Bumi Berbicara – Malaikat-Malaikat di Bumi

earth-405096_640

 (Earth speaks – Angel on Earth)

Pamela Kribbe men-channel Bumi

Anak manusia yang manis,

Saya adalah suara dari bumi. Saya telah mengenal kalian selamanya. Setiap langkah kalian terasa dan diketahui oleh saya. Pada tingkat yang terdalam kita adalah satu. Ada satu kesadaran yang menyelimuti kita berdua. Kesadaran ini megah dan tidak bernama. Itu adalah spirit Tuhan. Hal itu misterius dan sekaligus dikenal secara mendalam. Di dalam tangan Kesadaran yang kreatif ini permainan kebersamaan kita terliputi. Bersama-sama kita memainkan sebuah permainan; kita adalah mitra-mitra dalam hubungan yang berkembang dari waktu ke waktu. Hubungan ini sekarang siap untuk bertransformasi. Kita sedang memasuki era baru. Tapi pertama-tama saya akan memberi tahu kalian lebih banyak tentang awal proses kerjasama bersama kita ini. Itu berbeda dari apa yang mungkin kalian harapkan.

Pada saat kita pertama-tama bekerja bersama, kalian masih belum menjadi manusia. Kalian tidak memiliki tubuh fisik. Kalian belum berinkarnasi di bumi. Kalian masih seorang malaikat. Dan kalian bukan hanya sembarang malaikat! Kalian termasuk dalam sebuah keluarga malaikat-malaikat yang bertujuan merintis jalan untuk petualangan baru di kosmos. Tentang apa petualangan itu? Saya akan menjelaskan ini dalam penjelasan yang sangat sederhana. Dalam kosmos, ada suatu hukum di mana yang sama menarik yang sama. Misalnya, setelah kalian mati di bumi, kalian secara otomatis tertarik ke sebuah area dalam dunia spirit yang mencerminkan kondisi kesadaran kalian. Apa yang mengelilingi kalian adalah refleksi (cerminan) langsung dari bagaimana perasaan kalian di dalam (batin), Ada kesatuan antara dalam dan luar. Dalam dunia spirit, ada alam-alam cahaya dan alam-alam kegelapan relatif. Alam-alam ini terpisah. Ini tidak terjadi dalam kasus di bumi, atau itu yang akan kelihatan. Di bumi berbagai jenis kesadaran yang berbeda hadir bersama-sama dan berinteraksi satu sama lain. Ada perbedaan besar, dan karena itu bumi seperti melting pot besar dari alam kesadaran yang berbeda-beda.

Bahkan di sini, itu adalah kasus di mana kalian menciptakan realitas kalian sendiri lewat kondisi kesadaran batin kalian. Namun, ini sesuatu yang kalian secara bertahap datang untuk memahaminya dalam perjalanan spiritual yang mendalam. Mula-mula, kalian sangat terganggu di bumi oleh dunia eksternal yang sama sekali tidak tampak diciptakan oleh pikiran kalian sendiri. Secara kontras, kalian tampaknya menjadi produk dari realitas itu dibanding sebagai penciptanya. Dalam dunia spirit, kesatuan antara dalam dan luar secara sederhana adalah hadiah, kongkrit dan terjangkau. Di bumi, perlu perkembangan kesadaran yang tinggi untuk menyadari kesatuan itu, dan untuk mengambil tanggungjawab bagi diri sendiri sebagai pencipta.

