Berfokuslah Pada Cinta Dan Sukacita Dalam Damai Dan Kepuasan Yang Muncul Dalam Kalian

apple-570965_1280
Pesan dari Yesus disalurkan oleh John Smallman, 11 Juni 2017

Focus on Love and rejoice in the peace and contentment that arises within you.

Yang ada hanya CINTA! Saya akan tetap mengulang Kebenaran ilahi ini, karena itu perlu untuk diulang-ulang.

Situasi-situasi manusia di mana kalian menemukan diri kalian sendiri terlibat di dalamnya dan menyibukkan kalian dalam kehidupan kalian sehari-hari, jarang memberi ruang bagi kealamian sejati kalian untuk mengekspresikan dirinya sendiri, karena kalian secara umum begitu terperangkap dalam emosi-emosi dan masalah-masalah yang muncul di sana. Kalian perlu mengambil waktu setiap hari untuk pergi ke dalam, ke tempat sakral batin kalian, dan untuk memperbaharui niat kalian untuk mencintai, dan hanya mencintai, apapun situasi yang muncul. Kalian dapat melakukan itu, tapi seringkali kalian tidak memilih itu karena ego kalian menyemangati kalian untuk bertindak secara defensif dan secara agresif dengan tujuan “menang” dalam diskusi atau argumen, atau adu pendapat yang menguasai perhatian seluruh perhatian kalian. Sebagai hasilnya, kalian cenderung menemukan diri kalian sendiri dalam tali pengulangan yang tiada akhir memainkan permainan menyakitkan lama yang sama. Kemudian kalian bertanya-tanya, mengapa hal ini tampaknya selalu terjadi seperti itu.

Nah kalian dapat mengubah itu. Cinta berfungsi. Itu bukan berarti mengijinkan diri kalian sendiri dilangkahi atau membiarkan ruang (batas) pribadi kalian dilanggar. Kalian perlu untuk menggunakan kemampuan membedakan untuk memutuskan apakah bijaksana atau tidak untuk tetap berada dalam situasi yang tidak berfungsi, di mana kerja sama tidak terjadi dan tidak kelihatan menjadi opsi yang bisa dilakukan. Tetap tinggal dalam sebuah situasi di mana pihak atau pihak-pihak lainnya tidak ingi membicarakan masalah-masalah secara damai dan kooperatif, adalah tidak berguna. Sampai mereka yang terlibat siap untuk berbicara dan mendengarkan satu sama lain sepenuhnya dan secara damai, tidak akan ada kemajuan.

Ini bukan berarti menyerah! Ini adalah mengijinkan yang lainnya pada ruang mereka, di mana mereka berada dalam konflik, jika itu pilihan mereka.

Konflik hanya dapat berhenti ketika mereka yang terlibat, membuat pilihan yang sangat sadar akan hal itu. Menjauhkan diri kalian sendiri dari sebuah situasi atau konflik, sering membantu membawa orang ke dalam pengertian mereka, jika mereka menemukan bahwa tidak ada siapa pun yang ingin berada dalam konflik dengan mereka. Konflik memerlukan konflik untuk memeliharanya, dan jika orang benar-benar menginginkan damai, mereka tidak akan berpartisipasi dalam konflik. Dan karena konflik adalah aktivitas yang didasarkan pada ketakutan yang berusaha merugikan yang lainnya, itu tidak pernah dapat digunakan untuk membina kedamaian.
Jika itu cukup dipaksakan, itu mungkin dapat membawa pada gencatan senjata sementara, tapi dendam dan kepahitan akan tetap tinggal, menunggu sebuah kesempatan untuk membalik situasi dan memulai kembali konflik tersebut, seringkali menyatakan bahwa alasan-alasan untuk dimulainya kembali konflik, dengan tujuan untuk membenarkannya, sangatlah berbeda dari apa yang menyebabkannya pertama kalin.

Tapi tidak pernah ada pembenaran apapun untuk memulai atau memulai kembali sebuah konflik. Konflik adalah pelarian dari Cinta. Hanya ada Cinta atau takut, tapi takut adalah tidak nyata, jadi kenyataannya dan kebenarannya adalah hanya ada Cinta. Melarikan diri dari Cinta paling sering disebabkan oleh rasa malu, oleh perasaan-perasaan tidak berharga, dan dari rasa intensif bahwa seseorang tidak layak diterima dan tidak layak dicintai, sebuah kondisi yang kebanyakan tidak dapat mengakuinya secara sadar, karena untuk mempercayai itu tentang dirinya sendiri sangatlah menyakitkan. Dan, tentu saja, itu seluruhnya tidak benar. Setiap manusia adalah anak Tuhan yang dicintai tanpa batas, dan itu tidak pernah berubah.

