Penghuni Dua Dunia: Misi Lightworker

night-sky-1111702_640

Inhabitant of two worlds: the lightworker’s mission

Pamela menyalurkan Yeshua

Teman-teman sayang, saya Yeshua; Saya mencintai kalian semua begitu mendalam, saya menghormati siapa kalian, baik sisi-sisi terang maupun sisi-sisi gelap kalian.

Saya memanggil kalian, kalian yang merupakan pembawa kesadaran baru saat ini. Dalam hidup saya, saya membawa obor cahaya dan ingin membaginya dengan manusia. Saya adalah makhluk manusia, sama seperti kalian. Saya punya rasa takut dan marah, sama seperti kalian, tapi kala itu ada juga saat-saat hubungan yang dalam dengan jiwa saya. Saya tumbuh di tingkat batin, seperti kalian. Hal yang penting di mana kalian berhenti memandang saya sebagai makhluk yang sempurna, sebagai seorang master yang berada jauh di atas kalian. Saya adalah saudara kalian, teman kalian dan saya berada di sini bukan untuk menghakimi atau berkhotbah. Saya ingin membagi rasa persahabatan saya dengan kalian, jadi tolong rasakan rasa hormat saya bagi kalian!

Saya ingin mengatakan “halo” kepada kalian semua, secara individual; tolong rasakan kehadiran saya dalam hati kalian. Kalian sudah siap untuk perubahan, siap untuk mengakui siapa kalian sebenarnya. Kalian adalah makhluk abadi yang telah menjelajahi alam semesta dalam begitu banyak masa kehidupan, tapi kalian sudah terbiasa membuat diri kalian sendiri kecil dan mengukur diri kalian dengan standar-standar dalam masyarakat. Kalian berpikir tentang diri kalian sebagai perempuan, sebagai pria, kaya atau miskin, sehat atau sakit, dan kalian mendefinisikan diri kalian dalam istilah-istilah semacam itu. Tapi kalian jauh lebih daripada itu.

Kalian begitu bebas, dan tragedi terbesar menjadi manusia dalam masyarakat saat ini adalah, kalian kehilangan rasa kebebasan kalian. Dalam kurun waktu begitu lama, Bumi telah diselubungi dalam suatu atmosfir ketakutan, dan orang-orang terputus hubungan dari kekuatan dan kreativitas asli mereka. Ketika kalian merasa terpisah dari inti kalian sendiri, kalian mulai bertindak dalam cara yang “bisa diterima” dan dengan begitu kalian terlempar keluar dari keseimbangan.

Bila kalian terputus hubungan dari jiwa kalian, kalian pada dasarnya merasa hilang, dan di sana ada kekosongan, sebuah lubang dalam hati kalian, yang mana kalian kemudian mencoba mengisinya dengan hal-hal dari luar kalian. Kalian ingin mengisi lubang itu dengan harta benda, atau kekuasaan, atau kalian kehilangan diri kalian sendiri dalam visi sebuah hubungan romantis yang sempurna, dan dengan begitu kalian dapat menjadi kecanduan jenis tindakan atau hal-hal tertentu. Tapi masalah dasarnya adalah, kalian merasa terpisah dari esensi kalian sendiri, dari jiwa kalian.

Seorang lightworker (pekerja cahaya) adalah seseorang yang tidak bisa tahan lebih lama lagi hidup terpisah dari jiwanya. Mereka merasa ada sejenis kerinduan, sejenis rasa rindu rumah dalam hati mereka, dan semakin mereka menjadi dewasa, mereka mulai menyadari bahwa tidak satupun yang datang dari luar yang dapat mengisi lubang ini, yang menyebabkan para lightworker menjadi sangat tertarik pada spiritualitas. Mereka menjadi pencari pada jalur spiritual. Mereka memulai pencariannya karena mereka merasa terluka dalam dirinya, tapi luka-luka mereka bukan hanya luka-luka mereka sendiri. Luka-luka akibat terpisah dibagi di antara seluruh manusia, meski demikian sebagian besar manusia masih mencari solusinya di luar diri mereka sendiri.

