Pesan Dari Keluarga Galaktik Kalian

all-757445_640

Pesan Dari Keluarga Galaktik Kalian disalurkan oleh Sue Lie
21 Desember 2016

Kami, Keluarga Galaktik kalian, dengan sukacita memberi informasi kepada kalian bahwa kalian, orang-orang yang mengalami kenaikan dari manusia, juga tubuh planetaria Ibu Gaia, sedang berpindah ke dimensi yang lebih tinggi, dan oleh karena itu medan energi yang lebih menantang.

Medan energi ini berisi banyak dimensi keempat yang lebih tinggi, Gelombang-Gelombang Delta, yang merupakan pendahulu-pendahulu dari Gelombang-Gelombang Gamma dimensi kelima. Gelombang-gelombang enegi ini sedang tiba di atmosfir Gaia dari jauh di balik planet, di balik Sistem Tata Surya kalian, dan bahkan di balik Galaksi ini. Gelombang-gelombang interdimensional cahaya ini juga multidimensional.

Gelombang-gelombang cahaya ini datang memasuki realitas kalian seperti gelombang-gelombang lautan datang menuju pantai. Mereka adalah “kumpulan-kumpulan” gelombang-gelombang Gamma berfrekuensi tertinggi, diikuti kumpulan-kumpulan Gelombang-Gelombang Delta yang berfrekuensi lebih rendah.

Gelombang-gelombang Delta memberi orang-orang yang reseptif, mereka yang telah siap untuk menerima frekuensi lebih tinggi dari realitas ke dalam tubuhnya, suatu peluang untuk beradaptasi dengan Gelombang-Gelombang Gamma yang berfrekuensi ekstrim tinggi. Frekuensi gelombang-gelombang Delta beresonansi kepada apa yang di bumi dapat disebut sebagai “dimensi keempat”, sementara gelombang-gelombang Gamma beresonansi dengan “dimensi kelima dan sesudahnya.”

Kami mengatakan “dimensi kelima dan sesudahnya,” karena setelah seseorang beresonansi dengan dimensi kelima, mereka tidak lagi membatasi konsep-konsep dan keyakinan/kepercayaan dari dunia fisik. Membebaskan konsep-konsep pembatasan tersebut dan menjadi “cukup baik,” akan mengijinkan manusia untuk berfungsi dengan rasa lebih besar akan komunitas dengan satu sama lain dan dengan planet mereka Gaia.

Semua makhluk lainnya di Gaia mengalami suatu rasa komunitas dengan Gaia. Sehingga mereka tidak mempertanyakan Alam. Bahkan semua anggota non-manusia dari Gaia secara alami dan mendalam mengalir dengan siklus-siklus dari Gaia. Ketika manusia dapat menerima pelajaran-pelajaran yang sedang diajarkan kerajaan binatang, mereka akan mengingat bahwa Alam juga termasuk mereka.

Kemudian, manusia tidak akan mencoba untuk mengubah Alam, mendominasi Alam, atau menolak Alam. Kemudian manusia akan menyadari bahwa Alam ADALAH realitas di mana mereka dapat memasukinya (me-log in ke dalamnya). Tentu saja, binatang-binatang tidak menyadari bahwa mereka telah “masuk” ke suatu frekuensi khusus dari realitas, karena mereka TIDAK terpisah dari realitas itu dalam cara apapun.

Di sisi lain, “manusia modern” telah mengembangkan kepercayaan bahwa tidak hanya umat manusia terpisah dari Gaia, tapi mereka telah mengembangkan keyakinan bahwa mereka “berkuasa atas” Gaia. Karena keyakinan inilah Gaia telah rusak “hampir” sampai ke sisi yang tidak mampu untuk memperbaiki Nya.

Untungnya, semakin dan semakin banyak manusia sedang terjaga menuju FAKTA bahwa Gaia adalah makhluk yang hidup. Alasan mengapa manusia dapat bisa begitu kejam dan destruktif terhadap Ibu Bumi mereka adalah karena mereka telah mempercayai Bumi “hanya suatu benda.”