Permainan dari pemisahan yang dipilih umat manusia untuk mengalaminya dengan membentuk dan menempati ilusi, terasa memalukan, karena itu menandakan penolakan sepenuhnya terhadap Cinta tanpa batas dan Cinta tanpa syarat mutlak Tuhan bagi masing-masing dari kalian. Sebuah penolakan yang mana hanya kalian yang dapat memilihnya. Tapi itu tidaklah nyata dan sama imajinernya seperti ilusi itu sendiri. Untuk menolak Cinta Tuhan bagi kalian adalah mustahil, karena Itu adalah kekuatan hidup yang mengalir melalui kalian dalam setiap saat eksistensi kalian yang abadi. Kalian hidup, karena itu kalian adalah Cinta, dan karena kalian adalah Cinta, kalian tidak dapat menolak Itu

Ini semua kedengarannya sangat paradoks dan membingungkan bagi kalian, karena itu tidak memiliki makna yang logis, tapi ilusi adalah tidak logis, pada faktanya itu adalah gila, karena itu adalah usaha untuk tidak eksis! Sebagai manusia-manusia kalian dilahirkan, tumbuh dewasa, menjadi tua dan kemudian mati. Tapi keberadaan abadi kalian sepenuhnya terintegrasi dan menyatu dengan Tuhan yang adalah Semua Yang Ada. dan dengan begitu kalian tidak pernah dapat mati, yang berarti berhenti untuk eksis.

Kalian secara abadi dicintai dan dilindungi karena kondisi kesatuan kalian dengan Tuhan. Tidak ada yang harus ditakuti. Apa yang kalian takuti adalah tidak nyata, tapi, karena kemampuan-kemampuan brilian kalian, ilusi yang kalian bentuk tampaknya tidak dapat dibantah, nyata bagi kalian selama kalian menempati tubuh-tubuh manusia kalian, yang, seperti yang kalian sadari dengan baik, dapat terasa sangat sakit jika itu rusak. Kalian menggunakan intelejensia terbatas yang telah mengijinkan diri kalian sendiri sebagai manusia, yang tampaknya menjadi hasil dari interaksi-interaksi kimia dalam otak-otak kalian. Tapi intelejensia terbatas itu BUKAN KALIAN!

Kalian lebih tanpa batas, lebih besar tanpa batas dibanding bentuk-bentuk manusia yang telah kalian pilih untuk menempatinya. Bentuk-bentuk itu memiliki waktu hidup yang sangat terbatas, yang pada akhir darinya kalian akan melepaskannya dan mengenali diri kalian sekali lagi sebagai kalian yang sebenarnya – bentuk-bentuk kehidupan sadar yang abadi dari Cinta yang murni. Dan itu adalah alasan untuk bergembira!

Rasa sakit dan menderita berasal dari ilusi dan melekat pada bentuk-bentuk fisik kalian. Ketika kalian melepaskan itu semua dalam kematian, kalian akan menemukan diri kalian sekali lagi terbungkus dalam medan Cinta yang kalian telah bersembunyi darinya, dan pengalaman itu penuh keajaiban, secara mutlak tak dapat diuraikan dengan kata-kata. Mereka yang telah mengalami Pengalaman Dekat Kematian (NDE, Near Death Experience) telah mencoba melukiskan keajaiban itu dengan menekankan, bahwa tidaklah mungkin untuk benar-benar menjelaskan sukacita dan kebahagiaan dan Cinta yang telah membungkus dan memeluk mereka di saat mereka berada dalam kondisi tersebut ketika mereka kembali kepada bentuk-bentuk manusia mereka, semua ketakutan mereka lenyap, yang tinggal hanya Cinta.

Tapi mengapa menunggu kematian manusia kalian untuk mengalami keajaiban menjadi hidup sepenuhnya? Berniatlah dan ijinkanlah diri kalian sendiri untuk terjaga dari mimpi-mimpi buruk sementara masih mengambil wujud (manusia) dan mengalami Surga di Bumi. Ketika kalian membuat niat dan memegangnya untuk hanya mencintai, ketika kalian memilih untuk menghargai kealamian kalian yang sejati yang adalah Cinta dan menjalankan Itu sepenuhnya, seluruh persepsi kalian tentang hidup sebagai manusia akan berubah. Kalian akan berada di dunia tapi bukan darinya!

Ingatlah, Tuhan tidak membuat dunia dan menempatkan kalian di dalamnya, Kalian yang melakukannya, dan kalian dapat memilih untuk mengalami Cinta atau takut, selama berada di dalam (tubuh) itu. Kalian semua mengenal orang-orang yang baik, murah hati dan mencintai, yang puas dan bahagia dengan hidup mereka, menerima sepenuhnya apapun yang terjadi, sambil menawarkan kasih sayang, penyembuhan, dan Cinta kepada semua yang berinteraksi dengan mereka. Setiap dari kalian dapat memilih untuk melakukan hal yang sama, dan semua yang menghentikan kalian atau menahan kalian adalah pilihan individual kalian, untuk berurusan dengan takut dan dengan semua ketakutan “bagaimana kalau”, yang mana pilihan ini disodorkan kepada kalian. Itu seluruhnya pilihan kalian dan keputusan kalian ke mana fokus perhatian kalian. Fokus pada Cinta dan Sukacita dalam damai dan kepuasan yang muncul dalam diri kalian.

Saudara yang mencintai kalian, Yesus

 

diterjemahkan kosmosindo dari sumber https://johnsmallman2.wordpress.com/2017/06/11/focus-on-love-and-rejoice-in-the-peace-and-contentment-that-arises-within-you/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s