Arus Menerima dalam Hidup Kalian

earth-405096_640

Pamela men-channel Bumi

Para perempuan dan para pria sayang,

Saya adalah Bumi yang berbicara. Saya menyapa kalian dari hati saya, sebuah jantung yang berdetak di dalam kalian. Saya mengalir melalui tubuh kalian dan ada bersama kalian, dan saya ingin membantu dan memberi kalian apa yang kalian butuhkan. Kalian terhubung dengan saya dan melalui tubuh kalian dan saya secara kontinyu mengirim sinyal-sinyal sebagai sebuah undangan. Dengarkanlah saya – Saya sedang berbicara melalui kalian melalui tubuh kalian. Ambillah waktu sejenak untuk beristirahat dan rileksasi sehingga kalian dapat merasakan kehadiran saya dalam kalian.

Kesadaran kalian adalah Cahaya, dan kalian dapat membayangkannya sebagai sejenis sinar. Percikan Cahaya ini dapat berfokus dalam berbagai cara untuk mengijinkan Cahaya menyampaikan sinarnya. Kesadaran kalian adalah konsentrasi dari kesadaran yang dalam dirinya sendiri adalah netral, karena tidak ada proses berpikir di dalamnya, dalam arti menghakimi atau memerintah. Itu lebih sebagai keberadaan yang netral, cara yang objektif dari berada, dan kalian adalah kesadaran itu.

Kesadaran itu telah turun ke dalam tubuh yang sekarang kalian miliki, sebuah tubuh tempat kalian menempuh hidup tepat sekarang. Rasakan tubuh kalian dengan kesadaran kalian, dimulai dengan kaki kalian. Biarkan perhatian kalian mengalir melalui kaki kalian, tanpa pengharapan atau motif apapun. Kaki kalian merasakan perhatian itu indah; mereka mandi dalam kesadaran kalian. Rasakah Cahaya mengalir di sepanjang telapak-telapak kaki kalian, dan melalui jari kaki dan tumit kalian. Rasakan bagaimana Cahaya membuat kalian rileks. Biarkan itu bergerak ke atas ketika perhatian kalian berfokus pada pergelangan kaki, betis kalian, dan lutut, dan naik melalui paha kalian menuju panggul dan tulang pinggang kalian. Dan biarkan Cahaya kalian mengalir ke dalam area perut kalian. Ambillah waktu untuk melakukan ini, sehingga kalian benar-benar merasa terjangkar dalam tubuh kalian. Rasakan Cahaya dari kesadaran kalian mengalir dengan gerakan yang lembut, mengalun melalui kaki-kaki kalian dan perut kalian. Rasakan bagaimana pikiran kalian menjadi beristirahat, dan menjadi sepenuhnya sadar bahwa kalian adalah kesadaran – kalian adalah Cahaya.

Jika di sana muncul pikiran-pikiran, perhatikanlah mereka dalam cara yang sama seperti kalian menangkap suara-suara di luar, seperti misalnya gonggongan anjing di luar. Kalian bukanlah gonggongan dari seekor anjing dan kalian bukanlah pikiran-pikiran kalian. Kalian adalah kesadaran yang sadar. Rasakanlah ruang terbuka yang adalah kesadaran kalian. Kalian adalah ruang itu, ruang antara pikiran-pikiran kalian, antara berbagai sensasi dan rangsangan di dalam kepala kalian dan tubuh kalian. Rasakan bagaimana bebasnya kesadaran itu. Ia melihat pada semua sensasi ini dan berinteraksi dengan penuh permainan dengan mereka. Ketika Cahaya kalian ada begitu santai dan bebas, ketika ia terhubung dengan keterbukaan dengan tubuh kalian, bagian Bumi dari kalian menjadi ternutrisi. Ini adalah Cahaya yang paling menyembuhkan yang dapat pernah kalian terima, Cahaya dari jiwa kalian sendiri, kesadaran kalian sendiri. Cahaya ini memiliki kekuatan penyembuhan, jadi ijinkanlah itu untuk mengalir ke sebuah tempat dalam tubuh kalian, di mana kalian menyimpan ketegangan yang mengganggu, ruang yang kalian ketahui sebagai titik yang terluka dalam tubuh kalian. Sekali lagi, tanpa penghakiman apapun, dan dengan sangat objektif, ijinkanlah Cahaya untuk mengalir kepadanya. Ini adalah bagaimana keseimbangan dipulihkan.

