Setiap Aktivitas Bila Dilakukan Dengan Terjaga Menjadi Kerja Cahaya

space-909719_640

Pesan The Arcturian Group disalurkan oleh Marilyn Raffaele (http://www.onenessofall.com/)

20 November 2016

Salam orang-orang sayang. Semua sedang berlangsung sesuai rencana walaupun tampaknya bagi kalian, dunia sedang berjalan mundur. Kekuatan energi-energi Cahaya sedang menciptakan kesadaran dunia sebagai hasil pertarungan antara yang lama dan yang baru. Frekuensi-frekuensi baru dari Cahaya sedang mengekspos informasi dan orang-orang yang menarik keuntungan dari hal-hal yang ditinggalkan/menghilang seperti halnya mereka, tidak menyukainya.

Ini adalah apa yang akan membawa perubahan, meskipun itu tidak dapat terjadi dalam sesaat karena mayoritas memerlukan waktu untuk memproses apa yang mereka sadari. Orang-orang yang lebih terjaga secara intuitif, mengetahui apa yang sedang mereka lihat, dan realisasi dari kebenaran di balik semua tampilan adalah apa yang membantu membubarkan semua energi lama ini.

Setiap individu, secara sadar atau secara tidak sadar, berjalan menuju keterjagaan penuh tapi tidak setiap orang berada pada tingkat yang sama dari kesadaran pada waktu yang sama. Jiwa-jiwa tua adalah mereka yang telah hidup dan belajar melalui banyak masa kehidupan, sementara jiwa-jiwa yang lebih baru mungkin baru berada di bumi beberapa kali dan masih memerlukan jauh lebih banyak pengalaman hidup, sebelum mereka akan siap untuk bergerak ke dalam tingkat-tingkat kesadaran lebih tinggi.

Lanjutkanlah mengirim Cahaya dan cinta kepada dunia, memvisualisasi bumi dan semua bentuk kehidupannya sebagai Cahaya murni, karena ini adalah apa mereka sebenarnya. Ini membuat kalian menjadi pekerja-pekerja Cahaya (Lightworker). Seorang pekerja cahaya/Lightworker adalah setiap orang yang tidak hanya mengetahui kebenaran tapi menjalani kehidupan kebenaran, dalam kesadaran bahwa meskipun tampilan-tampilannya yang kontras, setiap orang adalah Percikan dari satu Cahaya Ilahi.

Banyak yang terus berpikir, bahwa para pekerja cahaya (lightworkers) hanyalah individu-individu yang diberi bakat spiritual melakukan pekerjaan penyembuhan, mengajar atau menyalurkan channeling. Kepercayaan ini adalah aspek keyakinan dalam pemisahan, karena dalam kenyataannya semua orang adalah makhluk spiritual dan setiap aktivitas menjadi kerja cahaya (Lightwork) jika dilakukan dengan mata dan telinga yang terjaga.

Lightwork (kerja cahaya) adalah efek alami dari kondisi perkembangan kesadaran, seseorang yang tanpa upaya yang sadar dapat mengangkat energi dari mereka yang reseptif. Bahkan interaksi sehari-hari yang tampaknya tidak penting adalah kerja cahaya ketika mereka mengalir pada arus-arus Cinta dan Cahaya sejati.

Waktunya telah tiba bagi manusia untuk berhenti mendeklarasikan segala hal apakah sebagai baik atau buruk. Ini adalah dualitas dan pemisahan, karena tidak ada yang eksis kecuali Keilahian dalam ekspresi dan untuk membatasi orang, tempat atau hal manapun kurang dibanding sesuatu adalah kesadaran dimensi ketiga. Tidak ada yang eksis yang tidak dalam makna paling hakiki, spiritual. Kondisi kesadaran yang tidak terjaga hampa akan kebenaran, menghakimi berdasarkan tampilan-tampilan dan kemudian menempatkan label-label pada segala hal. Kalian siap untuk berhenti memainkan permainan ini.

