industri militer kami adalah revolusi teknologi selama beberapa dekade terakhir. Dalam pergolakan ini penelitian menjadi lebih; ilmu juga akan lebih diformalkan, lebih rumit dan mahal. Bagian yang terus meningkat akan dilakukan untuk, oleh atau dengan instruksi dari pemerintah.

Kini duduk penemu tunggal, yang melakukan percobaan di laboratoriumnya, dalam bayang-bayang dari kelompok pengguna nyata dari para ilmuwan di fasilitas penelitian dan bidang pengujian. Dengan cara yang sama universitas-universitas bebas, yang secara historis telah dipandang sebagai sumber ide-ide bebas dan penemuan-penemuan ilmiah, mengalami revolusi dalam perilaku penelitian. Sebagian karena tingginya biaya, sebuah perjanjian pemerintah pada prakteknya sebagai pengganti bagi keingin-tahuan … harapan penguasaan atas cendekiawan nasional melalui karyawan pemerintah, pengadaan proyek dan kekuatan uang hadir di mana-mana dan akan diperhatikan secara serius.

Meskipun kami tetap mempertahankan rasa hormat terhadap penelitian dan pengetahuan ilmiah, seperti yang juga harus lakukan, kita masih harus memperhitungkan bahaya yang sama dan sebaliknya, bahwa politik publik bahkan yang dalam tahanan, dapat menjadi sebuah elit ilmiah-teknologi.”

Ini tepat adalah apa yang sekarang terjadi di seluruh dunia – Pemerintahan secara umum menjadi terlalu besar dan sangat terlalu mencampuri dalam banyak hal, termasuk „keilmuan“ yang mereka bayar, itulah sebabnya penelitian utama (mainstream) telah kehilangan kemandirian dan kredibilitasnya.

Ilmuwan No.9: Insinyur dan Mantan Penasihat Gedung Putih, John Casey

John Casey adalah mantan penasihat Gedung Putih bagi politik ruang angkasa nasional, penasihat di markas utama NASA, insinyur luar angkasa dan penulis. Ia menulis buku „Cold Sun“ (Matahari Dingin), yang berisi penelitiannya tentang pendinginan global. Casey menyelidiki aktivitas matahasi dan menyimpulkan, bahwa kita sekarang dalam sebuah siklus matahari atau fase matahasik yang akan membawa pada pendinginan global, dibanding pemanasan global dalam masa 30 tahun ke depan.

Ia berpendapat, bahwa iklim dingin yang baru ini akan memiliki pengaruh yang masif dan berbahaya bagi dunia. Dalam „Cold Sun“ ia menyampaikan bukti-bukti sebagai berikut:

– Akhir dari pemanasan global,
– Awal dari „masa tidur musim dingin solar“,
– suatu kemunduran historis pelepasan energi matahari,
– suatu kemunduran jangka panjang temperatur di Bumi,
– Awal dari sebuah perubahan iklim berikutnya sampai puluhan tahun cuaca dingin yang panjang, berbahaya dan banyak lagi.

Casey mengalami sendiri di Gedung Putih, bagaimana pemerintah AS memecat setiap orang, yang tidak tunduk pada propaganda AGW – dan bagaimana mereka memiliki kekuasaan, menghancurkan karir dan landasan hidup setiap penerima tugas (para ilmuwan), yang membantahnya.

Ilmuwan No. 10: Pakar Meteorologi John Coleman

manmade-global-warming-john-coleman

Pesan singkat publik John Coleman atau „Cease and Desist“ terhadap Pemanasan global yang disebabkan manusia. Itu adalah hal yang lucu, seandainya saja situasi ini bukan manipulasi dalam lingkup besar…

“Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu, silakan “cease and desist”* kampanye menakutkan pemanasan global dan perubahan iklim. Itu sangat merusak bagi perkembangan selanjutnya peradaban kita. Aksi-aksi pemerintah untuk mengatasi apa yang disebut “polusi karbon” sudah menaikkan harga bahan bakar, elektrisitas dan makanan sampai rata-rata 1000 dollar AS per tahun, bagi rata-rata keluarga Amerika yang terdiri dari empat orang. Empat koma tujuh triliun dollar dari uang pajak kami per tahun yang dikucurkan bagi Anda dan organisasi-organisasi Anda adalah dana untuk melakukan studi-studi tak berarti dalam lingkup luas, berdasarkan ilmu pengetahuan yang buruk tentang radiasi karbondioksida yang memicu pemanasan bumi. Uang itu secara produktif dapat disumbangkan kepada penelitian energi termasuk graphene dan thorium dan sumber-sumber energi baru lainnya.

Komputer kalian yang memanipulasi model-model iklim sudah gagal secara dramatis baik dalam prediksi temperatur dan memprediksi tanda-tanda pemanasan. Silakan mengakui kesalahan-kesalahan kalian.

Tiba saatnya untuk menempatkan prinsip-prinsip di atas kekayaan dan status pribadi dan membantu memperbaiki prinsip-prinsip keilmuan mendasar tentang penelitian iklim.