Di bumi, sebuah eksperimen khusus berlangsung. Ketika kalian ada di sini dalam bentuk fisik, sebuah tabir diselubungkan di atas kalian sehingga kalian tidak mengenali lagi kekuatan penciptaan ilahi kalian. Itu tetap ada di sana, sampai kalian terjaga (awaken) dan melihat bahwa kalian adalah Tuhan di inti keberadaan kalian. Kemudian tabir itu lepas dan kalian juga mengakui kesatuan yang mendasari secara mendalam apa yang meliputi semua makhluk hidup di bumi. Proses keterjagaan di bumi adalah intensif dan keberadaan dari bumi memberi impuls evolusioner yang kuat untuk seluruh dunia spirit. Dalam dunia spirit, khususnya, bisa jadi ada kekurangan dinamika dan perubahan. Memang stagnasi telah berlangsung karena semua alam begitu terpisah rapi. Perubahan, pertumbuhan, evolusi terjadi ketika kalian bertemu dan dikonfrontasi dengan keberbedaan. Ketika saya berbicara tentang bertemu dengan keberbedaan, saya tidak bermaksud melakukan chatting yang sopan dengan itu, melainkan benar-benar terjun ke dalamnya. Kalian belajar dan tumbuh dari bentuk-bentuk yang berbeda dari kesadaran bukan dengan mempelajarinya ‘dari atas’, melainkan dengan menjadi mereka. Ini secara tepat apa yang terjadi ketika kalian melompat terjun ke dalam inkarnasi di bumi. Kalian telah menyelam ke dalam kedalaman, dan dengan berinkarnasi, kalian berhubungan dengan alam-alam yang berbeda dari kesadaran. Inilah bagaimana kalian menjalin jembatan antara alam-alam keberadaan yang jika tidak begitu, tidak akan pernah terhubung.

Menjadi manusia berarti menjadi jembatan antara alam-alam kesadaran yang bervariasi luas. Dalam menjalin jembatan tersebut terletak harapan untuk sebuah ekspansi kesadaran dalam semua alam dunia spirit. Bahkan alam berkembang yang tertinggi dalam dunia spirit membawa impuls pertumbuhan dan pembaharuan dari eksperimen besar di bumi. Manusia-manusia dapat mengkesplorasi keekstriman dari terang dan gelap, dan akhirnya mengakui kesatuan/keesaan di balik semua bentuk dan tampilan. Ketika umat manusia mencapai kesadaran dari kesatuan di dalam ini, mereka menjadi pencipta-pencipta yang sadar di bumi, dan kehadiran mereka akan memiliki efek transformatif dan penyembuhan terhadap semua makhluk hidup yang mana mereka menjalin kontak dengannya.

Menciptakan kesadaran persatuan adalah tujuan dari petualangan kalian di bumi. Saya memulai kisah ini dengan menyebutkan bahwa ketika kita mula-mula mengawali proses kerjasama ini, kalian belum berbentuk manusia melainkan malaikat-malaikat. Kesadaran kalian masih belum melekatkan dirinya sendiri pada bentuk materi apa pun, dan kalian merasa terhubung sangat kuat dengan malaikat-malaikat lainnya di sekitar kalian, saudara-saudara dan saudari-saudari kalian. Ada suatu ikatan yang kuat di antara kalian yang mana kalian mengalami diri kalian sendiri seperti sel-sel dari satu organisme. Kalian akan bekerja untuk kebaikan umum dalam cara tanpa pamrih, cara yang jelas, keberadaan dari pikiran dan hati yang sama. Pada momentum tertentu, kalian mendengar sebuah panggilan dari bumi. Kalian diundang untuk memulai sebuah perjalanan dengan planet ini. Mengapa kalian? Untuk menyingkat kisah panjang ini: kalian adalah mereka yang paling berani di antara para malaikat. Kalian tidak mengenal takut, bergairah dan ya, agak keras kepala dan semaunya sendiri. Pernyataan/klaim yang muncul adalah bahwa kalian diusir dari surga karena keingintahuan kalian dan kesengajaan kalian. Dan ya, kalian memang ingin tahu dan agak nakal juga. Tapi itu secara tepat seperti yang seharusnya! Apa kalian pikir Tuhan membuat kesalahan dalam menciptakan kalian? Tentu tidak, Allah tahu secara tepat apa yang dilakukannya dan dengan cara itu, Tuhan tidak menganggap sesuatu salah atau berdosa secara mudah. Allah benar-benar mampu untuk hidup dengan “dosa-dosa” kalian. Kalianlah yang paling menderita dari itu.