Jiwa-jiwa lightworker menyadari bahwa jawaban untuk itu terletak di dalam dirinya, dan karena kesadaran ini mereka dimaksudkan untuk menjadi guru dan penyembuh, tapi banyak lightworker sedang berjuang dengan rasa harga diri yang sangat rendah. Ketika mereka tumbuh dari anak-anak menjadi dewasa, mereka menyerap banyak nilai-nilai dari keluarganya dan masyarakat. Mungkin mereka merasa, bahwa mereka tidak begitu berambisi seperti yang diharapkan orang tuanya. Mereka seringkali sangat sensitif dan membutuhkan waktu untuk menarik diri dan mengalami waktu-waktu tenang, agar tetap dapat terpusat. Mereka seringkali idealistis dan banyak dari mereka punya bakat-bakat seni.

Sudah menjadi bagian dari misi jiwa lightworker, untuk memperkenalkan sebuah bentuk kesadaran baru di Bumi, tapi agar dapat melakukan itu kalian harus percaya secara kuat pada diri kalian sendiri. Kalian harus mempercayai suara intuisi kalian sendiri dan perasaan kalian, bukan dalam cara yang berbasis ego seperti: “Saya lebih maju daripada orang lain”, melainkan dalam cara yang berbasis hati: dengan menghargai dan menghormati diri kalian sendiri, karena itulah cara hati kalian dapat berbicara kepada kalian. Jebakan bagi banyak lightworkers adalah, di mana mereka kehilangan dirinya sendiri dalam rasa rendah diri, melepaskan kebutuhan-kebutuhan dan harapan-harapan mereka yang sebenarnya. Kalian memerlukan pribadi yang kuat agar mampu melepaskan hubungan dari gagasan-gagasan masyarakat dan menjadi diri kalian sendiri.

Dan itulah apa yang hari ini ingin saya tekankan: pentingnya menjadi kuat dan percaya diri, yang merupakan pesan dari energi pria dalam diri kalian. Ketika saya hidup di Bumi lebih dari 2000 tahun lalu, saya harus sering mengisolir diri saya sendiri, untuk mengingat siapa saya. Ada banyak energi yang membingungkan di sekitar saya, terutama dari harapan-harapan orang-orang di dekat saya. Saya perlu melindungi diri saya sendiri dari itu, agar saya dapat tetap berhubungan dengan diri saya yang lebih tinggi. Saya sering pergi sendiri ke padang pasir untuk dapat merasa benar-benar dekat dengan Tuhan, dengan Spirit, dan untuk menjaga kepercayaan diri saya.

Hal ini juga berlaku bagi kalian. Kalian adalah penghuni dua dunia: Kalian menjejakkan satu kaki dalam masyarakat manusia saat ini dan satu kaki lainnya dalam dimensi jiwa kalian, suatu alam dari mana kalian berasal. Kalian harus menjaga kaki kalian tetap menjejak kuat dalam dimensi ini, jika tidak, kalian akan hilang dan mengalami ketakutan karena tekanan masyarakat. Kamu perlu energi pria dalam dirimu, agar dapat dengan tegas dan jelas berkata “tidak” terhadap tuntutan dan harapan-harapan yang tidak terasa nyaman bagimu. Dalam arti kamu harus menjadi prajurit, tapi bukan prajurit yang bertarung dan berperang dengan yang lain. Menjadi seorang prajurit berarti jujur terhadap dirinya sendiri, sering memisahkan dirimu dari dunia di sekitarmu dan mendengarkan bisikan apa yang kamu rasakan, terhadap apa yang kamu rasakan dan mempercayai pimpinan batinmu.