Hari ini, saya ingin berbicara tentang arus menerima dalam kehidupan kalian. Bentuk terdalam dari penerimaan adalah untuk menerima diri kalian seperti kalian adanya. Dengan Cahaya yang ada dalam kalian, kalian melihat pada kemanusiaan kalian, perasaan-perasaan kalian, emosi-emosi kalian, ketakutan-ketakutan kalian, atau kekeras-kepalaan kalian. Kalian mengelilinginya dengan Cahaya yang lembut dan objektif ini. Hanya dengan begitu kalian kemudian menciptakan tanah yang subur yang diperlukan untuk menerima. Keinginan terdalam dari seorang manusia adalah untuk dipeluk, untuk dilihat dengan cinta, untuk diakui, untuk dirangkul dalam lengan-lengan seorang ibu yang mencintai tanpa syarat. Itu memberi keamanan dan ketenangan. Dalam keamanan tersebut, dalam ketenangan yang memulihkan ini, kalian mulai bersinar. Kalian adalah siapa kalian adanya, secara alami seperti sekuntum bunga yang mekar dari kuncupnya. Bila tanahnya subur, maka bunga itu muncul keluar dan ia mulai berkembang secara alami dengan pancaran sinarnya sendiri.

Itu dimaksud untuk berada dalam hidup ini di mana kalian mulai merasakan cinta tanpa syarat tersebut bagi diri kalian sendiri. Ini adalah peluang luar biasa, karena hidup dalam (sebagai) manusia memiliki kecenderungan untuk mencari cinta di luar diri mereka sendiri. Ketakutan dan ketidakpastian mengendalikan kalian untuk mencari-cari di luar diri kalian sendiri. Kalian mencoba menutrisi diri kalian sendiri dengan energi-energi eksternal, agar sepertinya merasa terpuaskan, merasa dipeluk dan untuk memiliki. Tapi jalur kalian adalah jalur yang berbeda. Perintah kalian yang paling dalam dan paling suci adalah untuk menerima diri kalian sendiri tanpa menghiraukan semua pengaruh-pengaruh eksternal, untuk memeluk diri kalian sendiri dengan Cahaya mencintai yang merupakan diri kalian apa adanya. Dan itu termasuk segala lapisan-lapisan dalam dan gelap, yang lebih suka kalian sembunyikan dan tidak ingin untuk mengalaminya. Instrumen di mana kalian dapat mencintai, menerima dan memeluk diri kalian sendiri sudah tersedia di dalam diri kalian. Itu adalah Cahaya yang saya sebutkan di atas, kesadaran bahwa kalian ada. Rasakan itu untuk sejenak jauh di dalam perut kalian. Itu adalah Cahaya yang berada di luar dunia ini, dan tidak dibatasi oleh waktu dan ruang atau bentuk. Itu adalah Cahaya abadi yang sepenuhnya milik kalian dan keunikan kalian. Rasakanlah Cahaya kalian sendiri.

Kalian telah mengijinkan Cahaya dari kesadaran kalian untuk bersirkulasi melalui kaki-kaki kalian dan masuk ke area panggul dan perut kalian. Saya sekarang meminta kalian untuk membawa Cahaya itu lebih tinggi, ke area solar plexus kalian, yang bergerak melalui perut kalian. Ijinkanlah Cahaya untuk bergerak mengalir di sini dengan sangat objektif dan tenang. Solar plexus adalah pusat yang amat penting. Beberapa hari lalu, saya berbicara tentang bagaimana kalian bertindak sebagai perantara antara kekuatan dari Surga dan Bumi, antara arus dari jiwa kalian dan tubuh kalian. Solar Plexus kalian secara harfiah berada di pusat interaksi tersebut. Dalam cara sedemikian rupa ia adalah mediator. Kepribadian duniawi yang merupakan kalian adanya menemukan fondasinya di sini.

Saya ingin memberi tahu kalian tentang kepribadian duniawi. Di satu sisi, kepribadian duniawi adalah sejenis navigator yang harus berhadapan dengan banyak pengaruh yang berbeda-beda, dan yang harus mengintegrasikan dalam cara yang seimbang inspirasi dari atas, dari jiwa, dengan kekuatan-kekuatan emosional dari anak batin. Tubuh duniawi harus mengambil itu semua di dalamnya, bersama dengan pengaruh-pengaruh eksternal: orang-orang, situasi-situasi, tantangan-tantangan.