Meskipun bisa dimengerti bahwa sebagai manusia kalian mungkin menyesal atas tindakan kalian sendiri, bukan hal yang bijaksana untuk terbebani tiada henti oleh itu. Dalam hal ini kalian telah banyak menderita dari agama-agama kalian yang telah menempatkan penekanan begitu kuat pada kesalahan dan hukuman. Tuhan jauh lebih lembut dan penuh kasih daripada yang mungkin pernah kalian anggap. Kalian bahkan sudah dimaafkan sebelum kalian melakukan kesalahan. Tuhan dengan sepenuh hati menghadiahi kalian ruang untuk melakukan kesalahan-kesalahan. Ia jauh lebih suka kalian memandang kesalahan-kesalahan kalian sendiri dengan tenang, dibanding kalian memukuli diri kalian sendiri karenanya. Semua “kesalahan-kesalahan” adalah langkah-langkah dalam perjalanan batin, perjalanan di mana kalian benar-benar mencari tahu diri kalian sendiri. Perjalanan ini tidak perlu lurus, itu dimaksud untuk menjadi tidak menentu. Tanpa lika-liku, tidak akan ada pengalaman, dan tanpa pengalaman, tidak ada keterjagaan (awakening). Kalian pertama-tama harus menjadi hilang untuk dapat pulang ke Rumah secara sadar. Kalian adalah mereka yang mengambil pengalaman “kehilangan” sepenuhnya atas kalian, dengan semangat dan kesengajaan diri yang ditanamkan Allah sendiri di dalam hati-hati kalian. Namun, saya menyimpang sedikit dari subjek saya!

Setelah kalian mendengar panggilan dari bumi, kalian memasuki dimensi saya. Kalian menemukan sebuah planet yang kaya akan vegetasi, dengan hutan-hutan yang hijau, samudra-samudra tanpa batas dan kerajaan hewan yang berkembang. Kalian digerakkan oleh keindahan dan kekayaan hidup di atas saya. Kalian merasa terundang untuk berpartisipasi di dalam hidup ini, untuk menginspirasi dan merawatnya dengan energi malaikat yang merupakan keinginan kalian. Saya gembira dengan kehadiran kalian. Kalian adalah gembala-gembala saya; kalian membantu menjaga kehidupan dan bahkan mengimplan benih-benih perubahan dan inovasi ke dalam bentuk-bentuk kehidupan yang eksis. Bagaimana kalian melakukan ini? Kalian begitu dekat pada Sumber kekuatan kreatif, di mana kalian memiliki kemampuan-kemampuan magis, seperti yang disebutkan orang saat ini. Kalian mengijinkan diri kalian sendiri untuk membayangkan bentuk-bentuk kehidupan baru, yang indah, dan imajinasi ini tumbuh ke dalam benih-benih spiritual yang melekatkan diri mereka sendiri kepada bentuk-bentuk kehidupan yang sudah eksis. Kalian meresapkan hidup dengan ide-ide baru. Itu adalah bagaimana evolusi biologis terjadi. Semua bentuk-bentuk kehidupan lahir dari Spirit. Bentuk-bentuk fisik, materi, adalah manifestasi dari kekuatan-kekuatan spiritual. Spirit jauh lebih kuat daripada yang kalian asumsikan. Kalian telah menjadi dewasa dalam kerangka pemikiran materialistis, yang mengatakan kepada kalian bahwa fisik – sebagaimana dijelaskan oleh ilmu pengetahuan fisika – adalah landasan dari realitas. Pada kenyataannya, sebaliknyalah yang benar. Spirit bukan sebuah produk dari materi yang tidak berjiwa. Semua materi adalah diliputi oleh kesadaran kreatif (penciptaan) yang menunjang itu.

Biarkan diri kalian sendiri pergi ke dalam imajinasi kalian untuk sesaat. Ingatlah siapa kalian adanya dalam masa-masa kuno tersebut. Itu memungkinkan! Jiwa kalian terbuka dan tidak terbatas. Ia tidak mengenal ruang atau waktu. Bayangkan bahwa kalian melayang di atas samudra-samudra dan hutan-hutan dalam tubuh yang sangat halus dan eterik. Kalian merasa terpesona dengan keindahan yang kalian lihat, tentang petualangan yang akan berlangsung di sini. Lihatlah diri kalian sendiri sebagai makhluk malaikat yang dipandu oleh sukacita dan gairah. Kalian merasa sebebas anak kecil yang dapat melakukan apa pun yang ingin dilakukannya. Sekarang bayangkan kalian mengumpulkan kekuatan kalian untuk mengekspresikan rasa sukacita dan hormat kalian bagi kehidupan, dalam sekuntum bunga yang indah. Ijinkan sebuah gambaran dari bunga muncul yang secara khusus memikat kalian. Lihatlah warnanya dan rasakanlah itu dari dalam. Dengarkan suara tawa bunga yang berderai dari hatinya seperti suara dentang lonceng – itu ibaratnya musik bagi jiwa kalian. Sekarang  sampaikan gambar ini kepada saya, Bumi. Bayangkan bagaimana itu jatuh ke dalam rahim saya dan bagaimana itu dinutrisi di sana oleh kekuatan-kekuatan fisik dan eterik yang membantu benih spiritual ini mencapai bentuk materi. Ini adalah apa yang kalian lakukan pada waktu-waktu kuno tersebut. Kalian membiarkan diri kalian sendiri dibawa oleh arus dari inspirasi kalian dan meresapi saya dengan itu. Dan saya sangat reseptif. Saya, kehadiran yang sadar dalam alam materi ini, ingin untuk diresapi dan untuk menyerap bentuk-bentuk pikiran kalian.