Umat manusia adalah satu-satunya kerajaan yang mempercayai mitos ini, yang telah diciptakan oleh Orang-Orang Yang Hilang yang berpindah dari satu planet ke planet lainnya. Orang-Orang Yang Hilang ini lebih ibarat penyewa-penyewa dibanding pemilik akan lingkungan mereka. Oleh sebab itu, mereka dapat berkunjung, meninggalkan kekacauan, tidak membereskan kekacauan itu dan kemudian pindah lagi.

Jenis perilaku ini akan berakhir karena bertambah dan semakin banyak penghuni Bumi mengingat kembali bahwa Gaia adalah makhluk hidup. Oleh karena itu, seperti halnya mereka mencintai keluarga manusianya, mereka mengingat kembali untuk mencintai keluarga planetaria mereka.

Bentuk cinta planetaria inilah yang mempercepat kesadaran manusia memasuki ambang dimensi kelima. “Ambang dari dimensi kelima” bukanlah sebuah tempat. Ambang dari dimensi kelima adalah sebuah frekuensi.

Hidup dalam realitas dimensi ketiga telah memungkinkan bagi manusia-manusia untuk melihat secara mendalam ke hanya satu realitas yang memungkinkan. Dalam diri dimensi kelima kalian, ada banyak realitas-realitas yang memungkinkan, tapi di sana tidak ada peta jalan atau pedoman-pedoman. Dalam dimensi kelima, hanya ada DI SINI dan SEKARANG.

Banyak dari kalian sedang mencoba untuk memahami konsep dimensi kelima dari DI SINI dan SEKARANG, karena kehidupan dimensi ketiga kalian diarahkan/diatur oleh masa lalu, saat ini dan masa depan. Namun, dalam dimensi kelima, yang ADA hanyalah SEKARANG.

SEKARANG dimensi kelima, adalah realitas kolektif di mana individualitas adalah inti kalian, yang terhubung dengan inti dari semua kehidupan. Kalian adalah individu-individu, yang artinya semua dari kalian memiliki tubuh masing-masing, tapi kalian secara simultan terpadu dalam SATU.

Juga, SATU bukanlah bilangan seperti 1, 2, 3… Keberadaan SATU adalah kondisi kesadaran, kondisi kesadaran dimensi kelima. Sementara kalian berada dalam kesadaran realitas dimensi kelima ini, kalian SEMUA SATU.

Dapat menjadi hal yang sulit bagi seseorang yang telah lupa ekspresi-ekspresi DIRI dimensi kelima dan selebihnya, untuk mengerti bahwa “SATU” dari dimensi kelima berarti “Kebersatuan dengan SEMUA,” di mana SATU dari dimensi ketiga berarti, “sebuah makhluk tunggal,” suatu “berdiri sendiri”.

Transisi dari SATU dimensi ketiga/keempat, orang tunggal dalam mencari DIRI, ke dalam SATU dimensi kelima, “KITA adalah SEMUA Satu,” dapat menjadi sulit untuk digambarkan. Jika manusia-manusia berpikir tentang terminologi “SATU,” kalian sering berpikir orang tertentu, tunggal, tidak terhubung dari SATU yang lain manapun.

Tapi, dalam dimensi kelima dan sesudahnya, SATU tersebut termasuk Semua Yang ADA. Menjadi SATU adalah pengingat bahwa kalian terkait dengan SEMUA kehidupan. Setiap molekul di luar kalian adalah benar-benar SATU dengan setiap molekul lainnya dalam tubuh kalian.

Tubuh kalian adalah suatu ko-operasi. Jika ada bagian tubuh kalian berhenti berinteraksi secara efisien dengan sisa tubuh kalian, maka kalian menjadi “sakit.” Jika semua dari elemental, organ-organ, pikiran-pikiran dan emosi-emosi secara efisien berinteraksi dengan medan energi manusia SATU kalian, kalian berada dalam kesehatan yang kokoh.

Tapi banyak dari kalian tidak berpikir bahwa  tubuh kalian sebagai suatu yang kolektif. Kalian juga tidak berpikir realitas kalian sebagai suatu kolektif. Kalian bahkan mungkin bertanya, “Apa itu kolektif?” Untuk tujuan pesan ini, Kolektif artinya: berbagi, bekerjasama, komunal, bergabung, bersatu, bersama dan/atau kelompok.

