Siapakah Yeshua?

spiral-nebula-832159_640

Percakapan dengan Yeshua, Oktober 2002

Yeshua, siapakah kamu?

Saya adalah orang yang hidup di antara kamu dan yang sudah kamu kenal sebagai Yesus.
Saya bukan Yesus dalam tradisi gerejamu atau Yesus yang ada dalam tulisan-tulisan keagamaanmu.
Saya adalah Yeshua-bin-Yosef; Saya pernah hidup sebagai pria dari daging dan darah.
Saya sudah mencapai kesadaran Kristus sebelum kamu, tapi saya didukung dalam hal ini dengan kekuatan-kekuatan yang jauh melebihi imajinasi kalian saat ini. Kedatangan saya adalah peristiwa kosmik – Saya menyediakan diri saya untuk peristiwa ini.

Itu tidak mudah. Saya tidak berhasil dalam usaha saya untuk membawa orang benar-benar dekat pada cinta kasih Tuhan yang tidak terbatas. Banyak terjadi kesalahpahaman. Saya datang terlalu dini, tapi seseorang harus datang. Kedatangan saya ibaratnya melempar sebuah batu ke kolam ikan yang besar. Semua ikan berhamburan dan batu itu tenggelam ke bawah. Tapi lama setelah itu masih tampak riak-riak dari lemparan batu tersebut. Bisa dikatakan bahwa jenis kesadaran yang ingin saya sampaikan, pekerjaannya berlangsung di bawah tanah setelah itu. Di permukaan kolam tetap ada riak-riak; maksudnya baik, tapi interpretasi yang salah berkembang menjadi perselisihan satu sama lain dengan mengatas-namakan saya. Mereka yang tersentuh oleh energi saya, yang digerakkan oleh impuls energi Kristus, belum bisa benar-benar mengintegrasikan itu ke dalam realitas psikologis dan fisiknya.

Perlu waktu lama sebelum kesadaran Kristus dapat menapakkan kakinya di bumi. Tapi sekarang waktunya sudah tiba. Dan saya telah kembali dan berbicara melalui banyak orang, melalui semua dan kepada siapapun yang mau mendengar saya dan yang datang untuk mengerti saya dari keheningan dalam hatinya. Saya tidak berkhotbah dan saya tidak menghakimi. Harapan terdalam saya adalah untuk berbicara kepadamu tentang keberadaan cinta kasih yang luar biasa besar dan tiada habisnya, yang tersedia bagimu setiap saat.

Saya adalah bagian dari kesadaran yang jauh lebih besar, entitas yang lebih besar, tapi saya, Yeshua, adalah bagian inkarnasi dari entitas itu (atau bidang kesadaran). Saya tidak begitu suka nama Yesus, karena nama itu sudah demikian tertangkap dalam versi yang menyimpang untuk apa yang saya wakili. ‘Yesus’ dipakai dalam tradisi gereja dan pihak-pihak otoritas. Ia sudah dipakai alat untuk menguatkan kepentingan-kepentingan para penguasa gereja selama berabad-abad, sebegitu parahnya sehingga citra Yesus yang ada saat ini melenceng jauh dari apa yang saya representasikan, sehingga benar-benar akan menyenangkan saya, jika kamu melepaskannya dan membebaskan saya dari warisan tersebut.

Saya adalah Yeshua, pria dari daging dan darah.
Saya adalah teman dan saudaramu.
Saya sudah terbiasa menjadi manusia dalam segala bentuk.
Saya adalah guru dan teman.
Jangan takut pada saya. Peluklah saya seperti kamu memeluk salah satu dari sanak saudaramu.
Kita adalah keluarga.