Berpura-pura tidak melihat perselisihan dengan membenamkan kepala kalian ke dalam pasir dan berteriak; “Allah adalah segalanya”, adalah hal yang sangat manusiawi. Tidak, sebagai makhluk yang tercerahkan, kalian sedang belajar untuk tidak memberikan kekuatan kepada tampilan-tampilan, mengetahui bahwa mempercayai dan takut terhadap segala hal mempertahankan itu. Kalian kemudian dapat melakukan apapun yang membimbing jejak-jejak langkah manusia yang mungkin kalian secara intuitif dipandu untuk melakukannya, jika ada. Tindakan-tindakan yang dilakukan dari rasa kesadaran lebih tinggi membawa resonansi energetis lebih tinggi yang menjadi kerja cahaya (Lightwork).

Tetaplah terpusat pada apa yang kalian ketahui sebagai kebenaran, sadarilah bahwa energi kekhawatiran dan kecemasan yang mungkin kalian alirkan kepada sesuatu, menambahkan energi dan kekuatan untuk itu.

Karena dunia secara cepat bergerak ke dalam waktu musim memberi dan perayaan, kami akan berbicara tentang Peduli atau mempedulikan, sebuah terminologi yang secara umum dimengerti dalam arti memperhatikan perasaan-perasaan, kebutuhan-kebutuhan orang lain dan kesejahteraan umum. Itu adalah hal ini, tapi jauh lebih banyak lagi.

Mempedulikan sebetulnya salah satu dari langkah-langkah pertama yang dibuat semua orang dalam perjalanan jiwanya, untuk meraih kesadaran dari cinta tanpa syarat. Pada kenyataannya peduli dan mencintai adalah satu dan sama, tapi fakta ini biasanya tidak diketahui oleh mereka yang tidak sadar akan kebenaran lebih mendalam. Mempedulikan biasanya suatu pengalaman pertama individu dalam saling keterhubungan, terutama bagi mereka yang membatasi ekspresi-ekspresi mereka akan cinta hanya bagi keluarga dan teman-teman mereka.

Ini adalah bagian dari layanan cinta yang dapat disediakan hewan-hewan peliharaan. Menerima tanggungjawab untuk seekor hewan peliharaan mungkin kali pertama yang dimiliki seorang individu dalam mengalami kepedulian terhadap yang lain. Kemampuan alami binatang peliharaan untuk mencintai, menyediakan individu tersebut dengan pengalaman-pengalaman yang akan mulai membuka dirinya untuk cinta tanpa syarat, meskipun kenyataan di mana ia mungkin meyakini bahwa ia hanya peduli akan kebutuhan-kebutuhan dasar seekor binatang.

Untuk bergerak memasuki kebenaran yang lebih dalam dari keesaan dan cinta, seseorang mula-mula harus belajar untuk peduli. Bagaimanapun, jika tidak waspada dengan jumlah besar dari “seolah-olah peduli” yang melayang/mengambang di sekitar dunia materi, mereka yang baru terhadap emosi-emosi peduli dapat menemukan diri mereka sendiri dalam situasi saling ketergantungan, melakukan apa pun yang diminta dari mereka dan memberikan kekuatan mereka dalam keyakinan bahwa mereka peduli.

Sama seperti kebenaran dari cinta, demikian pula kebenaran dari mempedulikan adalah tindakan-tindakan spiritual tidak pernah dimaksud untuk menjadi keset – menyerah pada kekuatan pribadi seseorang – terlepas dari seberapa banyak tekanan yang mungkin hadir.

Sejumlah dari aksi-aksi yang disebut mempedulikan tidak lebih daripada kata-kata hampa dari kepura-puraan, dan ini dapat secara mudah terlihat dalam aksi-aksi dari sejumlah (tidak semua) perusahaan dan bisnis yang mempromosikan aktivitas peduli mereka, dalam arti menempatkan diri mereka sendiri secara lebih baik di mata publik untuk sasaran-sasaran finansial.

Ego yang belum terjaga sering menggunakan “seolah-olah peduli” untuk membuktikan kepada dirinya sendiri dan orang lain, betapa indahnya dan tidak mementingkan diri sendiri hal tersebut. Jenis dari mempedulikan ini didasarkan pada dualitas dan pemisahan, tapi bahkan ini pun dapat menjadi langkah pertama bagi mereka yang baru mulai terjaga. Ketika memberi sumbangan kepada badan sosial, selalu gunakanlah intuisi kalian dan lakukanlah penelitian kalian, karena tidak semua “badan-badan sosial yang peduli” melayani pada tingkat-tingkat tertinggi kecuali pada bagaimana mereka dapat mempromosikan diri mereka sendiri.