Kemitraan dan kerjasama kita berasal dari masa itu. Itulah sebabnya mengapa kalian dapat begitu tergerak oleh keindahan alam dan kepolosan bentuk-bentuk kehidupan non manusia. Kalian tidak hanya tersentuh oleh keindahan fisik mereka, kalian juga teringat pada hubungan lama yang terjadi antara kalian dan kehidupan di bumi dan permainan penuh sukacita yang pernah kalian mainkan. Kalian melakukan kontribusi kalian terhadap penciptaan banyak bentuk kehidupan di bumi. Sebagai malaikat, kalian pada saat itu adalah orang tua spiritual dari kehidupan di bumi. Ini adalah seberapa dalam dan jauh jangkauan kekuatan penciptaan kalian.

Selama masa yang saya bicarakan itu, ada juga kekuatan-kekuatan gelap yang hadir di alam semesta, yang menjadi terpesona dengan kesadaran yang berbunga di bumi. Kekuatan-kekuatan gelap bukan apa-apa selain energi-energi yang belum sadar akan sifat ilahi mereka, dan oleh karenanya percaya mereka perlu sesuatu di luar diri mereka sendiri untuk menjadi utuh dan lengkap. Kekuatan-kekuatan gelap ini ingin untuk diberi makan oleh kehidupan di bumi yang memancarkan begitu banyak vitalitas dan kekuatan hidup. Sebagai reaksi dari penyusupan kekuatan-kekuatan gelap ini, kalian ingin melindungi kehidupan di bumi. Emosi-emosi kalian sedemikian besar seperti orangtua yang ingin melindungi anaknya dari bahaya. Untuk menemui dan menghadapi para penyusup, kalian harus memiliki tubuh yang lebih padat dan hidup dalam vibrasi yang lebih padat, tidak begitu tipis dan halus dibanding alam dari malaikat-malaikat. Pada intinya, penyusupan oleh kegelapan menyalakan percikan gairah dan semangat juang di dalam diri kalian, dan ini mengubah kalian lebih dalam ke dalam materi. Langkah berikutnya dari perjalanan kalian adalah kalian melepaskan keberadaan kalian sebagai malaikat, dan kalian mengambil jalur inkarnasi.

Dengan langkah ini, kalian berarti kehilangan kepolosan kalian. Tepat sebelum langkah ini, ada momentum keraguan di mana kalian menyadari, bahwa dengan menjadi lebih material, kalian sedang melepaskan sesuatu yang sangat berharga. Kalian akan kehilangan sayap-sayap malaikat kalian, yang melambangkan kebebasan dari waktu dan ruang, kebebasan dari kelahiran dari kematian, kebebasan dari ketakutan dan ilusi. Namun ada sesuatu yang secara mendalam menarik kalian memasuki petualangan inkarnasi. Kalian adalah malaikat yang bergairah dan berani, seperti saya katakan. Dan itu adalah apa yang seharusnya terjadi. Rupanya, perjalanan kalian mengambil giliran negatif ketika kalian melepaskan menjadi malaikat dan melibatkan diri kalian sendiri dalam pertempuran dengan kekuatan-kekuatan gelap. Kalian telah terlibat dalam banyak konflik dan perang untuk waktu yang lama, sangat lama. Di sisi lain, lompatan terjun ke kedalaman ini memungkinkan untuk menebarkan energi-energi malaikat kalian ke pojok-pojok terjauh dari alam semesta. Energi malaikat kalian adalah bagian yang hakiki dari kalian yang, meskipun bila secara temporer terselubungi, tidak akan pernah dapat diambil dari kalian.

