Jadilah Pengamat Kehidupan

sunset-1018456_1280

Pesan Para Malaikat disalurkan oleh Ann Albers

Teman-teman sayang, kami begitu sangat mencintai kalian,

Kalian semua melihat pada satu sama lain melalui jendela-jendela perspektif kalian masing-masing. Kalian semua hanya mencoba untuk menampilkan siapa kalian adanya dalam cermin-cermin kehidupan. “Bagian puzzle Ilahi apakah saya,” kalian bertanya. Kalian mempelajari jawabannya, secara sebagian, dengan mengamati orang lain dan mempelajari apa yang beresonansi dan apa yang tidak.

Kalian memiliki kekuatan untuk hidup dalam realitas yang sangat ekspansif dan indah, atau dalam realitas yang sangat membatasi, berkontraksi dan sempit. Kalian dapat menikmati mempelajari tentang perspektif orang lain atau kalian dapat menyia-nyiakan hidup berharga kalian, memaksa menyalahkan mereka dan menghakimi mereka.

Kami tidak mengatakan kalian harus menari dengan setiap manusia atau setuju dengan setiap perspektif. Jauh dari itu.

Kami hanya menyarankan kalian menjadi para pengamat hidup, ketimbang menjadi hakim-hakimnya. Ketika kalian mengamati hidup, kalian melihatnya seperti anak-anak melihatnya, dan seperti Tuhan melihatnya. Kalian menyaksikan apa yang terjadi di sekitar kalian dengan kekaguman. Kalian tidak berkata, “Ini seharusnya tidak begitu! Itu salah! Bagaimana mereka dapat berpikir seperti itu!” Sebaliknya kalian berkata, “Itu menarik. Saya menyukai ini dan saya tidak menyukai itu. Saya setuju dengan ini dan tidak dengan itu.” Kalian memiliki perspektif kalian sendiri, tanpa harus menyalahkan siapa pun.

Ketika kalian terbuka pada perspektif-perspektif lainnya, kalian menjadi ibaratnya anak kecil di kebun binatang. Kalian menyaksikan semua makhluk-makhluk yang berbeda dan perilaku-perilaku mereka yang berbeda dengan suatu rasa kekaguman dan ketertarikan. Kalian menjadi ingin tahu. Mengapa orang-orang bertindak seperti cara mereka. Mengapa mereka berpikir dengan cara mereka? Seperti apa saya? Dibanding menghakimi kalian mengamati. Kalian belajar tentang dunia di sekitar kalian. Kalian belajar tentang orang-orang yang berbeda dari kalian. Kalian juga belajar tentang diri kalian sendiri ketika kalian mulai mengenali kesukaan-kesukaan kalian sendiri. Kalian tidak menyukai yang lainnya. Kalian tidak harus merasa bersalah atau bahkan menghakimi perasaan-perasaan kalian. Kalian hanya beranjak pergi dan menghabiskan lebih banyak waktu dengan mereka yang kalian sukai.

Dalam cara ini kalian juga dapat mengamati manusia-manusia tanpa penghakiman apapun. Kalian dapat memiliki kesukaan dan ketidaksukaan kalian tanpa kebutuhan apapun untuk merasa bersalah atau menghakimi kecenderungan-kecenderungan kalian. Kalian dapat mencintai cahaya di dalam semua orang, sambil tidak menyukai kepribadian atau perilaku sejumlah darinya. Kalian tidak perlu menghakimi mereka, menyalahkan mereka atau mengecam mereka. Akankah kalian perlu mengecam atau menghakimi vanila jika kalian lebih menyukai coklat? Tentu saja tidak. Kalian dapat hanya berkata “Saya mencintai es krim tapi secara jujur lebih memilih coklat”. Hal yang sama kalian dapat berkata, “Saya mencintai cahaya yang hidup di dalam semua manusia tapi beberapa membuat saya frustrasi jadi biarkan saya menggeser fokus saya pada mereka yang saya merasa lebih banyak bisa cocok.”

Orang-orang sayang, dunia kalian adalah jaringan menakjubkan dari keragaman dalam skema besar penciptaan. Itu dimaksud untuk menjadi demikian. Cahaya yang hidup di dalam kalian membawa banyak bentuk yang berbeda di atas planet bumi kalian. Cintailah cahaya itu. Cintailah fakta bahwa itu diekspresikan dalam begitu banyak cara yang berbeda. Kemudian ijinkanlah diri kalian sendiri, tanpa penilaian atau penghakiman untuk hanya bergerak mendekati mereka yang mana kalian beresonansi dan menjauh dari mereka yang mana kalian tidak beresonansi. Dengan cara ini, kalian membebaskan jiwa kalian hanya untuk “ada” dan menemukan kecocokan alaminya dalam skema lebih besar dari hidup.

Kalian terbelenggu kepada mereka yang kalian hakimi. Kalian bebas secara spiritual ketika kalian mengijinkan semua jiwa, termasuk jiwa kalian sendiri, hak untuk ada.

Tuhan memberkati kalian. Kami sangat mencintai kalian.
Malaikat-Malaikat

Diterjemahkan kosmosindo dari sumber http://sananda.website/message-from-the-angels-via-ann-albers-july-1st-2017/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s