Damai dan Santai dalam Keseharian Hidup adalah Bagian dari Alasan Kalian Menjadi Manusia

forest-700892_640.jpg

Penuh Damai dan Santai dalam Hidup Sehari-hari adalah Bagian dari Alasan Kalian Menjadi Manusia

(Being peaceful and relaxed in your daily lives is part of your reason for being human.)
Disalurkan oleh John Smallman, 3 April 2017

Kemajuan umat manusia menuju keterjagaan (awakening) berjalan dengan cepat. Namun, mungkin juga tampaknya bagi banyak dari kalian, konflik dan kekacauan di seluruh dunia semakin intensif, memburuk, bahkan mendekati keadaan bencana yang sedang dalam bahaya menjadi apokaliptik. Yakinlah ini tidak akan terjadi, kemanusiaan tidak siap untuk melompat ke dalam jurang kegelapan, karena pergeseran energi yang mana kalian para pemegang Cahaya, para pembawa Cahaya, dan para pekerja Cahaya sedang kirimkan, sangatlah penuh kekuatan dan ini menyebabkan perubahan besar dalam arah yang membawa kalian jauh dari skenario apokaliptik yang mana begitu banyak ketakutan tidak bisa dihindari.

Kalian semua berinkarnasi pada saat ini dalam evolusi umat manusia untuk memastikan bahwa keterjagaan akan terjadi, dan tidak ada yang bisa mencegahnya dari melakukan demikian karena itu adalah Kehendak Allah dan kehendak kolektif, di mana keterjagaan kalian merupakan ketetapan secara ilahi. Ya, kalian menciptakan dan membentuk ilusi, tapi Cinta Allah bagi kalian begitu kuat di mana Ia tidak akan pernah mengijinkan kalian untuk disakiti atau dirugikan secara permanen oleh permainan-permainan yang telah kalian pilih untuk bermain di sana, ketika kalian melakukan eksperimen dengan rasa salah bimbingan kalian akan kebutuhan untuk mengalami pemisahan dariNya.

Seperti kalian ketahui, meskipun itu tampaknya realitas yang terasa intensif, dunia ilusoris dari rasa sakit dan penderitaan, di mana tampaknya kalian terlibat secara begitu dalam adalah sepenuhnya ilusoris, isapan jempol dari imajinasi kolektif manusia yang tidak pernah eksis. Itu tergantung pada masing-masing dari kalian untuk membuatnya tampak nyata secara murni dengan keyakinan kalian di dalamnya, dan kalian sekarang secara kolektif menarik keyakinan kalian, dan dengan demikian itu akan kolaps.

Seperti kami di alam-alam spiritual terus mengingatkan kalian “YANG ADA HANYA CINTA!” Apa pun selain Cinta yang kalian lihat atau alami benar-benar tidak real/nyata! TAPI, selama kalian memilih untuk memblokir Cinta dengan menyajikan pikiran-pikiran yang bersifat korosif (menghancurkan), di mana kalian akan bertindak atas itu jika kesempatan muncul – seperti pembenaran, menyalahkan, kepahitan, dendam, pengkhianatan, kecemburuan/iri, benci, dll. – itu akan tampak bagi kalian bahwa kalian masih dalam sesuatu yang tampaknya nyata tetapi, bagaimanapun, dunia ilusi yang secara total tidak real/nyata, di mana rasa sakit dan penderitaan tetap menjadi aturan-aturan permainan, dan di mana pikiran-pikiran ini dilibatkan dan dimasukkan secara aktif ke dalam efek.

Kalian perlu melepaskan pikiran-pikiran menghancurkan ini hanya dengan memaafkan, pertama-tama diri kalian sendiri, dan kemudian siapa pun yang telah kalian nilai/hakimi secara negatif, karena kalian telah menganggap mereka sebagai salah atau menyalahkannya. Apa yang kalian lihat dan rasa sebagai kebutuhan untuk menghakimi/menilai dalam diri orang lain adalah sangat sering suatu aspek dari diri kalian sendiri yang telah kalian pendam atau tolak dan itu direfleksikan/dicerminkan kembali kepada kalian untuk pengakuan dan pengampunan.

Ada sangat sedikit di antara kalian yang belum memiliki momentum “Aha” ketika kalian telah melihat orang lain melakukan sesuatu yang telah kalian hakimi/nilai sebagai salah dan kemudian hampir secara langsung menyadari bahwa itu adalah bagaimana kalian akan melakukannya atau bagaimana kalian telah melakukannya sebelumnya. Kalian semua adalah cerminan bagi satu sama lain jadi perhatikanlah secara seksama terhadap apa yang membuat kalian marah/terganggu pada orang lain dan kemudian berkeinginan membuka diri kalian sendiri untuk menerima dan mempelajari pelajaran yang sedang ditawarkan.