Kali terakhir saya berbicara, Saya membahas dua jenis pengaruh yang dapat menghempas kalian keluar dari keseimbangan dan menyebabkan gangguan. Yang satu adalah ketakutan dan yang lainnya adalah pengawasan, keinginan untuk memanipulasi. Jika kalian sekarang melihat pada pusat solar plexus, kalian dapat membayangkan bahwa ini adalah kedudukan dari ego, bagian dari kalian yang harus memediasi antara pengaruh-pengaruh dan arus-arus ini dan mengambil tindakan dalam dunia dari waktu dan ruang, dalam bentuk materi. Saya tidak melihat ego sebagai sesuatu yang buruk. Saya melihatnya sebagai sebuah kepentingan, diberikan karena itu diperlukan dalam dunia ini, dengan tujuan untuk membuat semua arus energi yang berbeda-beda itu berada dalam keseimbangan, sehingga kalian dapat mengekspresikan diri kalian sendiri di sini dalam lingkungan bumi/duniawi ini. Itu membuat kalian mampu memberi dan menerima.

Sekarang, secara garis besar ada dua jebakan bagi ego, yang terpusat dalam solar plexus kalian. Ego dapat membuat dirinya sendiri terlalu kecil atau ia dapat membuat dirinya sendiri terlalu besar. Jika ia membuat dirinya sendiri terlalu kecil, ia secara energetis mundur ke dalam solar plexus kalian dan menemukan dirinya sendiri dalam kondisi tegang ketakutan, marah, dan cemas. Ia berpikir secara konstan bahwa dia “tidak bisa”, bahwa ia tidak cukup baik, di mana kalian membutuhkan yang lain, dan di mana kalian tidak berdaya. Lihatlah di dalam diri kalian sendiri untuk mengetahui apakah kalian mengenali tipe ego semacam itu. Lihatlah apakah di tengah-tengah pengaruh-pengaruh utama yang kalian hadapi dalam hidup kalian – kekuatan jiwa, pemaksaan-pemaksaan emosional dari anak batin, tekanan dari dunia luar (eksternal) – kalian sering memiliki perasaan bahwa segala hal terlalu banyak bagi kalian. Lihatlah jika ego kalian menunjukkan ketakutan dan ingin bersembunyi, atau jika kalian memiliki kesulitan untuk mengambil ruang pribadi, atau jika kalian mencari-cari alasan atau cara-cara untuk menghilang dari realitas ini. Semua itu adalah bentuk dari ego yang terlalu kecil yang diatur/dikuasai oleh ketakutan, atau itu kadang-kadang bahkan men-traumatisasi.

Sekarang ada juga kemungkinan dari ego yang terlalu besar. Itu juga membuat dirinya terasa dalam area solar plexus. Ego yang terlalu besar, terasa seperti sesuatu yang meledak dan memaksa – ia menginginkan terlalu banyak. Ego yang terlalu besar menilai berlebihan kemampuannya untuk mengatur hal-hal di tangannya sendiri, untuk membentuk dan mengatur dunia. Ia terus-menerus berpikir: “Saya perlu mengorganisir ini, saya ingin mengatur ini, atau hal-hal tidak akan berjalan tanpa saya.” Ia ingin tetap memegang pengawasan dan dengan cara ini membatasi peluang-peluangnya sendiri. Karena ketika ego ingin menerapkan pengawasan terlalu banyak, ia memblokir arus impuls-impuls dari jiwa. Kalian bisa mengatakan ada orang yang tertutup matanya, atau visi terowongan, ketika kalian ingin mengawasi terlalu banyak hal-hal dari ego yang terlalu besar. Juga, ego yang besar sering memiliki sedikit hubungan dengan anak batin. Emosi-emosi dan isyarat-isyarat emosional yang muncul dari anak (batin) itu, sering diabaikan atau dilihat sebagai sesuatu yang mengganggu. Ego ingin bergerak maju mencapai tujuan-tujuannya. Itu membuat kalian terjebak dalam visi terowongannya. Lihatlah di dalam diri kalian sendiri apakah kalian mengenali sifat-sifat ini. Lihatlah bila pernah ada saat-saat dalam hidup kalian, ketika kalian berpegang erat-erat pada tujuan-tujuan ego kalian, dan takut melepaskannya.

