Pesan Kelompok Arcturian – Menyeimbangkan Energi Maskulin dan Feminin Dalam Masing-Masing Individu

asmara_heart-1137258_640

Pesan The Arcturian Group disalurkan oleh Marylin Raffaele – 9 April 2017 (http://www.onenessofall.com/)

Salam orang-orang sayang, kami datang dalam cinta dan membawa bimbingan bagi semua yang mencoba begitu keras untuk memberi makna bagi dunia dan bagaimana itu berhubungan dengan kenaikan (ascension). Jangan mengira bahwa di sana tidak ada kemajuan, karena seperti telah kami jelaskan sebelumnya, energi-energi padat dan berat yang diciptakan oleh umat manusia yang selama berabad-abad hidup dalam ketakutan dan hati yang tertutup harus dibersihkan secara global dan pribadi, dengan tujuan termanifestasinya energi-energi cinta tanpa syarat.

Tuhan, Sumber, Kesadaran Ilahi, atau apapun nama yang kalian pilih untuk menyebut ITU, adalah utuh dan lengkap, dan keseimbangan yang sama dari energi maskulin dan feminin. Feminin Ilahi adalah aspek Ibu/Tuhan dari SATU, sementara maskulin Ilahi adalah aspek Ayah/Tuhan dari SATU. Banyak di dunia yang meneruskan memberi pengakuan dan penghargaan hanya bagi aspek Ayah/Tuhan, dan menolak paruh lainnya dari Tuhan sebagai tidak penting atau bahkan tidak eksisten. Banyak agama melanjutkan bahkan pada hari ini untuk mempromosikan interpretasi kebenaran yang secara garis besar palsu ini.

Energi-energi feminin Ilahi terpusat dalam hati, mengalir sebagai cinta tanpa syarat, dan secara mutlak penting untuk keseluruhan. Tanpa aspek feminin Tuhan, kalian memiliki dunia otak kiri paternalisme yang absen akan cinta yang mana secara tepat apa yang sekarang sedang kalian saksikan di begitu banyak tempat. Hati yang tertutup tidak mampu untuk mengalirkan energi-energi yang menerima, intuitif, kreatif dari Feminin Ilahi, yang menghasilkan ketidakseimbangan dan terlalu berlebihan (overload) energi-energi maskulin—energi-energi aktif, menjadi, melakukan, hukum dan kekuatan.

Ketidakseimbangan ini dapat mudah diamati di mana-mana di seluruh dunia, terutama termanifestasi di Timur Tengah, di mana kebanyakan perempuan masih hidup di bawah dominasi dan kendali dari maskulin. Pada titik tertentu dalam evolusi spirit setiap orang datang suatu kesadaran akan ketidakseimbangan ini dan mereka mulai bertanya-tanya secara intuitif dan secara halus berbagai konsep dan keyakinan yang sebelumnya diterima sebagai normal.

Pria dan perempuan yang telah menempuh masa-masa kehidupan dengan hati yang tertutup, yang membuat terblokirnya ekspresi penuh dari energi-energi Femimin Ilahi, akan mendapati proses keterjagaan sebagai waktu-waktu yang membingungkan dan menyakitkan karena mereka telah membentuk indentitas mereka dan harga diri mereka berdasarkan mitos-mitos maskulin lebih penting dibanding feminin. Namun, proses pembukaan hati itu hanya dapat dimulai ketika seseorang menyadari bahwa itu tertutup.

Sejumlah contoh dari pertanda karakter pria dan wanita yang membatasi diri mereka sendiri hanya pada maskulin adalah; mengambil tanggung jawab untuk setiap situasi, apakah itu pada tempatnya atau tidak. Mendominasi dan merasa memiliki kebutuhan untuk selalu memberi tahu orang lain apa yang harus dilakukan, memandang opini dan keyakinannya sendiri adalah satu-satunya yang benar, dan bersikap hanya dirinya yang benar (“my way or highway”) tidak mempedulikan perasaan, kebutuhan atau keyakinan orang lain.

Para pria dan wanita dapat juga menjadi tidak seimbang dengan energi feminin yang termanifestasi sebagai seseorang yang secara terus-menerus tergantung pada orang lain dalam keyakinan bahwa mereka apakah tidak berharga untuk memiliki opini-opini dan pilihan-pilihan sendiri, atau tidak mampu berpikir secara mandiri. Karena keyakinan-keyakinan ini mereka secara terus-menerus memberikan kekuatan pribadinya kepada orang lain. Sering kali mereka, yang secara terbuka dan emosional “mencintai” segala hal dan setiap orang dalam cara yang salah dan seringkali mengganggu, karena tidak ada kualitas-kualitas maskulin yang dibawa untuk keseimbangan.