Yeshua, Yesus dan Kristus

Energi Kristus yang saya tawarkan kepadamu berasal dari sebuah energi kolektif yang telah melampaui dunia dualitas. Ini berarti bahwa energi tersebut mengakui keberlawanan dari baik dan buruk, terang dan gelap, memberi dan menerima, sebagai aspek-aspek dari energi yang tunggal dan sama. Hidup dari realitas kesadaran Kristus berarti tidak ada perjuangan dengan apapun. Ada penerimaan sepenuhnya terhadap realitas. Tidak ada perjuangan atau perlawanan adalah karakteristik utamanya. Karena Kristus (atau Energi Kristus) mengakui keekstreman semua pikiran, perasaan dan tindakan sebagai manifestasi dari satu energi ilahi, di sana tidak akan bisa ada dualitas, tidak ada penghakiman tentang bagaimana ‘dia’ (energi terkristus) mengalami realitas.

Mari kita ambil contoh untuk ini. Jika energi Kristus padamu melihat konflik bersenjata antar manusia, hatinya menangis karena nasib pihak yang kalah, tapi ia tidak menghakimi. Ia merasakan kesakitan dan penghinaan dengan setiap pukulan, dan hatinya dipenuhi kasih sayang, tapi ia tidak menghakimi. Ia melihat orang yang menyerang, yang memegang senjata, yang memiliki kekuatan, yang menimbulkan rasa sakit, dan ia merasakan…….kebencian dan kepedihan di dalam diri orang tersebut, dan hatinya merasa pedih, tapi ia tidak menghakimi. Hati Kristus merangkul semua kejadian dengan rasa kasih sayang mendalam, tapi tanpa menghakimi, karena ia mengakui semua aspek itu sebagai pengalaman-pengalaman yang sudah dialaminya sendiri. Ia sendiri sudah menjalani hidup dalam semua peran-peran ini, sebagai penyerang dan korban, sebagai majikan dan budak, dan ia sudah sampai pada pengertian bahwa ia bukan salah satu dari mereka, melainkan apa yang mendasari keduanya.

Energi Kristus sudah melewati semua energi dualitas. Ia mengidentifikasikan dirinya sekarang dengan gelap, kemudian dengan cahaya, tapi melewati itu semua, ada sesuatu yang tetap sama. Dan jika ia menyadari “kesamaan” ini mendasari semua pengalamannya, kesadarannya mencapai sebuah bentuk baru persatuan: yakni “terkristus”. Energi terkristus adalah energi yang saya bawa datang untuk ditawarkan kepadamu.

Siapa saya, cukup sulit untuk menjelaskan. Saya akan mencobanya dengan membedakan antara tiga ‘identitas’: Yeshua, Yesus dan Kristus

Saya, yang saat ini sedang berbicara, adalah Yeshua. Saya adalah manusia yang membawa Energi Kristus dalam inkarnasi saya di bumi. Energi ini juga bisa disebut Kristus.

Yesus – dalam terminologi saya – adalah nama pria mirip Tuhan yang merupakan hasil dari peleburan Energi Kristus ke dalam realitas fisik dan psikologis dari Yeshua.

Energi Kristus ini dimasukkan ke dalam Yeshua dari bola cahaya yang – dari sudut pandang kalian – berlokasi di masa depan kalian. Yesus adalah pria yang menampilkan mujizat dan menyampaikan nubuat. Yesus adalah utusan dari bola cahaya yang berinkarnasi dalam diri saya. Jadi ia adalah masa depan saya sendiri. Yesus, dari perspektif saya sebagai pria Yeshua yang hidup di bumi, adalah masa depan saya sendiri, yang sudah menjadi satu dengan Energi Kristus. Karena energi Kristus dalam diri Yesus jelas ada dan terlihat bagi banyak orang di sekitarnya, bagi mereka ia tampak “ilahi”.