Kami berbicara tentang mempedulikan, karena banyak yang mulai bergeser ke dalam cara-cara yang lebih tercerahkan dalam melihat dunia yang pada gilirannya membuka lebih banyak terhadap emosi-emosi dari peduli. Peristiwa-peristiwa dunia menjadi diketahui dan dilihat hampir secara langsung melalui sirkulasi foto-foto dan berita-berita yang cepat. Ini membawa penderitaan dari orang lain dihadapkan secara langsung kepada banyak orang, yang sampai sekarang telah menjalani hidup sehari-hari secara nyaman, (merasa) pasti dalam mempercayai apa pun yang dikatakan kepada mereka oleh orang-orang dalam posisi otoritas.

Tindakan peduli berfungsi untuk membuka pikiran dan mempersiapkannya untuk kebenaran-kebenaran lebih tinggi dari cinta ketika siap secara spiritual. Aksi-aksi dari mempedulikan berfungsi untuk mengubah konsensus energi dan membukanya untuk tingkat-tingkat baru. Peduli dalam makna paling sebenarnya dan tertinggi adalah; “Saya peduli karena saya mengetahui siapa kamu adanya. Saya melihat perjuangan-perjuanganmu karena saya juga telah menghadapi perjuangan-perjuangan. Saya peduli karena kamu mengingatkan saya akan diri saya sendiri, dan membuat saya merenungkan apa yang akan saya lakukan dalam situasimu. Saya peduli karena saya adalah kamu.”

Karena dunia sedang memasuki waktu perayaan musiman, gagasan-gagasan promosi dari cinta dan mempedulikan sedang mengalir dari semua arah, mayoritas dari apa yang berdasarkan tujuan-tujuan finansial dan konsep-konsep dimensi ketiga, bukan cinta. Selama waktu musiman yang akan datang, tetaplah waspada dan terpusat. Belajarlah untuk mengenali hype dari seolah-olah mempedulikan, lihatlah untuk apa itu adanya dan jangan ijinkan itu menjadi milik kalian

Energi-energi dari bumi telah semakin bertambah intensif dan sedang bermanifestasi melalui semua tingkatan kesadaran. Semua pelajar-pelajar serius dari kebenaran harus dalam keadaan siaga, karena adalah hal sangat mudah untuk menyelaraskan dengan energi-energi gejolak politik dan komersialisme, ketika mereka didorong kepada kalian dari momentum ke momentum setiap hari – aktivitas-aktivitas yang mengekspresikan konsep-konsep materi dunia masih hilang dalam dualitas dan pemisahan.

Tetaplah terpusat dan terfokus di dalam (batin), sebaik yang dapat kalian lakukan setiap saat. Jika atau ketika kalian merasa diri kalian sendiri tergelincir ke dalam sejumlah tingkat hipnotisme dunia, beristirahatlah tepat di mana kalian berada dan sadarilah hanya untuk sesaat; “SAYA ADA”. Ini sudah cukup untuk mengangkat kalian keluar dari situ, karena energi-energi yang lebih padat tidak dapat masuk ke dalam energi yang lebih tinggi. Jika kalian menemukan diri kalian sendiri baik dan nyaman dalam ilusi-ilusi perasaan, jangan menghakimi diri kalian telah gagal, karena tidak ada hal semacam itu, kalian hanya perlu  mulai lagi, sekarang lebih waspada dan sadar.

Biarlah aksi peduli dalam masa liburan kalian tidak pernah berdasarkan pada emosi-emosi merasa salah atau kewajiban, tapi sebaliknya merefleksikan kesadaran akan Keesaan. Biarkan Thanksgiving mewakili makna sebenarnya dari berterimakasih yang adalah; “Saya memiliki karena saya ada” dan biarkan hadiah menjadi pemberian; “Dalam memberi kepadamu saya menghormati Keilahian, karena kamu adalah itu”. Belajarlah untuk mengenali semua perayaan sebagai sukacita dalam Keesaan.

Dalam perayaan akan Keesaan kita…

Kami adalah Kelompok Arcturian

 

Diterjemahkan kosmosindo dari sumber http://www.onenessofall.com/2016-3.html

Catatan penerjemah:  Channeling Kelompok Arcturian ini disalurkan menjelang hari thanksgiving di AS, meskipun demikian masih sesuai terkait musim pemberian dan perayaan dalam rangka Natal.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s