Mayoritas dari orang-orang adalah kombinasi dari kualitas-kualitas ini dengan hati yang sebagian terbukan atau membuka sekarang ketika energi-energi kenaikan (ascension) mendesak pembersihan memori sel-sel lama. Ketidakseimbangan ini sedang mulai dikenali secara global dan pribadi karena manusia sekarang telah cukup berkembang untuk mengoreksinya. Jika seseorang secara spiritual siap dan sadar hanya mengignorir kebutuhan untuk mengikutsertakan keseimbangan ke dalam hidupnya, “panggilan terjaga” akan menyusul, yang mendesak orang itu untuk menggunakan energi-energi maskulin atau feminin yang diperlukan.
Misalnya: Seorang wanita yang terlalu feminin yang telah selalu tergantung pada suaminya dan orang lain untuk mengatakan kepadanya apa yang harus dilakukan, tiba-tiba menemukan dirinya sendian dan terpaksa mengaktifkan aspek femininnya dengan tujuan bertahan hidup. Mula-mula ia ketakutan, tapi segera menemukan bahwa ia dapat melakukannya. Secara bertahap ketakutan-ketakutan lama menghilang dan ia berhasil keluar dari kondisi kesadaran sebelumnya, berkembang memasuki kondisi kesadaran yang baru dan lebih seimbang.

Individu-individu yang telah menjalani masa kehidupan demi masa kehidupan sebagai satu jender, pada suatu titik menyadari bahwa dia (pria/wanita) harus hidup sebagai jender lainnya dengan tujuan berkembang secara spiritual memasuki keseimbangan yang diperlukan. Oleh karena itu dia (pria/perempuan) memiliki untuk berinkarnasi sebagai jender yang diperlukan, tapi setelah berada di bumi, orang-orang yang disayangi ini sekarang tidak menyadari akan pilihan mereka, yang sampai pada meyakini bahwa tentunya ada alasan medis untuk kebingungan jenis kelamin (jender) mereka.

Kebingungan jender ini adalah hasil dari individu-individu, yang mengalami resonansi energi yang dominan dari masa-masa kehidupan sebelumnya yang masih aktif dalam memori seluler mereka dan mereka berasumsi bahwa mereka sedemikian rupa berada dalam tubuh yang salah.

Individu-individu yang terjaga menuju kebenaran akan keseimbangan tapi yang sampai saat ini telah hidup menurut keyakinan-keyakinan ketat dimensi ketiga terkait peran-peran pria dan wanita, memiliki ketakutan besar untuk melangkah keluar dari tatanan tersebut. Ketika keluarga dari seseorang, teman-teman, gereja, dll. masih berpegang erat pada konsep-konsep jender, keterjagaan seseorang itu harus terjadi secara hening dalam dirinya sendiri. Jika ia tidak menolaknya, kesadarannya akan secara lembut mulai terbuka dan bergeser ke dalam suatu pengertian baru dan lebih tinggi akan peran-peran sejati dari pria dan wanita.

Menerima bahwa keberadaan feminin sama pentingnya seperti halnya maskulin dapat menjadi proses yang membuat kewalahan bagi orang-orang yang telah tumbuh dewasa dalam masyarakat yang mempromosikan pria lebih berharga daripada wanita. Namun, banyak yang sekarang siap untuk mengerti dan menerima kepentingan vital dari energi Ibu Ilahi — energi-energi yang menerima, intuitif, kreatif, mencintai tanpa syarat yang memanifestasi pada semua tingkat — secara fisik, emosional, mental dan spiritual.

Demikian juga, pada nilai dan kepentingan yang setara adalah energi-energi maskulin Ilahi — yang aktif, yang mengadakan, melakukan, pemikir. Bagian-bagian dari energi Tuhan Ayah ini secara setara diperlukan untuk ekspresi yang lengkap dan menyeluruh dari Tuhan. Mereka dimaksud untuk bekerja secara tandem (saling membantu) dengan feminin sehinggal semua tindakan dapat diperhalus dengan cinta tanpa syarat.

Seorang wanita yang seimbang, terlihat dan bertindak feminin tapi menghormati dirinya sendiri, mampu mengatakan tidak, mengenali kekuatan di dalam (batin)-nya sendiri, dan tidak takut untuk melakukan tindakan jika diperlukan dengan aksi-aksi yang mencerminkan kebutuhan, bukan keinginan, dari semua yang terlibat. Seorang pria yang seimbang adalah seseorang yang membuat keputusan-keputusan dan menikmati aktivitas-aktivitas maskulin, tapi tidak takut untuk mencintai dan dicintai, menghormati yang lainnya, dan tidak merasa adanya kebutuhan untuk mendominasi yang lainnya dengan tujuan mengalami harga diri.