Ketika kalian SATU dengan Diri dimensi kalian yang lebih tinggi, telepatis, penglihatan jelas (clairvoyant), mendengar dengan jelas (clairaudient), dan merasa dengan jelas (clairsentient), kalian mengingat bagaimana untuk membagi pikiran-pikiran dan perasaan dengan satu satu sama lain dalam cara yang sama bahwa pikiran-pikiran dan perasaan-perasaan kalian bercampur dalam tubuh fisik kalian yang satu.

Ketika pikiran-pikiran dan perasaan-perasaan manusia kalian tetap SATU dengan pikiran-pikiran dan perasaan-perasaan dari DIRI dimensi kalian yang lebih tinggi, pesan-pesan ini secara mudah terjalin dengan tubuh fisik kalian.

Adalah melalui proses memperluas kesadaran kalian NAIK memasuki Diri kalian Yang Lebih Tinggilah, di mana kalian akan mengingat bagaimana untuk menciptakan pesan-pesan yang berinteraksi dan menjadi SATU dengan tubuh kalian, demikian juga SATU  dengan tubuh dari penerima pesan tersebut.

Kalian sadar bahwa pikiran-pikiran kalian mempengaruhi secara kuat emosi-emosi kalian, demikian juga tubuh kalian. Kalian bahkan mungkin cenderung berpikir tentang pikiran-pikiran kalian sebagai sesuatu dalam otak kalian yang bisa atau tidak bisa memiliki efek apapun terhadap tubuh kalian. Bagaimanapun, penelitian manusia kalian telah membuktikan bagaimana pikiran-pikiran dan emosi-emosi kalian mempengaruhi secara besar tubuh kalian.

Pada kenyataannya, pikiran-pikiran kalian mempengaruhi emosi-emosi kalian, emosi-emosi kalian mempengaruh pikiran-pikiran kalian, dan pikiran dan emosi kalian secara kuat mempengaruhi tubuh kalian, dan tubuh kalian mempengaruhi pikiran-pikiran dan emosi-emosi kalian.

Ketika kalian menyadari bagaimana tubuh kalian adalah SATU dengan setiap pikiran dan emosi kalian, kalian mungkin mulai bertanya bagaimana tubuh kalian mempengaruhi tubuh-tubuh orang lain? Bagaimana “SATU kolektif dari tubuh pribadi kalian” mempengaruhi “SATU kolektif dari tubuh orang lain?”

Ketika kalian menjadi sadar bagaimana pikiran-pikiran, emosi-emosi, dan tubuh fisik kalian mempengaruhi yang lainnya, konsep kalian dari SATU mulai berekspansi/meluas. Jika tubuhmu adalah SATU makhluk kolektif yang mempengaruhi SATU makhluk kolektif dari yang lain, apakah kamu dan orang lain itu SATU?

Dalam dimensi kelima jawabannya adalah YA. Tapi dalam dimensi keempat, jawabannya adalah mungkin, dan dalam dimensi ketiga jawabannya adalah TIDAK. Apakah realitas dimensi kelima memiliki konsep dari “yang lain, orang yang terpisah,” atau apakah makhluk-makhluk dimensi kelima memiliki suatu kesadaran kolektif yang mana mereka mengenali setiap orang sebagai SATU?

Anggota-anggota “masyarakat primitif” memiliki suatu tingkat Keesaan dengan suku, kelompok, budaya mereka, di mana “masyarakat yang maju” telah lama hilang dalam pencarian mereka akan kesuksesan “individual” mereka. Kadang-kadang kesuksesan individual menciptakan pikiran-pikiran, kreasi-kreasi, dan teknologi dari mana setiap SATU dapat menarik keuntungan.

Tapi, bagaimana jika SATU dari orang-orang itu tidak memiliki uang untuk membeli penemuan tersebut? Apakah sejumlah SATU lainnya memberikannya kepada mereka? Hanya segelintir yang berada pada puncak dunia keuangan dimensi ketiga, dan berapa banyak dari mereka membagi?

Bagaimana jika kalian memiliki komunitas “primitif, suku” di mana setiap orang berbaris di pantai ketika nelayan datang, dan setiap SATU, termasuk nelayan itu, memperoleh jumlah ikan yang sama? Ada masyarakat-masyarakat “primitif” yang melakukan hal itu. Jadi apakah mereka primitif karena mereka semua berbagi, ataukah dunia “yang maju” yang primitif karena mereka tidak berbagi?

