Steve Quayle: “Pengungkapan tentang Antartika akan Mengguncang Kepercayaan Setiap Orang

Steve Quayle: “Pengungkapan tentang Antartika akan Mengguncang Kepercayaan Setiap Orang

Dipublikasikan oleh N8Waechter pada 23 Januari 2017

Greg Hunter dari USAwatchdog.com kali ini mengundang seorang pembicara tamu, yang tidak terlalu lazim seperti haluannya yang biasa – profesional keuangan, pakar geopolitik, dll.
Ini menyangkut Steve Quayle, penulis buku AS, pedagang emas, moderator radio, pembuat film dokumenter dan peneliti di luar arus mainstream (utama).
Quayle terkenal untuk prediksinya di bidang keuangan dan geopolitik, tapi dalam wawancara yang menggemparkan ini ia membahas cabang lainnya dan dengan demikian menyinggung tema yang sangat membingungkan, karena judul besar untuk pembicaraan ini berbunyi: Antartika.

Siapa yang mengikuti media-media alternatif di jaringan dunia secara teratur, tentunya tidak melewatkan pemberitaan, bahwa Antarktis pada tahun 2016 telah memicu perhatian yang sangat besar.
Pada tahun lalu serangkaian tokoh-tokoh ternama melakukan kunjungan ke sana, di antaranya Patriarkh Ortodoks Rusia Kyrill dan Menteri Luar Negeri AS Kerry dan ini bukanlah tokoh-tokoh penting pertama, yang melakukan kunjungan ke Antarktis.

Benar bila Greg Hunter menyampaikan bahwa Antartika tidak terletak pada jalur menuju suatu kawasan krisis manapun. “Obama dapat saat melakukan kunjungan ke Suriah melakukan stop over di Jerman”, sebaliknya Antartika, terletak di luar setiap jalur perjalanan biasa.

Bagi Hunter, sebagai mantan reporter MSM (Mainstream Media), sudah jelas, bahwa sesuatu terjadi dan atas alasan ini ia mengundang Steve Quayle untuk pembicaraan. Ia (Quayle) mengatakan di awal pembicaraan tersebut:
“Apa yang tidak dimengerti kebanyakan orang – dan ini adalah penting – bahwa Amerika Serikat pada tahun 1947 mengirim kapal-kapal perang di bawah pimpinan Admiral Byrd ke Antarktis dan ini disebut sebagai “Operation Highjump.”
Mereka diharapkan menemukan pangkalan-pangkalan rahasia Nazi yang berada di sana dan menghancurkannya, yang didokumentasi dari dinas rahasia.

Ini bukan urusan berlingkup kecil: 13 kapal dan 4700 pria dan senjata AS pada saat tersebut adalah catatan kondisi teraktual. Berita buruknya adalah di mana kami mendapat dorongan besar melakukannya.
Dan bulan Februari 1948 Admiral Byrd kembali dan melaporkan kepada Kongres apa yang terjadi di sana.

Rusia secara kebetulan telah merekam sebuah video, karena mereka melakukan spionase di sana yang mana pesawat-pesawat kami bertemu dengan piring terbang-piring terbang (pesawat UFO).
Untuk menempatkan ini dalam perspektif yang benar, Quayle menekankan bahwa dua dari para pemimpin NASA adalah mantan Nazi. Greg Hunter dalam bagian ini menunjuk “Operasi Paperclip” yang sebagai hasilnya para ilmuwan Jerman, teknologi Jerman dan paten-paten Jerman dibawa ke Amerika – istilah “dicuri” tentunya lebih baik.

Quayle berkeyakinan bahwa jika orang berurusan dengan Hermann Oberth dan Wernher von Braun, maka orang harus mengingat pernyataan dari Oberth: “Jangan Anda hanya percaya bahwa kami lebih pintar dari setiap ilmuwan lainnya. Kami telah memiliki bantuan dari dunia lain.” Terkait Antartika ia selanjutnya mengatakan:

“Ketika Admiral Byrd kembali menteri pertahanan pertama ada mendampinginya untuk memberitahu rakyat Amerika apa yang terjadi di sana.” Ketika orang ini, yang bernama James Forrestal, ingin memberitahu orang-orang Amerika apa yang mendorong “Operasi Highjump”, dia dilempar keluar dari lantai 16 Naval Medical Center di Bethesda, demikian Quayle.