John Coleman”

*Cease & Desist: catatan dalam rangka pembinaan untuk perbaikan langkah operasional

Pakar meteorologi John Coleman telah menganalisa fakta dan data tentang pemanasan global dan menjamin, bahwa kita tidak mengalami pemanasan global, buatan manusia atau bukan. Dia menunjukkan bagaimana seorang ilmuwan besar bernama Roger Revelle secara kebetulan satu kelas dengan Al Gore di Harvard – dan dengan itu lahir kampanye pemanasan global. Revelle kemudian mencoba untuk menenangkan hal-hal, tapi Gore menjadi wakil presiden, membuat film dokumenter, memenangkan sebuah Piala Oscar dan Hadiah Nobel Perdamaian.

Gore mengatakan, Revelle pikun dan menolak berdebat dengannya. Coleman menunjukkan bagaimana uang pajak dipakai mempertahankan kampanye AGW yang membuat panik, meskipun adanya bukti-bukti yang jelas.

Kesimpulan: llmu Pengetahuan Jauh dari Layak Dipercaya

Daftar dari 10 Ilmuwan ini adalah secuplik pilihan kecil – dan juga mengesankan untuk mengetahui, bahwa hampir tidak ada dari orang-orang di atas dapat terbukti, bahwa mereka dibeli oleh Big Oil; sebuah tuduhan yang sering ditujukan kepada apa yang disebut „Pembantah Iklim“. Masing-masing ilmuwan di atas tampaknya bertindak dari impuls mereka sendiri, mengatakan kebenaran demi Kebenaran. Faktanya, ada ribuan ilmuwan berkualifikasi di seluruh dunia, yang menentang AGW. Beberapa lainnya yang tidak muncul di daftar adalah Piers Foster (Profesor untuk perkembangan iklim pada Leeds University) mengatakan:

 „Temperatur permukaan global sejak 15 tahun tidak meningkat. Itu membuat perkiraan tinggi tersebut tidak layak dipercaya.”

dan Dr. David Whitehouse (Global Warming Policy Foundation), yang memaparkan

 „Itu mengubah semua. Pemanasan global sebaiknya tidak lebih lama menjadi faktor utama yang menentukan bagi Politik Ekonomi dan Politik Energi.“

Berapa lama lagi, sampai manusia terbangun dan menyadari manipulasi terkait perubahan iklim disebabkan manusia?

Inginkah kalian membantu Lingkungan? Arahkan Pandangan Kalian pada yang Tampak: Geoengineering

Sebagai penutup adalah penting menghubungkan semua poin dan menyadari, bahwa, sekalipun jika sebuah fenomena seperti perubahan iklim yang disebabkan manusia memang eksis,  salah satu penyebab utama yang tidak diperdebatkan adalah: Geoengineering. Penyemprotan Aerosol-Chemtrails (yang terdiri dari Oxyden, Nitrat dan Silver iodide, Alumunium, Barium, Strontium dan elemen lainnya) yang beracun adalah kejahatan serius terhadap kemanusiaan, yang masih dibantah oleh pemerintahan di seluruh dunia.

Jika bagi kalian Bumi dan lingkungan adalah penting dan ingin menginvestasi energi kalian dalam aktivitas yang bermanfaat, berkonsentrasilah di sini dan bukan pada perubahan iklim yang dibuat manusia, yang merupakan sebuah penemuan dunia yang diistimewakan.

Penulis artikel Makia Freeman adalah penerbit dari The Freedom Articles dan redaktur senior pada ToolsForFreedom.com, dimana ia banyak menulis tentang aspek-aspek kebenaran dan kebebasan; mulai dari mengungkap komplot sedunia sampai pada usulan-usulan solusi, bagaimana manusia dapat menciptakan sebuah sistem baru bagi perdamaian dan kelimpahan.

Diterjemahkan kosmosindo dari sumber
http://www.theeventchronicle.com/study/10-prominent-scientists-refuting-agw-manmade-global-warming-with-solid-research/#

Sumber:

COP 21: UN Plan to Make Legally Binding Climate Change Laws – Worldwide

Good Hearts, Fooled Minds: Top 4 Fallacies of the Hijacked Environmental Movement

http://cfact.org/pdf/2010_Senate_Minority_Report.pdf
http://www.oism.org/pproject/
https://www.rt.com/news/256861-climate-change-un-hoax/
*https://www.youtube.com/watch?v=s99z2yRmqiM
*https://www.youtube.com/watch?v=VWVXarkPOAo
http://www.newsmax.com/Finance/MKTNews/Global-Warming-climate-change/2014/11/17/id/607827/
http://www.breitbart.com/big-government/2015/08/08/climate-change-the-hoax-that-costs-us-4-billion-a-day/
*https://www.youtube.com/watch?v=BiKfWdXXfIs
*https://www.youtube.com/watch?v=GujLcfdovE8
*https://www.youtube.com/watch?v=SXxHfb66ZgM
*https://www.youtube.com/watch?v=4LkMweOVOOI
*https://www.youtube.com/watch?v=Z_Ae4DES9z8
*https://www.youtube.com/watch?v=lZjVqnvFbak
*https://www.youtube.com/watch?v=5NinRn5faU4
http://www.americanrhetoric.com/speeches/dwightdeisenhowerfarewell.html
*https://www.youtube.com/watch?v=ctY6tbyEUkE
*https://www.youtube.com/watch?v=SyUDGfCNC-k

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s