Saya, Yeshua, adalah pria dari daging dan darah. Keunikan dan sejumlah aspek buatan dari “konstruksi Yesus” adalah, bahwa saya menerimanya/energi terkristus saya sendiri dari masa depan. Saya tidak menjadi terkristus berdasarkan masa lalu saya dan pengalaman-pengalaman di masa lalu saya. Saya tidak mencapai pencerahan lewat cara yang alami, tapi dalam arti melalui intervensi dari luar, dapat dikatakan, dengan memasukkan Energi Kristus dari masa depan. Saya sudah setuju untuk memainkan peran ini, sebelum saya memulai masa kehidupan ini. Saya setuju untuk ‘dibayangi’ oleh keberadaan Yesus, sebagai suatu aksi pelayanan, dan juga karena kerinduan yang mendalam untuk bisa mengetahui realitas potensi-potensi saya yang terdalam.

Yesus, masa depan saya sendiri dari bola cahaya, sudah menjadi satu dengan Energi Kristus. Namun itu belum mewakili keseluruhan Energi Kristus di bumi ini, karena Energi Kristus mencakup lebih luas dari Yesus. Yesus adalah salah satu bagian atau sel dari Energi Kristus.

Kristus atau Energi Kristus (yang sebetulnya lebih sebagai medan energi daripada entitas pribadi) adalah energi kolektif yang mempunyai berbagai aspek atau “sel-sel”, yang bekerjasama ibaratnya mereka berfungsi sebagai “organisme” tunggal. Semua sel membawa kontribusi unik tertentu bagi keseluruhan dan mereka mengalami dirinya sebagai individu-individu, sambil sekaligus menjadi bagian dari keseluruhan. Orang bisa menyebut berbagai aspek dari Energi Kristus ini sebagai energi malaikat-malaikat atau arch-angels. Ini adalah ciri khas yang dikenali dari malaikat, dimana mereka mempunyai rasa individualitas sekaligus tidak mementingkan diri sendiri tingkat tinggi, yang memungkinkan mereka merasa satu dengan energi kolektif dan merasa gembira dalam pelayanan mereka. Pengertian tentang (arch)angels dipaparkan dalam bab terakhir dari serial Lightworker (‘Cahayamu Sendiri’).

Misi Yesus di bumi

Yesus adalah energi dari masa depan yang datang ke bumi untuk membawa pencerahan dan pengetahuan bagi kehidupan manusia. Ia datang dari dunia lain atau bahkan dimensi lain, dan bersamanya ia membawa energi lebih tinggi tentang realitas ini. Kesadaran Yesus akan Diri Saya sendiri yang Lebih Besar tetap utuh ketika ia berinkarnasi di bumi. Karena kehadiran Yesus dalam diri saya, Yeshua, saya dapat dengan mudah mengetahui fleksibilitas hukum-hukum materi dan “menampilkan mujizat”.

Alasan mengapa pribadi Yesus/Yeshua datang ke bumi adalah untuk menciptakan pembuka atau gerbang menuju kondisi kesadaran yang berbeda. Saya ingin memberi contoh tentang kemungkinan-kemungkinan yang tersedia dalam diri setiap manusia.

Di bola cahaya tempat Yesus berasal, terasa bahwa bumi bergerak ke arah yang dapat berakhir dalam kegelapan luar biasa dan penghancuran diri sendiri bagi jiwa-jiwa yang terlibat dalam eksperimen bumi. Diputuskan untuk mengambil tindakan darurat yang kuat untuk perubahan, yang dapat menunjukkan dengan jelas kepada manusia tentang pilihan-pilihan yang tersedia bagi mereka. Dengan mengirim energi pribadi dari Yesus, kami ingin agar manusia dapat bercermin dan mengingatkan mereka akan asal ilahi mereka, dan potensi-potensi terpendam yang mereka bawa. Yakni potensi untuk perdamaian, kebebasan dan kemampuan mengendalikan hidup mereka sendiri.

