Kesadaran Yang Mengenal Substansi dari Semua yang Diperlukan, Tersedia Dalam Diri

space-909719_640

Pesan The Arcturian Group disalurkan oleh Marylin Rafaele, 4 Juni 2017

Adalah pekerjaan yang kami cintai untuk menasihati dan membantu setiap orang untuk terjaga memasuki sebuah kondisi kesadaran baru dan lebih sebenarnya. Kalian melakukan pekerjaan yang baik dalam hal itu, meskipun kebingungan yang sering dihasilkan dari penemuan bahwa banyak keyakinan yang dicoba dan keyakinan sebenarnya tidak lain sebagai konsep-konsep yang diterima sebagai realitas. Langkah pertama untuk semua perubahan adalah kesadaran.

Gaia dan semua orang-orangnya sedang mengalami energi-energi yang bergeser besar-besaran ke dalam cara-cara lebih tinggi dan lebih sebenarnya dari pengertian. Penutup penglihatan terlepas dan ini dapat menjadi traumatis bagi mereka yang belum tersiapkan karena setiap orang telah menempuh hidup ratusan masa kehidupan dalam kepadatan sistem keyakinan dimensi ketiga, memeluk itu sebagai realitas. Membuka terhadap dan menerima apa yang telah dibentuk dari konsep-konsep ilusoris dualitas dan pemisahan dapat menjadi sangat sulit untuk diterima.

Tahap-tahap awal keterjagaan sering diikuti emosi-emosi rasa bersalah dan malu. Ini karena ketika tindakan-tindakan tertentu di masa lalu diingat dengan kesadaran baru, mereka mengenali telah bersikap negatif dan egoistis. Ketika dan jika ini terjadi, terimalah dengan mencintai bahwa kalian telah bertindak dari rasa tertinggi yang kalian anggap benar pada saat tersebut, itulah semua yang perlu dilakukan oleh setiap orang, dan ingatlah bahwa rasa bersalah dan penyesalan adalah emosi-emosi yang berdasarkan identifikasi dengan rasa yang salah dari diri.

Pada saat yang sama, sadarilah bahwa banyak dari pengalaman-pengalaman di masa lalu, yang sekarang menyebabkan rasa malu atau penyesalan, sebetulnya adalah interaksi-interaksi, peluang-peluang penting yang telah direncanakan sebelumnya, untuk pertumbuhan spiritual semua yang terlibat. Perhatikanlah emosi-emosi ketika mereka muncul, jangan menolaknya tapi lihatlah mereka sebagai tanda-tanda yang sempurna yang menunjukkan pada keyakinan-keyakinan salah–“apa yang saya percayai yang membuat saya merasa seperti ni?”

Ini adalah waktu untuk mulai berpikir tentang, mempercayai pada, dan menerima diri kalian sendiri sebagai Makhluk-Makhluk Ilahi, sebagai SAYA ADA dibanding rasa pribadi sebagai diri dari Mary atau Jim. Ya, dunia akan terus melihat kalian sebagai manusia dan kalian akan melanjutkan aktivitas-aktivitas manusia kalian, tapi sampai kalian dapat menerima dan mengetahui diri kalian sendiri sebagai SAYA ADA, kalian akan selamanya berada pada perjalanan mencari. Perjalanan-perjalanan dimaksud untuk membawa ke suatu tempat, bukan dimaksud untuk pergi tanpa arah tertentu.

Jika kalian terus melanjutkan berpegang hanya pada rasa diri sebagai (sebuah) pribadi, ini memblokir pencapaian kondisi kesadaran yang lebih tinggi. Banyak yang menerima secara intelektual ide-ide kesatuan (keesaan), tapi terus memegang erat-erat rasa yang salah dari diri yang mempercayai dirinya sendiri hanyalah manusia, terpisah dan tidak layak untuk berada Satu dengan Tuhan. Banyak, terutama mereka yang tenggelam dalam doktrin-doktrin agama, masih menganggap gagasan kesatuan sebagai sakrileg — keyakinan-keyakinan tidak tercerahkan yang sama yang membawa pada penyaliban Yesus.

Identifikasi diri sebagai DIRI, Satu dengan Sumber dan semua yang adalah Sumber itu, merupakan tingkat berikutnya dari evolusi spiritual, dan sampai seorang pelajar kebenaran bersedia untuk mengambil langkah menerima bahwa semua yang hidup adalah ekspresi dari SATU Hidup Ilahi termasuk diri mereka sendiri, mereka tidak dapat pergi lebih tinggi dalam kesadaran spiritual, tapi tetap berada pada roda yang tidak bergerak ke mana-mana dan terus-menerus dalam pencarian.