Saya kini memintamu untuk pergi bersama dengan saya dalam imajinasimu ke padang gurun dan menempuh perjalanan ke sana pada malam hari. Suhu udara sudah menjadi dingin dan kamu melihat langit di atasmu penuh bintang yang berkelap-kelip. Bayangkan bahwa kamu di sana dengan saya dan rasakanlah misteri ruang yang besar di sekelilingmu – rasakanlah misteri kehidupan. Kamu menemukan tempat untuk duduk dan kamu rileks dan pergi ke dalam batinmu. Padang gurun ibaratnya jalan gerbang di luar menuju kuil batinmu sendiri, yang kamu masuki sekarang. Di dalam kuil ini kamu merasa dirimu terhubung dengan kekayaan Bumi dan dengan semua bintang di langit.

Kamu adalah makhluk yang begitu besar dan luas, dan kamu berkata kepada dirimu sendiri: “Saya menerima kebesaran saya; Saya berbeda; Saya ada di sini untuk membawa sebuah kesadaran baru.” Ingatlah dari mana kamu berasal: sebuah tempat dengan kebijaksanaan yang hening, dari mana kamu telah dipanggil untuk turun ke Bumi pada saat ini. Kamu ada di sini untuk menyembuhkan luka-luka batinmu dan juga menjadi contoh bagi orang lain. Saya memintamu agar menanggapi dirimu secara serius.

Jika kamu berada dalam kuil batinmu, di sana ada seorang pembimbing yang ingin menawarkan kepadamu bantuan atau nasihat. Ingatlah bahwa pembimbing-pembimbingmu adalah teman-temanmu – sungguh. Kalian adalah teman-teman sejiwa yang sangat erat, tapi karena mereka berada di sisi lain, mereka melihat hal-hal secara lebih jelas dibanding yang dapat kamu lihat dengan mata manusiamu. Jika kamu mengijinkan para pembimbingmu datang lebih dekat, kenalilah mereka sebagai teman-temanmu dan rasakan sejenis keakraban dengan mereka. Kini bertanyalah kepada pembimbingmu apa yang sekarang pada saat ini harus kamu ketahui. Jika kamu merasa terluka atau sesuatu dalam hidupmu membuatmu terpukul, kamu dapat menceritakan itu kepada mereka. Rasakanlah bahwa ada banyak bantuan dan bimbingan dari sisi ini, dari dimensi ini.

Kamu begitu dihargai untuk apa yang kamu lakukan dan pembimbing-pembimbingmu ada di sana hanya untuk mengingatkanmu akan hal-hal yang sudah kamu ketahui. Sebelum kamu turun ke Bumi dan berinkarnasi dalam tubuh ini, kamu adalah makhluk yang sangat sadar, yang begitu terhubung dengan pembimbing-pembimbingmu, karena mereka adalah wakil-wakil dari dimensi jiwamu.

Sekarang bayangkan bahwa kamu meninggalkan kuil ini dan kamu membawa energinya bersamamu turun ke Bumi. Ketika kamu duduk di sini di kursi ini, dalam ruangan ini, ijinkanlah energi dari dirimu yang lebih besar, jiwamu, untuk sepenuhnya berada denganmu dalam tubuhmu, dan sadarilah bahwa dunia membutuhkanmu; dunia memerlukan energi tertentu dari jiwamu.

Saya ingin berterima kasih kepada kalian semua untuk keberanian dan ketekunan kalian. Saya menghargai kalian begitu dalam dan bahkan bila kalian merasa kebingungan, atau kalian merasa sakit, saya masih dapat melihat cahaya kalian bersinar terang. Saya ada di sini untuk mengingatkan kalian pada cahaya tersebut dan meyakinkan kalian akan kepercayaan saya terhadap kalian.

© Pamela Kribbe  (Inhabitant of two worlds: the lightworker’s mission)

Penerjemah: Dyan Andriana Kostermans

www.jeshua.net/id

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s