Setiap mahluk hidup adalah penguasa atas realitasnya sendiri. Kamu menciptakan realitasmu sendiri setiap saat. Kamu mampu melepaskan realitas yang buruk atau tidak memuaskan dan mengijinkan cahaya memasuki dan mengubah ciptaanmu. Manusia adalah tuan atas dirinya sendiri, tapi ia cenderung menyerahkan kekuasaanya kepada otoritas di luar dirinya. Otoritas yang mengklaim mengetahui kebenaran dan menginginkan hal terbaik darimu. Ini terjadi dalam politik, kesehatan, pendidikan dan lain-lain. Juga, “industri hiburan”-mu penuh dengan gambar-gambar palsu tentang kebahagiaan, kesuksesan dan kecantikan, yang tidak berguna bagi siapapun kecuali bagi mereka yang membentuk semua itu. Apakah kamu pernah berpikir tentang berapa banyak uang yang dikeluarkan hanya untuk menciptakan gambaran/imej? Di media, di suratkabar, film atau radio dan televisi, gambar-gambar disebar setiap saat. Dari mana gambaran/imej ini berasal? Mengapa mereka ada? Siapa yang mendisain mereka?

Gambaran/Imej dimaksudkan untuk menetapkan kekuasaan di atas orang-orang. Gambaran/Imej dapat membuat orang menjadi rendah diri dan melepaskan hubungan dari kebutuhan mereka yang sebenarnya, tanpa perlu menggunakan kekuatan fisik ataupun senjata. Gambaran/Imej dapat membuat orang secara sukarela melepaskan kekuasaannya sendiri dan harga dirinya. Mereka mengelabuimu sedemikian rupa, sehingga kamu tidak perlu dipaksa dengan kekerasan untuk melakukan semuanya: kamu akan menerima nilai-nilai yang ditampilkan melalui gambar-gambar sebagai milik kalian sendiri dan bersikap sesuai imej tersebut. Kekuasaan dapat dilakukan lewat kekerasan langsung. Kekuasaan juga dapat dilakukan secara tidak langsung lewat apa yang kami sebut invisible mind-control (pengawasan pikiran yang tidak tampak), manipulasi jiwa. Sarana terakhir jauh lebih efektif untuk jangka panjang, karena dapat menjangkau lebih banyak orang. Juga dengan cara ini berlangsung kekuasaan di dunia barat.

Fungsi cahaya yang utama adalah membawa kejelasan, kesadaran dan transparansi pada struktur tidak tampak, yang diterapkan terhadap pikiran dan perasaan yang membentuk hidupmu. Cahaya adalah lawan dari pengawasan pikiran. Ketika cahaya memasuki realitas, ini memutus rantai kekuasaan dan otoritas, dan juga menghancurkan hirarki yang terbentuk atas dasar tersebut. Cahaya menyingkap penyalahgunaan kekuasaan dan membebaskan orang-orang dari delusi dan ilusi, yang mengambil kemampuan mereka untuk menentukan diri sendiri.

Yesus adalah ancaman bagi tatanan yang berkuasa pada masa ia hidup. Lewat apa yang dikatakannya kepada orang-orang dan kemurnian yang dipancarkannya, ia mengungkap tujuan sesungguhnya struktur kekuasaan. Ini tidak tertahankan dan tidak dapat diterima oleh hirarki yang ada.

Peran Lightworker (pekerja cahaya) yang dipanggul Yesus adalah berat; terutama bagi saya, Yeshua, manusia yang setuju membawa energi yang kuat, terang ini dalam seluruh hidup saya. Saya, Yeshua, selalu dibayangi oleh kekuatan kehadiran Yesus, kehadiran masa depan saya sendiri! Meskipun itu memenuhi saya dengan wawasan yang luas, cinta dan inspirasi, cukup menjadi tantangan fisik untuk membawa atau “menahan” energi ini. Saya belum dapat benar-benar mengintegrasikan energinya ke dalam keberadaan fisik saya. Sel-sel dalam tubuh saya ‘masih belum siap’ untuk itu. Jadi dalam tingkat fisik, tubuh saya kelelahan akibat membawa energi-energi cahaya yang kuat ini.