Tubuh-tubuh tidak abadi pertama kalian tidak dibuat dari materi fisik seperti yang kalian ketahui di bumi. Mereka dulu tidak terlalu padat dan kompak. Seseorang tidak akan dapat melihatnya dengan mata-mata manusia. Kesadaran kalian tidak terlalu terfokus dibanding sekarang. Kalian masih pergi masuk dan keluar bentuk-bentuk fisik kalian secara mudah dan kalian mengalami realitas dalam cara yang sama seperti kalian sekarang mengalami realitas dalam kondisi mimpi. Kalian tidak begitu sadar akan diri kalian sebagai entitas yang terpisah, “ke-Saya-an” kalian sebagai lawan dari dunia eksternal. Saat ini, kalian sangat melekat pada bentuk fisik kalian. Banyak dari kalian berpikir bahwa mereka adalah bentuk/tubuh itu dan bahwa mereka akan mati dengan tubuh fisik. Dalam inkarnasi-inkarnasi kalian terdahulu, kasus ini masih belum terjadi, dan dalam banyak cara, kalian jauh lebih bebas untuk pergi dan melakukan apa yang kalian senangi. Meskipun demikian, kalian merasa kebingungan. Walaupun kalian dibimbing oleh intensi untuk berjuang bagi cahaya dan untuk melindungi hidup, kalian sekarang juga harus berhadapan dengan emosi-emosi gelap seperti takut, kesedihan dan keraguan. Segera setelah kalian mulai memerangi seseorang atau sesuatu, kalian tidak bisa tapi secara sebagian menyerap vibrasi (getaran) musuh kalian. Bila itu tidak terjadi, tidak akan ada titik landasan untuk memulai pertempuran, dan kalian hanya akan membiarkan yang lain pergi sepenuhnya.

Sebagai malaikat, kalian benar-benar hanya memiliki perasaan yang tinggi dan bergetar tinggi. Ada sukacita, antusiasme dan rasa keterhubungan yang kuat. Ketika kalian pergi menempuh jalan inkarnasi, sebuah tubuh emosional membentuk di sekeliling jiwa kalian. Tubuh energetis ini berisi respon-respon emosional yang muncul ketika kalian tidak memandang realitas dari titik pandang kesatuan dan keterhubungan. Perasaan-perasaan dari para malaikat memiliki kedudukannya di dalam hati. Emosi-emosi yang kalian alami ketika berinkarnasi terhubung dengan tiga pusat energi (chakra-chakra) lebih rendah, yang dalam tubuh kalian berlokasi di sekitar perut, pinggang dan tulang ekor. Ketiga chakra ini membentuk tangga untuk inkarnasi; melalui mereka kalian menukar pengalaman dari kesatuan untuk mengalami dualitas. Juga melalui mereka, kalian menaiki tangga dan melampaui dualitas menuju keesaan. Tubuh emosional kalian menampilkan hambatan terbesar untuk kedamaian batin dan kebebasan, karena itu berisi ketakutan, kesedihan dan kemarahan. Namun jalan naik menuju kebebasan dan pencerahan, ditempuh melalui tubuh emosional dan tidak di samping atau di sekelilingnya. Kami akan berbicara tentang ini nanti.