Setelah kalian dapat mulai mengakui kepada diri kalian sendiri bahwa kalian adalah manusia, seperti orang lainnya, dan karena itu kalian membuat kesalahan-kesalahan, kemudian kalian akan dapat mengakui mereka dan memaafkan diri kalian sendiri bukannya menyangkal mereka dan berharap bahwa kalian tidak akan diketahui. Bahkan orang yang paling brilian dan kompeten pun melakukan kesalahan, jadi jangan meremehkan diri kalian sendiri karena melakukan itu, sebaliknya, legalah bahwa kalian mengetahuinya dan cukup memperbaikinya. Jika itu terlalu terlambat untuk memperbaikinya kemudian mintalah maaf kepada mereka yang terkena dampaknya dan tebuslah kesalahan itu dengan cara terbaik yang kalian bisa.
Orang jauh lebih suka ketika orang lain mengakui dan memperbaiki kesalahan mereka bukannya menutupi kesalahan mereka bukannya menutupi kesalahan itu dan berharap bahwa mereka tidak akan dilihat/diketahui atau di mana mereka akan menyalahkan pada orang lain.

Orang yang mencintai selalu mengakui kesalahan mereka dan mengambil tanggung jawab penuh untuk itu, dan sebagai hasilnya mereka adalah jenis orang yang selalu dikagumi dan dihormati untuk integritas dan keberanian mereka. Setiap orang dari kalian adalah Cinta yang berinkarnasi, jadi pancarkanlah Cahaya kalian secara terang, jadilah Cinta itu yang merupakan kalian yang sesungguhnya, dan ambillah tanggung jawab penuh untuk cara kalian menjalani hidup kalian. Ketika kalian melakukan ini, beroperasi dari kejujuran dengan cinta dan integritas, hidup kalian akan mengalir jauh lebih lancar karena ketakutan kalian untuk membuat kesalahan akan menjadi jauh lebih berkurang intensif, dan ketika rasa takut kalian berkurang, kalian dapat melihat jauh lebih jelas dan sebagai konsekuensinya kalian membuat kesalahan jauh lebih sedikit .

Seperti yang kalian semua sadari dengan baik, di saat orang-orang terburu-buru dan bergegas terjadi kecelakaan, mulai dari menumpahkan secangkir kopi sampai membuat keputusan cepat dan sangat keliru untuk pergi berperang! Ketika kalian membiarkan diri kalian sendiri untuk melambat, meskipun kalian mungkin akan “menjadi” terlambat, tingkatan stres kalian berkurang, tekanan darah kalian menurun, dan kalian hampir pasti tiba pada waktunya, di mana sebenarnya kalian tidak benar-benar terlambat.

Namun, jika kalian sering terlambat untuk janji-janji pertemuan, maka kalian mungkin perlu untuk mengatasi masalah ini dengan memungkinkan lebih banyak waktu untuk sampai ke sana. Seringkali, karena orang-orang dilanda stres dan tampaknya memiliki begitu banyak yang harus dilakukan dalam satu hari, mereka apakah mencoba untuk menyesuaikan sesuatu yang ekstra di antara janji-janji pertemuan yang tidak mungkin dilakukan dalam waktu yang tersedia, atau, karena mereka benci harus menghadiri suatu pertemuan atau acara, mereka menunda keberangkatan mereka, terjebak kemacetan lalu lintas yang sudah bisa diramalkan dengan mudah, dan kemudian menyalahkan keterlambatan mereka pada keadaan “yang di luar pengawasan mereka”. Kalian semua tahu orang-orang yang selalu datang terlambat, korban sindrom – “saya tidak bisa membantunya!”

Kalian semua anak-anak yang dikasihi Allah, secara ilahi dicintai di setiap saat, dan tidak ada yang dapat kalian lakukan yang akan mengubah itu. Oleh karenanya, berhentilah menjalankan pikiran-pikiran negatif tentang diri kalian sendiri yang meremehkan dan menghakimi, sebaliknya cukup mengingatkan diri kalian sendiri bahwa kalian sedang memainkan permainan di dunia ilusi di mana kemampuan-kemampuan kalian sangat dibatasi – oleh pilihan kalian sendiri – dan bahwa apa yang akan kalian nilai tentang diri kalian sendiri sebagai tidak layak, tidak dapat diterima, atau bahkan memalukan hanyalah peluang-peluang bagi kalian untuk memaafkan dan menerima diri kalian sendiri sebagaimana Ayah kalian melakukannya.

Ketika kalian dapat memaafkan diri kalian sendiri, menjadi jauh lebih mudah untuk memaafkan orang lain, karena mereka tidak lagi mencerminkan balik ketidakmampuan kalian kepada kalian, dan kalian akan menemukan diri kalian sendiri merasa jauh lebih damai dan santai ketika kalian menjalani kehidupan sehari-hari kalian.

Menjadi damai dan santai dalam kehidupan sehari-hari kalian adalah bagian dari alasan kalian untuk menjadi manusia pada saat ini, karena medan-medan energi kalian selalu berinteraksi dengan medan-medan energi orang lain, dan medan-medan energi yang damai dan mencintai, membantu sangat besar dalam proses keterjagaan umat manusia karena itu menyediakan ketenangan untuk mengimbangi stres dan ketakutan dalam medan-medan energi dari orang-orang dengan siapa mereka berhubungan.

Jadilah Cinta, jadilah Damai, dan kegembiraan dalam hidup yang telah Tuhan berikan kepada kalian untuk membawa kepada kalian sukacita abadi.

Saudara yang mencintai kalian, Yesus.

Diterjemahkan kosmosindo dari sumber https://johnsmallman2.wordpress.com/2017/04/03/being-peaceful-and-relaxed-in-your-daily-lives-is-part-of-your-reason-for-being-human/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s