Dalam kaitan dengan tema Antartika bagi Quayle itu tidak hanya menyangkut mitologi, karena sudah di abad ke-15, peta Piri Reis menunjukkan Antartika bebas es, apa yang bertentangan dengan “kerangka waktu geologi modern.”
“Di sini muncul pertanyaan 1 miliar dollar, mungkin bahkan 1 triliun dollar: Mengapa para pemimpin agama dunia dan para pemimpin paling berkuasa di dunia melakukan perjalanan ke Antartika? Saya tidak percaya, bahwa Patriarkh Rusia Kyrill melakukan perjalanan ke sana untuk bertemu pinguin-pinguin. Seseorang atau sesuatu – dan itu keduanya – telah memerintahkan para pemimpin dunia, baik agama maupun politik, ke Antartika”.
Bahkan Francis Bacon pada tahun 1627 dalam “New Atlantis” telah menyebutkan teknologi kuno; mulai dari rekayasa genetika sampai gedung pencakar langit hingga senjata laser.

Orang harus berpikir tentang, kata Quayle, bahwa ada sebuah peradaban maju di Antartika.
“Ada orang-orang yang percaya kita telah diciptakan oleh alien (mahkluk luar angkasa) – saya tidak sependapat dengan ini. Saya akan membuat ini sederhana: Annunaki adalah malaikat yang jatuh,” ini ditunjukkan tulisan-tulisan Sumeria. Alkitab sebaliknya berbicara tentang “malaikat yang jatuh” dan menurut Quayle ada alasan mengapa aspek ini begitu penting:
“Kita menghadapi suatu periode di mana kita akan memiliki agama universal, pemerintah universal dan sistem keuangan yang universal,” kata Quayle. “Itu, seolah-olah semua pemimpin dunia, di antaranya terutama para pemimpin agama yang terpenting, harus menyampaikan pertanggungjawaban kepada seseorang, yang intelek secara superior, memiliki kecerdasan superior, namun yang mempersiapkan masa depan yang sangat gelap dan menyeramkan bagi dunia. Dengan kata lain: pengawasan global dari segala sesuatu dan semua orang.”

“Nazi telah menemukan bukti seperti halnya Inggris dan Rusia, untuk suatu daratan di bawah es. Piramida di Antartika kembali muncul dalam kesadaran. “Benua itu mencair, kata Quayle, dan alasan untuk ini adalah sejumlah besar gunung berapi di Antartika dan pemanasan buatan ionosfer. Di mana hasilnya pencairan es di kutub, itu tidak mengherankan.

Quayle mengatakan lebih lanjut, sudah banyak persiapan-persiapan luas untuk publikasi yang akan datang. Lembaga Vatikan, misalnya, mengajukan pertanyaan apakah “alien” bisa dibaptis. “Sesuatu terjadi dan Antartika adalah menentukan,” katanya dan mengajukan klaim:
“Karena teknologi canggih dari Drittes Reich (Reich Ketiga) … mereka telah pergi ke bawah es dan melakukan kontak dengan makhluk, makhluk perasa – yang mana disebutkan Oberth dan von Braun berulang-kali sampai kematiannya. Semua ini adalah masalah catatan dan jika orang mengumpulkan semua catatan bersama-sama, itu menunjukkan sebagai berikut: Di sana ada sebuah entitas atau kelompok entitas, yang mampu menemukan, yang memiliki teknologi canggih dan yang pada dasarnya memberi perintah kepada para pemimpin agama dan politik pada waktu kita saat ini.”