Biasanya, kedua aspek dari ego tersebut ditemukan pada kebanyakan orang. Kadang-kadang kasusnya bagi seseorang ada penekanan lebih besar pada aspek ego yang terlalu kecil, sementara bagi yang lainnya adalah aspek ego yang terlalu besar yang memainkan trik-trik terhadap mereka. Tapi dalam kedua kasus, kalian akhirnya menjadi terputus dari hati kalian, jiwa kalian, dan emosi-emosi kalian. Cara untuk kembali ke pusat kalian, untuk mengijinkan dipulihkannya keseimbangan, dan menuju pembukaan kembali kanal (channel) menuju jiwa dan anak batin, adalah dengan melihat pada diri kalian sendiri secara penuh cinta dan meneliti dalam cara objektif, apa yang sedang kalian lakukan. Apakah kalian mencekoki kalian sendiri dengan pikiran-pikiran yang merendahkan dan kasar? Apakah kalian membuat diri kalian sendiri kecil? Kalian kemudian dapat menciptakan sebuah cerita seputar ide itu, suatu penjelasan di mana hal-hal tidak bisa berjalan selain demikian dan bahwa hal itu okay begitu adanya.

Kajilah cerita itu secara rinci. Perhatikanlah itu secara seksama dan lihatlah bagaimana cerita itu dikuasai oleh ketakutan, oleh sebuah ego yang tidak berani untuk mengambil ruang pribadi, untuk mempercayai dirinya sendiri dan kekuatannya sendiri. Kelilingilah ego tersebut dengan cinta, pengertian dan kelembutan.

Ketika ego kalian pergi terlalu kuat ke arah yang lain, ketika ia menolak untuk melepaskan dan bersikeras dalam menentukan dan mengatur segala hal, kemudian jadilah sadar akan struktur keyakinan ini, tapi lakukanlah itu dengan pandangan yang lembut dan penuh pengertian. Tertawalah tentang bagaimana kalian membuat kacau hal-hal ketika kalian bersikeras dan secara keras kepala bertahan pada visi terowongan kalian. Biarkan diri kalian terkejut secara positif oleh peluang-peluang baru. Ingatlah bahwa sering menjadi suatu keuntungan untuk tidak mengetahui sesuatu, untuk menjadi terbuka untuk sesuatu yang baru.

Mengapa saya hari ini berbicara tentang dua bentuk ego yang tidak seimbang ini? Karena itu adalah kunci untuk mampu menerima apa yang ingin diberikan hidup kepada kalian. Kalian terputus hubungan dari arus menerima dengan membuat kalian sendiri apakah terlalu kecil atau terlalu besar. Dengan melihat kecenderungan-kecenderungan ini dalam diri kalian sendiri dan tersenyum kepadanya, kalian secara alami kembali ke pusat kalian. Rasakanlah itu untuk beberapa saat. Bayangkanlah bahwa di belakang atau di samping kalian ada jiwa kalian dan di depan atau di samping kalian berdiri anak batin kalian. Rasakanlah kekuatan yang besar dan bijaksana dari jiwa kalian, yang mengetahui jauh lebih banyak daripada yang bisa kalian lakukan dengan pikiran manusia kalian. Percayailah dia!

Bayangkanlah bahwa di dalam solar plexus kalian hidup sebuah sosok/figur kecil, seorang pria atau wanita, sosok yang mewakili ego kalian, dan lihatlah kepadanya dengan sangat objektif. Apakah sosok itu menjangkau ke luar dan mencoba mengatur segala hal? Atau apakah sosok itu mundur karena semuanya menjadi terlalu banyak, terlalu membuat kewalahan, dan menimbulkan terlalu banyak ketakutan di dalamnya? Lihatlah gerakan apa yang akan diambil ego kalian, ke depan atau menjauh. Akhirnya, bayangkanlah bahwa ego kalian menjadi seimbang dan di mana sosok ini dalam solar plexus kalian berdiri dalam posisi tegak. Itu terhubung dengan jiwa kalian dan Surga dari atas, dan dengan tubuh kalian dan Bumi dari bawah. Rasakan bagaimana hal itu mendukung dan membebaskan bagi ego kalian, bagi kepribadian kalian. Segalanya menjadi lebih bebas dan lebih lancar. Itu adalah arus lembut dari cinta tanpa syarat. Ijinkanlah arus ini terjadi, dan ijinkanlah itu mengangkat kalian.

© Pamela Kribbe

Penerjemah: Dyan Andriana Kostermans

www.jeshua.net/id

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s