Ketika tubuh emosional kalian tumbuh semakin berat dan lebih padat, dan kalian kehilangan jalur asal kalian, peluang bertambah untuk berinkarnasi sebagai manusia. Kalian telah menjadi jiwa-jiwa yang menempuh perjalanan secara luas pada saat itu; kalian telah menempuh pengalaman baik dalam aspek-aspek terang maupun gelap dari hidup. Energi-energi dualitas telah menguasai kalian secara lama, dalam arti, bahwa untuk waktu lama, kalian telah mempercayai ilusi-ilusi yang diciptakannya. Jika kalian hidup dalam dualitas, kalian dalam diri (batin) mempercayai secara mendalam bahwa kalian sendirian, penuh ketakutan dan tidak berdaya, dan kalian perlu sesuatu di luar kalian untuk melindungi, memberi makan dan mengakui kalian. Dari pandangan ini, kalian mulai menerapkan kekuasaan terhadap lainnya dan kalian menyembunyikan kepekaan kalian. Atau kalian dapat menjadi terlalu peka dan memberi kekuatan begitu saja kepada kekuatan lain yang ingin makan dari energi hidup kalian. Apakah kalian menjadi pelaku atau korban dalam permainan ini, kesalahan mendasar yang kalian lakukan adalah, di mana kalian berpikir kalian tidak dapat mengalami keutuhan di dalam diri kalian sendiri. Ada sebuah lubang yang ingin kalian isi, apakah itu dengan menjadi boss atau menjadi budak. Permainan ini sangat menyakitkan, seperti yang telah banyak dialami oleh kalian. Dalam masa lalu tersebut, ada momentum di mana kalian secara kuat menyadari hal ini. Ini adalah momentum perubahan. Kalian telah mengalami kedua keekstriman dari permainan dan mengetahui tidak ada solusi nyata dalam salah satu dari keduanya. Kalian telah mengetahui sesuatu harus diubah, tapi kalian tidak tahu bagaimana. Kalian telah menjadi jauh terpisah dari kebebasan asli dan sukacita malaikat di dalam kalian. Kini tubuh emosional kalian menyimpan sebuah memori, kerinduan akan rumah. Kalian mengetahui ada sesuatu yang kalian inginkan untuk kembali ke sana, suatu Rumah, suatu kondisi keberadaan yang terasa seperti ekstasi surgawi bagi kalian. Tubuh emosional kalian sekarang memulai sebuah jalur baru. Setelah mengeksplorasi ekstrim-ekstrim dualitas, itu sekarang berputar ke dalam. Perubahan kesadaran ini telah menciptakan impuls untuk berinkarnasi di bumi sebagai manusia.

Manusia pada saat itu telah eksis di bumi sebagai bentuk kehidupan biologis. Ketika kalian memasuki bentuk kehidupan tersebut, kalian menambahkan sesuatu kepadanya, yang membuat manusia berkurang hewani dan menjadi lebih sadar diri. Biologi manusia terhubung dengan kerajaan binatang, tapi manusia didorong oleh kekuatan yang tidak semata-mata muncul dari evolusi alami di bumi. Apa yang membedakan manusia dari binatang adalah kemampuan untuk kesadaran diri. Melalui kemampuan ini manusia dapat mengubah tubuh emosional mereka dan menyebar energi dari hati secara sadar di bumi. Sementara di alam non-manusia, alam memancarkan sukacita dan keterhubungan dari malaikat-malaikat secara tidak sadar, adalah misi umat manusia untuk mengubahnya ke dalam energi yang sadar.

Dengan berinkarnasi ke dalam manusia sebagaimana yang kemudian eksis di bumi, kalian telah menambahkan sesuatu dalam perkembangannya, dan tambahan ini telah menjadi kontroversial. Di satu sisi, kesadaran diri memegang sebuah janji besar; di sisi lain itu dapat menyesatkan kalian. Dengan menjadi manusia di bumi, kalian berharap untuk berhubungan kembali dengan semuah kehidupan di bumi dan menjadi pencipta yang lembut dan penjaga seperti yang pernah kalian lakukan. Menjadi manusia adalah realitas yang kaya dan kompleks. Banyak aspek dari realitas datang bersama ketika menjadi manusia: Kalian sebagian adalah hewan, tanaman dan mineral, sebagian adalah makhluk kosmik dengan sejarah galaktik yang panjang. Manusia adalah gelap dan terang, orang-orang yang hilang dan para penyelamat, penyebab penderitaan dan kehancuran, dan sekaligus penyebar harapan, cinta dan kekuatan penciptaan. Dalam manusia banyak kekuatan berkonvergensi dengan tujuan untuk menghubungkan kembali dan bekerjasama. Kesadaran dari manusia memegang peluang untuk berhubungan secara luas dengan alam-alam keberadaan yang dovergem dan mengembalikan gagasan kesatuan yang mendasarinya. Karena kemungkinan untuk merealisasikan cita-cita yang indah ini, manusia dihadiahi peluang untuk melakukan kesalahan-kesalahan serius. Tujuan masih dapat diraih. Harapan masih belum hilang.