Quayle menganjurkan kepada semua, yang ingin mencari informasi tentang sifat sebenarnya dari piring terbang, untuk mencari tahu tentang mantan kepala Lockheed-Martin, Ben Rich. Rich telah mengatakan, bahwa ada dua jenis sarana pesawat: “Mereka dan kita.” Ini adalah pernyataan yang sama seperti yang telah dibuat oleh Oberth dan von Braun.
Menurut informan tingkat tinggi, ancaman umum datang dari “malaikat yang jatuh”. “Siapa yang ingin satu-agama-dunia, yang mutlak dalam perang dengan Tuhan yang terdapat dalam Alkitab? Ini akan menjadi “malaikat yang jatuh” dan Lucifer sebagai kepalanya, yang akan pergi kepada setan, di mana Setan hanyalah seorang utusan,” demikian dipaparkan Quayle dalam bukunya yang sangat berdasarkan interpretasi kepercayaan kristianinya.

Sejarah dunia bukan dalam bentuk manapun seperti yang digambarkan saat ini. Kekuasaan yang berpengaruh di latar belakang telah memberikan pemaparan cerita ini. “Tak satu pun dari para pemimpin dunia yang pernah percaya bahwa Hitler meninggal di bunker-nya,” tutur Quayle dan menyimpulkan: “Antartika akan menjadi asal pengungkapan berkelanjutan, yang akan mengguncang sistem kepercayaan masing-masing orang.”

Menjelang akhir, pembicaraan tersebut sayangnya terbeban sesuatu di bawah pengakuan terus-menerus keduanya yang berkepercayaan Kristen dan percaya pada Alkitab. Meski demikian disimpulkan bahwa Antartika adalah tema yang terkait jauh lebih luas dengan aspek sejarah dunia, dibanding yang mungkin tampak pada pandangan pertama.

Singkatnya, isi utama yang penting dari pembicaraan itu adalah sebagai berikut:
Nazi telah bergerak pada akhir Perang Dunia II ke arah Antartika. Mereka memiliki teknologi canggih dan mereka dalam pengembangan teknologi ini, dibantu oleh “malaikat yang jatuh”, yang telah ditemui warga-warga Jerman dalam gua-gua di bawah es Antartika. Tentu saja, ini semua sangat jahat dan usaha mendominasi dunia bawah dengan bimbingan dari “malaikat yang jatuh” akan membawa pada masa depan yang “suram” dan “masa depan yang gelap bagi dunia.”

Kesimpulan pribadinya yang berasal dari sudut pandangnya membuat Mr Quayle menarik kesimpulan, bahwa ia dalam jiwa yang seharusnya telah tercerahkan masih melakukan kekeliruan yang sama, seperti yang ditanam dalam kepala di seluruh dunia setelah resmi berakhirnya resmi perang senjata yang memilah dunia kedua kalinya. Masa depan akan menunjukkan secara pasti sejauh mana persepsi Kristen dan historisnya yang menjadi caranya memandang dunia, akan menemukan dirinya kembali dalam realitas.

Semua berjalan sesuai rencana…

Der Nachtwächter

***

Transkripsi dan terjemahan dari Bahasa Inggris (ke dalam Bahasa Jerman) oleh Nachtwächer

Ditemukan kosmosindo dalam http://sternenlichter2.blogspot.de/

Diterjemahkan kosmosindo dari sumber berbahasa Jerman

http://n8waechter.info/2017/01/steve-quayle-enthuellungen-ueber-die-antarktis-werden-die-glaubenssysteme-eines-jeden-erschuettern/

Sumber berbahasa Inggris http://usawatchdog.com/why-are-world-leaders-visiting-antarctica-steve-quayle/

Sumber informasi lainnya tentang Antartika http://www.theeventchronicle.com/editors-pick/future-impact-antarctica-disclosure/#

Informasi tentang Piri Reis Map (Peta Piri Reis) http://www.theepochtimes.com/n3/1165572-piri-reis-map-evidence-of-a-very-advanced-prehistoric-civilization/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s