Terlepas dari aspek fisik, ada juga beban psikologis membawa Energi Kristus. Sangat menyakitkan melihat sifat alami Energi Kristus sering disalahpahami, bahkan oleh teman-teman terdekat atau ‘murid-murid’ saya. Ketika dulu mengalami hidup sebagai manusia, saya kadang-kadang merasa putus asa dan ragu akan nilai perjalanan yang saya tempuh. Saya merasa dunia belum siap untuk energi Terkristus. Saya merasa intinya belum diakui. Yesus benar-benar pionir pada masanya.

Hasil Kedatangan Yesus ke Bumi

Dengan kedatangan Yesus ke bumi, benih sudah ditanam. Benih itu adalah benih Energi Kristus. Orang-orang tergerak akan apa yang saya katakan dan lakukan, dan tanpa disadari, pada tingkat jiwa, mereka sudah mengakui Energi Kristus. Jauh di dalam jiwa-jiwa mereka, sebuah memori sudah tergugah. Sesuatu sudah tersentuh dan mulai bergerak.

Di permukaan, di tingkat yang dapat dilihat dan dirasakan dalam dunia fisik, kedatangan saya menciptakan banyak gejolak. Dalam kebijakan hukum dualitas, infusi Cahaya yang kuat menciptakan reaksi yang kuat dari Gelap. Ini merupakan hal yang logis. Cahaya melakukan konfrontasi. Cahaya ingin menghancurkan struktur-struktur kekuasaan dan membebaskan energi yang terbelenggu. Kegelapan adalah energi yang ingin menindas dan mengawasi. Jadi kedua energi ini memilliki kepentingan yang berlawanan. Jika yang satu menambah kekuatan, yang lainnya akan memukul balik untuk mempertahankan diri dan mencapai kembali keseimbangan. Meskipun demikian, kedatangan saya ke bumi juga memicu banyak pertempuran dan kekerasan, sebagai reaksi balik terhadap Cahaya yang saya sebarkan.

Penganiayaan terhadap para pengikut saya, orang-orang Kristen yang awal, adalah salah satu contoh kekerasan reaksi balik ini. Tapi orang Kristen sendiri, para pendiri gereja, juga tidak menghindari kekerasan dalam upaya mereka menyebarkan pengajaran saya. Pikirkanlah tentang perang salib dan Inkuisisi. Dalam nama Kristus, tindakan jelas paling barbar dari kegelapan sudah ditunjukkan, baik oleh orang-orang Kristen maupun non Kristen.

The masters of Light, yang memutuskan mengirim saya sebagai utusan ke bumi, menyadari bahwa energi yang kuat dan belum pernah ada sebelumnya dari Yesus, dapat memicu reaksi-reaksi keras dari kegelapan. Yesus menembus realitas bumi seperti sebuah komet. Ini adalah suatu bentuk tindakan darurat dari bola-bola cahaya, dari energi-energi yang amat prihatin terhadap bumi dan penghuninya. Itu upaya terakhir yang bertujuan mengubah arah ke mana bumi sedang menuju, sebuah cara untuk menginterupsi siklus ketidaktahuan dan penghancuran yang masih terus diulang-ulang.

Hasilnya mendua. Di satu sisi, Cahaya dari Yesus menimbulkan lebih banyak kegelapan (ditinjau dari reaksi balik). Di sisi lain, benih dari kesadaran Kristus sudah tertanam dalam hati sejumlah orang. Alasan penting kedatangan saya adalah untuk membangunkan jiwa-jiwa lightworker (pekerja cahaya) di bumi. (Lihat konten channeling lainnya untuk penjelasan tentang jiwa-jiwa lightworker di bumi). Mereka adalah yang paling sensitif dan menerima energi saya, meskipun banyak diantaranya yang telah hilang dalam kepadatan dan kegelapan pesawat bumi. Lightworker pada dasarnya utusan-utusan dari Cahaya dengan misi yang sama seperti Yesus. Perbedaannya adalah dalam inkarnasi mereka ke dalam tubuh fisik, mereka kurang terhubung dengan sumber diri ilahi mereka sendiri dibanding saya. Mereka lebih tunduk pada beban karma dan ilusi-ilusi di pesawat bumi. Mereka lebih terikat dengan masa lalu. Dengan inkarnasi Yesus, hal istimewa sudah terjadi. Yesus tidak membawa beban karma apapun dari masa lalu, dan oleh karena itu ia dapat lebih mudah berhubungan dengan keilahian dirinya. Yesus berada di sini lewat cara buatan sedemikian rupa, kehadiran dari masa depan, berada di sini dan di sana pada saat yang sama.

