Cinta Adalah Penerimaan dan Memaafkan Sepenuhnya Tanpa Syarat Apapun

tulips-757144_1280

Pesan dari Saul disalurkan oleh John Smallman, 17 Juli 2017
Love is complete acceptance and complete forgiveness without conditions of any kind.

Seperti semua channeling (penyaluran) memberi tahu kalian, perubahan-perubahan BESAR sedang berlangsung di seluruh planet yang akan membawa kelimpahan bagi semua, dan di mana tidak satu pun akan ketinggalan. Semua utang dan liabilitas (kewajiban pembayaran di masa mendatang) akan dihapus, dan stres serta ketakutan yang berasosiasi dengan hal-hal itu akan menghilang ketika semua menemukan, bahwa mereka mampu untuk hidup baik dan bebas-stres. Masa kesenjangan besar dalam standar-standar hidup akan berakhir.

Ini tidak berarti bahwa semua akan hidup dalam kondisi-kondisi yang sama – satu ukuran cocok untuk semua – tapi di mana semua akan dapat memilih secara bijaksana, lingkungan yang paling cocok bagi mereka dan menciptakannya bagi diri mereka sendiri. Jika itu terdengar “jalan keluar”, saya dapat mengkonfirmasi itulah adanya, tapi itu akan terjadi dan semua alasan untuk konflik akan lepas.

Konflik adalah tidak alami! Bagi kemanusiaan itu tampaknya normal dan tidak dapat dihindari karena itu dikendalikan ego, dan kalian semua punya ego-ego, aspek dari diri kalian sendiri yang mengalami pemisahan dan menghasilkan teror yang menyebabkan kondisi imajiner itu dalam diri kalian.

Kalian adalah Satu dengan Sumber dan dengan yang lainnya, dan itu tidak pernah bisa berubah, oleh karena itu pemisahan sangat tidak mungkin. Tapi ilusi adalah konstruksi yang kalian bangun untuk mengalami keterpisahan, dan karena kalian memiliki kekuatan Tuhan di dalam kalian, kalian telah dapat membangun sebuah struktur yang sangat meyakinkan. Struktur itu sekarang dalam proses dibongkar konstruksinya, karena manusia secara kolektif telah memilih untuk terjaga dari mimpinya. Pengalaman keterpisahan sudah lama melewati batas tanggal “penggunaan terakhir”-nya, dan kalian telah memilih secara kolektif untuk berhenti berurusan dengan itu. Itu hanya eksis karena kalian memeliharanya dengan berurusan dengannya, ketika kalian berhenti melakukan demikian, seperti semakin banyak dari kalian sekarang memilih melakukannya, itu akan terdisintegrasi kembali ke dalam bukan apa-apa dari mana kalian telah membayangkannya masuk dalam keberadaan.

Kalian adalah makhluk-makhluk spiritual berpartisipasi dalam eksperimen fisik yang sangat temporer untuk melihat seperti apa itu kelihatannya, dan kalian telah memutuskan bahwa itu bukan hal yang kalian sukai. Itu agak seperti mengunjungi toko baju dan mencoba pakaian-pakaian, dan, pada saat menemukan bahwa tidak ada yang cocok atau menarik bagi kalian, kalian meninggalkan toko itu. Ketika tidak cukup orang mengunjungi sebuah toko pakaian untuk membuat bisnis itu terus hidup, itu menutup pintu-pintunya, selamanya. Secara sama kalian dapat mengatakan, bahwa ilusi “sedang menutup pintu-pintunya.”

Melanjutkan dengan contoh dari toko baju, kalian semua, tanpa kecuali, memberi pakaian diri kalian sendiri berupa tubuh-tubuh manusia, yang akan membantu kalian untuk menjalani pengalaman-pengalaman yang telah kalian tentukan sebelum berinkarnasi, akan menjadi sarana-sarana yang paling cocok untuk menyediakan kalian dengan situasi-situasi, isu-isu dan masalah-masalah yang akan menunjukkan kalian dengan pelajaran-pelajaran yang telah kalian pilih sebagai manusia-manusia. Untuk sejumlah dari kalian, ini telah menjadi sangat traumatis, sementara bagi kalian tampaknya orang lain menjalani hidup yang menyenangkan.