Kami tidak berbicara tentang wanita yang mencoba untuk menjadi pria, atau pria yang mencoba untuk menjadi wanita. Kami berbicara tentang evolusi manusia memasuki keutuhan spiritual melalui penerimaan dan ekspresi dari kedua paruh (bagian) dari Keutuhan Ilahi. Seorang wanita yang seimbang akan terus terlihat dan bersikap dalam cara feminin seperti halnya pria yang seimbang akan melanjutkan bertindak dan terlihat maskulin, tapi setelah kedua pusat-pusat (energi) terbuka (otak kiri dan hati) mereka akan mampu untuk hidup dan mengekspresikan kedua aspek dalam setiap situasi.

Kesadaran dimensi ketiga terus mempromosikan melalui film-film, TV, surat kabar, game (permainan), dan iklan-iklan, konsep-konsepr dari “pria sebenarnya” sebagai hanya mereka yang keras, dominan dan berkuasa, tanpa mempertimbangkan/memperhatikan orang-orang yang mungkin disakiti dalam proses tersebut. Banyak yang masih menerima mitos-mitos ini karena sebagian besar dipromosikan oleh mereka yang sedemikian rupa menarik keuntungan dari kelanjutan (mitos) tersebut.

Itu adalah alasan begitu banyak terjadinya kasus bunuh diri di kalangan militer pada saat ini, karena setelah membuat komitmen-komitmen dalam antusiasme untuk bertugas, orang-orang yang dikasihi ini sering menemukan diri mereka mengalami konflik batin yang besar karena hati mereka telah mulai terbuka. Mereka disebut para pahlawan yang kembali ke rumah dan takut mengecewakan keluarga, teman-teman dan semua yang akrab dengan mereka yang masih memegang keyakinan-keyakinan bahwa perang dan kekerasan sebagai solusi yang wajar.

Media terus melanjutkan mempromosikan konsep-konsep wanita ideal sebagai makhluk ang secara fisik sempurna dan indah tapi agak tidak berotak dan membutuhkan seorang pria untuk menjadi berharga. Pria yang ideal dipromosikan sebagai makhluk yang secara fisik kuat dan penuh daya, mengambil tindakan dalam setiap situasi sesuai cara”nya” demikian juga kaya dan tampan, dan bersama-sama mereka akan bahagia selamanya. Konsep-konsep ini akan segera menghilang dari mayoritas, tapi masih ada banyak, bahkan di antara mereka yang berkembang, yang berpikir tentang diri mereka sendiri sebagai “separuh dari pasangan” dan memerlukan “orang yang tepat” dengan tujuan menjadi utuh.

Kalian adalah dan sudah selalu utuh dan lengkap dengan atau tanpa orang lain. Jangan pernah lupa akan hal itu. Banyak yang telah memasuki hubungan yang mempercayai bahwa mereka akan menemukan kebahagiaan dan kelengkapan abadi sekarang mempelajari pelajaran-pelajaran penting tentang kelengkapan diri sendiri dalam cara yang keras, melalui pengalaman-pengalaman yang sulit.

Bagi setiap jiwa yang berkembang akan tiba pada saat untuk menyeimbangkan energi-energi maskulin dan feminin yang sudah selalu hadir dalam keterpenuhan mereka dalam setiap individu. Diri maskulin melindungi dan mendukung diri feminin, dan diri feminin mencintai dan menerima untuk ide-ide dari diri maskulin, mendukung satu sama lain tanpa lebih rendah dari yang lainnya.

Selama pengalaman berbagai masa kehidupan yang berdasarkan dualitas dan pemisahan, individu-individu telah belajar bahwa hidup tidak terlalu sakit jika mereka menutup hati mereka yang telah menghasilkan ciptaan-ciptaan yang tidak seimbang yang kalian saksikan dalam dunia pada saat ini. Banyak yang telah ditulis dan disalurkan (di-channel) untuk memiliki hati yang terbuka. Ini bukan hanya kata-kata yang indah, karena hati adalah tempat di mana Feminin Ilahi beristirahat sampai itu diakui.

Sebuah hati yang terbuka dalam keseimbangan dengan maskulin mengijinkan jiwa untuk hidup dalam keterpenuhan dibanding hanya sebagai separuhnya.

Kami adalah Kelompok Arcturian 4/9/17

diterjemahkan kosmosindo dari sumber http://www.onenessofall.com/2017-1.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s