Kalian semua ingin hanya “terjaga” ke realitas dimensi kelima, tapi bagaimana kalian akan tahu bahwa itu adalah dimensi kelima jika kalian belum menempa/mengasah cara kalian sendiri untuk menjadi dimensi kelima dari diri kalian sendiri? Jika kalian tidak melewati proses kalian untuk “menjadi SATU dengan DIRI kalian sendiri, itu akan menjadi seperti pergi tidur sebagai anak dan terbangun di keesokan harinya sebagai orang dewasa yang berpendidikan penuh, bijaksana dan mencintai.

Oleh karena itu, jika kalian “berkelibat ke dalam Tubuh Cahaya dimensi kelima kalian” apakah pikiran-pikiran dan emosi-emosi kalian secara langsung tertransmutasi? Atau apakah kalian seperti bayi yang akan perlu dirawat sampai kalian beradaptasi? Atau, apakah kalian akan secara langsung menjadi SATU dengan Makhluk-Makhluk Yang Lebih Tinggi?

Ada begitu banyak pertanyaan yang akan ditanyakan oleh orang-orang yang mengalami kenaikan, seperti misalnya, “Apakah kita perlu untuk mengambil kelas “menjadi dimensi kelima”? “Siapa yang akan mengajar kelas tersebut?” “Apakah gurunya perlu menjadi makhluk dimensi kelima?” dan “Bagaimana kalian akan dapat melihat makhluk dimensi kelima?”

Dapatkah kalian melihat apa yang tidak dapat kalian pikirkan? Dapatkah kalian merentangkan konsepsi-konsepsi kalian ke dalam ketidaktahuan dan memiliki keberanian untuk “menghadapi hal itu?” Sejumlah bisa, dan sejumlah melakukannya. Orang-orang ini adalah “Para penunjuk-Jalan,” para pionir, mereka yang bersedia untuk menempuh jalan ke dalam ketidaktahuan, kemudian kembali untuk memberitahu yang lainnya apa yang telah mereka temukan.

Orang-orang yang “menunjukkan jalan” adalah sangat berani, tapi seringkali bahkan jauh lebih membutuhkan keberanian untuk kembali lagi dan memberi tahu yang lainnya. Ketika orang-orang mendapat informasi yang tidak dapat mereka mengerti, mereka seringkali menjadi ketakutan dan marah. Kemudia mereka menjadi memusuhi dan berbalik melawan penunjuk jalan tersebut yang sedang mencoba membagi pengalaman mereka.

Oleh karena itu manusia-manusia di Bumi terpilah ke dalam “Mereka yang ingin mengetahui tentang realitas dimensi kelima” dan “Mereka yang menolak untuk berubah.” Mereka yang resisten/menolak untuk berubah, dapat menjadi sangat marah karena mereka mendapat informasi tentang suatu perubahan yang menakutkan mereka.

Mereka ketakutan karena mereka tidak dapat pergi ke dalam memori mereka, pikiran mereka, atau emosi-emosi mereka untuk menemukan alasan mengapa mereka harus mempercayai “konsep konyol” semacam itu memiliki realitas yang beresonansi dengan frekuensi lebih tinggi. Orang-orang ini sepertinya tidak memiliki konsepsi tentang frekuensi-frekuensi dari realitas.

Oleh karena itu, apa yang akan terjadi jika armada dari Starship (pesawat/kapal bintang) tiba-tiba muncul di angkasa? Akankah orang-orang yang tidak memiliki konsep dari realitas dimensi lebih tinggi lari mengambil senjata karena mereka “sedang diinvasi?” Ataukah mereka akan secara tenang melihat ke langit dan menyambut keluarga mereka dari dimensi yang lebih tinggi?

Ya, orang-orang dengan siapa para Galaktik sudah berkomunikasi secara pasti akan menyambut kedatangan kami, tapi berapa persen dari yang tidak terinformasi, atau yang tidak mempercayai, akan dapat menerima bahwa kami adalah makhluk-makhluk dimensi kelima?

Bagaimanapun, jika mereka yang mempercayainya, dan telah mengalami komunikasi-komunikasi pribadi dengan mahkluk-makhluk dimensi kelima membagi pengalaman mereka dengan yang lainnya, banyak dapat bekerja sebagai SATU untuk menyambut transisi ke dalam realitas sangat besar melampui batas-batas Bumi dimensi ketiga.