Dalam era ini, harapan meningkat seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya. Perubahan-perubahan besar terjadi dalam kesadaran kolektif manusia. Saya hanya menyebut sebuah momentum di masa lalu, di mana kalian menyadari bahwa penyelamatan kalian tidak dapat datang dari permainan mencuri atau memberi energi, melainkan solusi terletak dalam menemukan keutuhan di dalamnya. Wawasan ini sekarang berkecambah dalam kesadaran umat manusia. Itu hanya sebuah benih, masih belum menjadi tanaman. Tapi suatu perubahan sedang berlangsung dan sesuatu sedang bangkit dalam hati manusia. Hati adalah kekuatan yang menghubungan antara banyak alam-alam kesadaran yang terwakili dalam manusia; alam duniawi, galaktik dan kosmik. Panggilan untuk perdamaian dan persahabatan sekarang menggema melalui seluruh alam-alam ini dan panggilan kolektif ini menciptakan gelombang energi yang menelan saya, bumi.

Bila kalian merasa tersentuh oleh kata-kata saya, dan mengenali diri kalian di dalamnya, kalian adalah salah satu yang telah memperhatikan panggilan dari hati ini. Kalian adalah seseorang yang ingin berkontribusi untuk transformasi kesadaran di bumi. Saya menyambut kalian dan ingin membantu kalian. Saya menceritakan kalian kisah panjang ini, untuk membuat kalian sadar, siapa kalian sebenarnya; seorang malaikat pada inti dari keberadaan kalian. Kesadaran diri kalian yang tumbuh membantu saya. Jika kalian mengingat siapa kalian adanya, kita dapat kembali menjalin kemitraan.

Saya melihat kerinduan kalian, saya merasa rasa rindu rumah kalian. Saya melihat kalian menggapai keluar untuk kondisi penuh sukacita dan tanpa khawatir yang pernah begitu akrab bagi kalian di satu sisi, dan sekarang masih begitu jauh dan terpisah di sisi lain. Kini adalah waktu untuk kembali kepada kalian adanya. Ini adalah waktu untuk menaiki tangga tersebut dan memeluk tubuh emosional kalian dengan hati kalian. Kelilingilah rasa sakit kalian, rasa berat, kesedihan kalian dengan kesadaran malaikat yang penuh kelembutan dan kasih sayang yang alami bagi kalian. Kalian dapat menyembuhkan diri kalian sendiri.

Kalian sekarang menjadi seorang malaikat yang mampu memegang cahayanya dalam alam paling padat dari realitas. Kalian sedang menjadi pencipta yang sadar, yang telah belajar untuk memanifestasi dirinya sendiri dalam alam-alam baik yang terang maupun yang gelap, tanpa kehilangan dirinya sendiri di dalamnya. Kalian sedang membawa benih kesadaran yang dapat ditransformasi bagi lingkungan kalian. Kalian sedang menjadi guru spiritual. Seorang guru spiritual bukan seseorang yang turun dari alam-alam tertinggi untuk menerangkan kepada yang tidak tahu, apa sebenarnya hidup itu. Seorang guru sejati telah menempuh sendiri kegelapan dan mengulurkan tangan mereka kepada kalian, bukan dari atas tapi dari rasa kesatuan batin yang mendalam.

Petualangan yang pernah kalian mulai sebagai malaikat kreatif, sudah mendekati akhir. Terutama dalam babak final dari perjalanan kalian, kalian diundang untuk berhubungan kembali dengan saya, bentuk kehidupan di mana eksperimen kalian berlangsung. Ijinkanlah diri kalian sendiri melakukan traveling dalam imajinasi kalian, menjadi pemimpi dan visionaris yang pernah kalian lakukan. Milikilah kebesaran dari apa yang ingin memanifestasikan dirinya sendiri melalui kalian di bumi. Jadilah lagi malaikat yang anggun yang mempercayai dirinya sendiri pada kemagisan dari hidup. Biarkan diri kalian dibimbing oleh apa yang memberi kalian sukacita dan inspirasi. Malaikat di dalam kalian tidak ingin yang lebih selain menjadi manusia sepenuhnya. Dengan merasa satu dengan malaikat dalam diri, kalian membawa sepotong surga ke bumi.

© Pamela Kribbe 2011

www.jeshua.net/id

Penerjemah: Dyan Andriana Kostermans

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s