Ketika kalian menempuh hari-hari kalian, gunakanlah setiap pengalaman untuk mempraktekkan mengetahui “SAYA ADA”. Misalnya ketika kalian melihat ke dompet kalian dan tidak menemukan apa pun di sana, daripada mengatakan kepada diri kalian sendiri: “Saya tidak punya uang” yang akan melayani secara sempurna untuk menciptakan hal tepat seperti itu, sebaliknya katakanlah: “Ya, saya melihat dan mengenali tampilan dari kekurangan, tapi saya tahu bahwa saya, sebagai SAYA ADA dipertahankan sendiri dan dirawat sendiri dan oleh karena itu saya adalah substansi dari kelimpahan.” Dan kemudian arus mengalir, hidup dari “Saya punya” bukannya “Saya tidak punya” dalam mengenali bahwa kalian adalah pencipta-pencipta penuh kekuatan.

Arus dapat terjadi pada semua tingkatan, membagikan barang-barang fisik yang tidak lagi kalian gunakan atau perlukan dan menyumbangkan uang, bahkan meskipun itu sepeser. Secara emosional meluangkan waktu untuk mendengarkan orang yang perlu tempat mengadu, dan secara mental mengetahui kebenaran tentang orang lain. Kunci untuk menggeser kesadaran dari “Saya kekurangan” menuju “Saya punya” berkaitan dengan segala hal (tidak hanya uang), adalah menyadari bahwa semua kebaikan mengalir melalui kalian, bukan dari kalian.

Jangan mengharapkan sekeranjang uang tiba-tiba jatuh dari langit, tapi ketahuilah bahwa kalian sedang berada di jalan menggeser ke dalam dan mengalami hasil dari realisasi Keesaan kalian, sebuah kesadaran yang mengetahui Tuhan tidak memberi kelimpahan, melainkan Tuhan ADALAH kelimpahan dan oleh karena itu “Saya adalah kelimpahan” dalam semua bentuknya– (ide-ide, kreativitas, kebijaksanaan, kedamaian, dsb.) Suatu kesadaran yang mengetahui substansi dari semua yang diperlukan sudah hadir dalam DIRI.

Kalian secara spiritual siap untuk memisahkan “mencari” dari “berada” dan bergerak ke dalam realisasi bahwa “Saya adalah segalanya yang saya cari”. Kalian telah melakukan pekerjaan itu dan siap untuk bergerak melampaui; “Jika saya dapat hanya mengetahui kebenaran secara mencukupi, kebaikan akan datang kepada saya”. Pikirkanlah tentang dua pernyataan itu karena di sana ada perbedaan yang tipis tapi sangat penting.

Itu adalah kemampuan untuk hidup dalam setiap situasi sebaik yang dapat kalian lakukan (juga meskipun perlu untuk mengambil sejumlah langkah manusia) dari suatu tempat; meskipun tampilan-tampilannya, saya berdiri dalam kebenaran bahwa saya adalah substansi, energi dan realitas dari kelengkapan dan keseluruhan dalam semua bentuknya karena saya, yang merupakan Saya Ada adalah Ilahi, Tuhan, Sumber yang memanifestasi dan mengekspresikan Dirinya sendiri sebagai saya.

Kebenaran selalu tampak tidak mengetahui dan naif bagi yang tidak terjaga, tapi kalian yang siap, harus mulai keluar dan melakukan perbedaan, hidup dari kesadaran kalian. Ini tidak berarti bahwa tiba-tiba tidak ada lagi ketidakselarasan, karena kalian belum mencapai itu sepenuhnya, tapi itu artinya kalian telah memulai proses berada “di dalam dunia, tapi bukan darinya.”

Ketika energi-energi lama yang telah dibawa melalui banyak masa kehidupan terlihat, dibersihkan dan dilepaskan, dan kalian mulai mempercayai dan mengandalkan lebih banyak pada realitas dari siapa dan apa kalian adanya, ini akan mulai dicerminkan dalam adegan di luar.

Secara kontinyu menerjemahkan hal-hal yang tampak biasa dari kehidupan sehari-hari ke dalam kebenaran yang ditunjukkannya, membuka dan melatih pikiran untuk cara-cara baru menginterpretasikan. Pikiran manusia hanya bisa mengandalkan pada apa yang sudah ada dalam kesadaran pribadi dan konsensus. Pikiran adalah jalan dari kesadaran. Kebanyakan pengalaman dari mereka yang hidup sepenuhnya dalam sistem kepercayaan dimensi ketiga adalah ekspresi-ekspresi kebiasaan dan pikiran yang tidak tercerahkan–celoteh pikiran diterjemahkan ke dalam manifestasi.

Kalian adalah Mahkluk-Makhluk Ilahi. Kalian adalah satu dengan Sumber. Kalian adalah lengkap dan utuh– SEKARANG, tidak setelah bertahun-tahun pelajaran, kelas-kelas (kursus), buku-buku dan upacara. Evolusi secara sederhana adalah perjalanan bergerak dari ketidaksadaran menuju KeSATUan, ke dalam kesadaran penuh dan mengalami ITU.