Kesadaran makhluk-makhluk Cahaya yang bersama-sama memutuskan untuk ‘memasukkan’ energi Yesus ke dalam realitas dunia pada waktu itu tidak sempurna dan tidak diketahui seluruhnya. Setiap makhluk yang sadar berada dalam proses berkembang dan mengerti dirinya sendiri sepanjang waktu. Di antara manusia, ada keyakinan gigih, bahwa segala sesuatu ditakdirkan oleh sejumlah rencana ilahi: di balik keyakinan ini terdapat anggapan Tuhan yang dominan, yang mahatahu. Gagasan ini keliru. Tidak ada predestinasi (takdir) oleh kekuatan luar. Yang ada hanyalah probabilitas yang merupakan hasil pilihan-pilihan yang kamu buat di dalam dirimu sendiri. Kedatangan saya ke bumi didasarkan atas keputusan yang dibuat oleh energi kolektif cahaya, dimana Yesus juga menjadi bagian darinya. Itu adalah pilihan yang mengandung risiko dan hasil yang tidak dapat diprediksi.

Energi kolektif cahaya yang saya bicarakan di sini adalah alam malaikat yang terhubung amat dalam dengan kehidupan manusia dan bumi, karena alam malaikat membantu menciptakan manusia dan bumi. Sebetulnya, kalian adalah bagian dari mereka dan tidak terpisah sama sekali dari mereka, tapi kita sekarang berbicara secara multidimensional, yaitu pada tingkat kesadaran yang berada di luar kerangka linear waktu kalian. Di dimensi lain atau kerangka waktu, kalian adalah malaikat-malaikat ini yang membentuk bola-bola cahaya, tempat dari mana Yesus turun ke bumi. (Lihat bab terakhir dari seri Lightworker ‘Cahayamu Sendiri’ untuk penjelasan lebih mendalam tentang multidimensionalitas dan sifat alami malaikatmu.) Kalian – para pekerja cahaya (lightworkers) – jauh lebih terkait dengan ‘peristiwa Yesus’, infusi/pemasukan Energi Kristus ke bumi, daripada yang kalian duga. Itu sampai batas tertentu suatu usaha kolektif, dimana kalian semua ikut berkontribusi, dan darimana saya, Yeshua, adalah perwakilan fisik yang terlihat.

Pesan saya adalah Energi Kristus hadir dalam semua manusia sebagai benih. Jika kamu memandang saya ibaratnya sebagai suatu otoritas, kamu telah salah memahami pesan saya.

Saya ingin dan masih ingin mengajak kamu untuk mempercayai dirimu sendiri, untuk menemukan kebenaran di dalam hatimu sendiri, dan tidak mempercayai otoritas manapun di luar dirimu.

Ironisnya, pihak resmi agama Kristen telah menempatkan saya di luar realitasmu sebagai sebuah otoritas yang disembah dan dipatuhi. Ini sangat berlawanan dari tujuan saya. Saya bermaksud menunjukkan kepadamu bahwa kamu sendiri dapat menjadi Kristus yang hidup.

Saya kini memintamu untuk mengenali Kristus di dalammu, dan mengembalikan kepada saya kemanusiaan saya.

Saya adalah Yeshua, pria dari daging dan darah, dan benar-benar teman dan saudara bagi kalian semua.

© Pamela Kribbe

Penerjemah: Dyan Andriana Kostermans

www.jeshua.net

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s