Jika semakin banyak orang menyadari bahwa mereka tidak sendirian, dan di mana ekspresi dimensi lebih tinggi mereka sendiri dari DIRI Multidimensional mereka sendiri bekerja/berfungsi di Kapal-Kapal/Pesawat-Pesawat ini, konsep mereka tentang SATU secara pasti akan bergeser.

Jika kamu mengetahui bahwa kamu satu orang di Bumi sedang mengenakan wadah/tubuh bumi 3D, juga sebagai satu orang sedang bertugas di Starship inter-galaktik, konsepmu tentang SATU akan mengambil makna yang meluas.

Jika tubuh bumi manusia kalian adalah wadah yang hidup yang kalian kenakan selama berinkarnasi pada bumi dimensi ketiga, sambil kalian adalah secara simultan mengenakan sebuah wadah Arcturian, Pleiadian, Antarian, Andromeda dalam dimensi-dimensi lebih tinggi, kemudian kalian akan mencari tahu untuk menemukan definisi dari “menjadi SATU.”

Jika kamu adalah SATU dengan suatu Makhluk Galaktik, kamu dapat lebih mudah memahami dirimu sendiri sebagai menjadi SATU dengan makhluk planetaria dari Bumi. Ada banyak “Makhluk-Makhluk” di mana manusia belum mengalaminya karena persepsi kalian terbatas pada versi dari realitas dimensi ketiga.

Dimensi ketiga sangat mirip “taman kanak-kanak” di mana kalian pertama kali belajar untuk bersosialisasi dengan orang-orang fisik lainnya. Kemudian, di dimensi keempat, kalian mulai bersosialisasi dengan orang-orang astral lainnya. Secara bertahap, ketika kalian kembali ke DIRI kalian dalam dimensi kelima, kalian memulai sosialisasi kalian dengan orang-orang galaktik.

Ketika kalian masih anak-anak, banyak dari kalian berkomunikasi dengan “teman-teman kalian yang tidak tampak”. Kemudian kalian tumbuh dewasa dan banyak dari kalian berhenti berkomunikasi dengan teman-teman itu karena diri dewasa kalian mengatakan kepada diri anak kalian sendiri bahwa kalian sedang, “berbicara kepada diri mereka sendiri.”

Namun, bagaimana jika diri dewasa kalian sendiri akhirnya tumbuh dewasa, dalam kesadaran, dan kalian menyadari bahwa “makhluk lebih tinggi” yang “tiba-tiba” datang ke dalam hidup kalian adalah “teman-teman tidak tampak” yang sama yang kalian miliki sebagai seorang anak? Perbedaannya hanyalah anak (diri anak) kalian telah melihat teman-teman ini melalui imajinasi kanak-kanak mereka, karena bagi anak-anak, imajinasi adalah nyata.

Kemudian banyak dari kalian “tumbuh dewasa” dan imajinasi adalah TIDAK nyata. Untungnya, semakin banyak dari kalian akhirnya mengingat kembali bahwa “imajinasi 3D” sebetulnya adalah “realitas 5D.” Itulah kemudian di mana imajinasi kalian menjadi lorong jalan memasuki dimensi-dimensi lebih tinggi dari realitas.

Ketika semakin dan semakin banyak orang-orang dewasa mengingat kembali apa yang sudah selalu mereka ketahui, tapi melupakannya, mereka akan kembali ke DIRI Multidimensional mereka sendiri. Dalam DIRI Multidimensional ini, mereka akhirnya mengingat kembali bahwa SATU berarti “SATU dengan semua kehidupan di semua pesawat-pesawat dan dimensi-dimesni.”

Yang terpenting, sekali kamu mengingat kembali bahwa kamu adalah SATU, kamu tidak pernah sendiri. Untuk satu hal, KAMI, Keluarga Galaktikmu, selalu ada bersamamu.

Di dalam SEKARANG kalian, kami mengingatkan kalian bahwa KALIAN adalah KAMI adalah SATU.

Keluarga Galaktik Kalian

Diterjemahkan kosmosindo dari sumber http://suzanneliephd.blogspot.de/2016/12/12-21-16-message-from-your-galactic.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s