Ini TIDAK berarti kalian tidak pernah dapat mengambil kelas/kursus, membaca sebuah buku atau melakukan meditasi-meditasi khusus yang mungkin kalian dibimbing untuk melakukannya, melainkan maknya lebih sebagai kalian melakukan hal-hal ini dengan pengertian bahwa mereka tidak dapat membuat kalian spiritual, tapi mungkin membuat kalian terjaga secara lebih mendalam ke dalam pengertian, bahwa kalian sudah spiritual.

Evolusi spiritual haruslah sebuah proses karena tubuh fisik tidak dapat menahan keterpenuhan energi Cahaya sekaligus. Ada pernah terjadi pergeseran-pergeseran langsung, tapi ini hal yang jarang dan terjadi hanya jika suatu individu telah benar-benar dipersiapkan dari masa-masa kehidupan sebelumnya, atau ketika Makhluk yang sudah sepenuhnya berkembang secara spiritual mengambil bentuk manusia dengan tujuan membimbing dunia.

Setiap sel dari setiap organ dalam tubuh fisik membawa memori seluler, yang mana organ-organ ini mengasosiasikan diri atau berfungsi dari masa-masa kehidupan yang lain. Energi-energi lama ini didasarkan pada ilusi tapi meskipun demikian masih beresonansi dan mempengaruhi seorang individu, sampai berhasil dilihat dan dilepaskan atau suatu kondisi kesadaran tercapai, di mana mereka bubar begitu saja ke dalam bukan apa-apa seperti mereka adanya, membebaskan orang itu dari pengaruh fisik, mental, emosional atau spiritual yang (dulu) ditimbulkannya.

Energi-energi kebenaran adalah realitas, tapi energi-energi dari ilusi masih memegang pengaruh dominan bagi kebanyakan orang di dunia, karena keyakinan-keyakinan tidak tercerahkan bermanifestasi ke luar sebagai bentuk dan apa yang dapat dilihat oleh mata-mata fisik. Pencerahan datang dari Pengampunan, ketika seseorang cukup berkembang untuk mengerti dan memeluk kebenaran. Kalian yang membaca pesan-pesan ini siap, jika tidak, kalian tidak akan membaca atau bahkan mengerti pesan-pesan tersebut.

Sekarang tiba waktunya untuk bergerak ke dalam kebenaran, tidak hanya sekedar memikirkan itu, membicarakan itu, dan mencari itu, tapi menjadi itu. Jika seorang individu terus mencari ke luar setelah mengetahui bahwa segala yang dicarinya sudah ada di dalam, mereka menahan diri mereka sendiri dalam energi lama yang akan terus bermanifestasi sebagai dualitas dan pemisahan, dan sering bertanya “mengapa”. Karena setiap orang memiliki keinginan bebas, pilihan selalu dihargai. Apakah kalian mempercayai pada SATU dan bahwa SATU itu memanifestasi Dirinya sendiri sebagai kalian atau tidak?

Penghindaran dapat berlanjut untuk banyak masa kehidupan karena dalam banyak hal itu lebih mudah. Ada kehadiran konsensus kesadaran yang mendorong pilihan-pilihan dimensi ketiga. Menempuh hidup kebenaran, pada awalnya adalah sulit karena itu membutuhkan kesiaagaan yang konstan untuk menggeser pikiran seseorang sepanjang hari dan seringkali ada seperti rasa terputus hubungan dari mereka di sekelilingnya yang membawa pada rasa kesepian. “Apakah saya satu-satunya orang yang melihat hal-hal dalam cara ini?”

Rasa terputus hubungan ini hanya sementara karena itu tidak memiliki hukum untuk mendukungnya, dan itu hanyalah ekspresi dari energi-energi lama pemisahan yang masih beresonansi.

Tahap-tahap awal menghidupi kebenaran seringkali sulit, karena berpikir dan bertindak seringkali terjadi berdasarkan kebiasaan yang nyaman tapi cara-cara ilusoris yang mana kalian perlu menghadapi usaha besar mengoreksi proses cara berpikir tersebut. Seiring waktu,
Seiring waktu, kegigihan dan latihan yang serius (serta porsi rasa humor yang sehat) hidup sebagai “SAYA” bukan hanya sebagai Maria, Joe atau Jim, tanpa susah payah secara bertahap mencapai kondisi kesadaran yang hidup.

Hanya ADA Sumber dalam kelengkapan tanpa batas. ITU adalah apa kalian adanya. Jadilah ITU.

Kami adalah Kelompok Arcturian      6/4/17

Diterjemahkan kosmosindo dari sumber http://www.onenessofall.com/2017-2.html

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s