Namun, tidak ada ketidakadilan di sini, kehidupan bukanlah karma dalam makna di mana kalian harus menjalani penderitaan dan rasa sakit yang kalian timpakan pada yang lainnya dalam (masa) kehidupan sebelumnya.

Cinta adalah penerimaan lengkap dan pengampunan lengkap tanpa persyaratan apapun.

Kondisi alami kalian adalah Cinta, dan kalian secara permanen dan abadi dipeluk oleh Cinta di mana pun kalian berada. Jika tidak berada dalam bentuk manusia, kalian benar-benar sadar akan Itu, dalam bentuk manusia kalian sebagian besar tidak sadar. Dalam Cinta kalian telah merencanakan dan melaksanakan sebuah hidup manusia yang adalah untuk kebaikan tertinggi kalian dan demi kebaikan tertinggi bagi semua dengan siapa kalian akan berinteraksi sebagai manusia.

Seperti kalian telah begitu sering diberi tahu: “Tidak ada kecelakaan-kecelakaan, dan tidak ada kebetulan/ko-insiden”. Semuanya yang terjadi selama kehidupan kalian sebagai manusia adalah respon-respon yang telah kalian rencanakan untuk mengatasi setiap kemungkinan kejadian/peristiwa yang mungkin muncul. Seperti kalian dapat mengerti dengan baik, rencana-rencana ini sangat mendetail dan telah direncanakan secara sangat bijaksana oleh kalian, dengan bantuan tanpa batas dari tim pendukung kalian di alam-alam spiritual. Alam-alam spiritual adalah Nyata/Real, abadi, sedangkan kehidupan manusia kalian adalah temporer, untuk waktu singkat – dengan tujuan – dan tiba pada akhir seperti direncanakan dan dimaksudkan dengan tepat pada waktu yang tepat.

Namun, kalian semua dijaga dan didukung dengan cinta pada setiap saat. Jika muncul keraguan-keraguan, ingatkanlah diri kalian sendiri akan ini, kemudian pergilah ke dalam untuk dipeluk oleh Cinta yang tinggal di dalam kalian, menunggu untuk penerimaan dan ijin kalian.

Banyak yang mempercayai bahwa untuk dicintai adalah menjadi lemah. Itu adalah kepercayaan atau opini yang sangat merusak untuk dipegang erat-erat, namun jutaan yang tak terhitung jumlahnya melakukan itu. Seperti sejarah kalian menunjukkan sangat jelas, hal ini hanya membawa pada konflik demi konflik demi konflik.

Ego-ego kalian senang dalam konflik, meskipun mereka tidak menyukai rasa sakit dan penderitaan yang merupakan hasilnya. Rasa sakit dan penderitaan itu kemudian menjadi pembenaran bagi mereka untuk penghakiman dan hukuman yang mereka senangi dalam memaksakan pada orang-orang yang mereka salahkan untuk rasa sakit dan penderitaan tersebut. Itu pada dasarnya situasi yang terus berulang-ulang, yang semuanya menyebabkan takut, sakit dan penderitaan kalian terulang tanpa henti, dan yang dari situ tampaknya tidak ada jalan keluar.

Tapi tentu saja ada rute pelarian, sebuah jalan keluar, dan itu adalah berurusan sepenuh hati dengan Cinta. Cinta mengubah segalanya. Cinta menyembuhkan semua luka, Cinta adalah balsam penghalus tanpa batas yang dicari oleh semua, tapi gagal untuk menemukannya di luar diri mereka sendiri. Cinta ada di dalam diri kalian semua, dalam kelimpahan, tapi kalian memilih untuk tidak melihat Itu, untuk tidak berurusan dengan Itu, karena ego-ego kalian membujuk kalian bahwa kalian pantas dan perlu kompensasi dari yang lainnya bagi rasa sakit yang telah mereka timpakan terhadap kalian atau orang-orang yang kalian cintai.

Ketika kalian benar-benar melibatkan diri dengan Cinta, secara lengkap dan tanpa syarat, kalian merasa kebutuhan-kebutuhan bagi kompensasi dan memperoleh ganti (restitusi) lepas. Kalian menjadi sadar akan rasa sakit intensif dari orang lain yang mengalaminya, pengalaman intensif dari pemisahan dan ditinggalkan yang telah kalian alami sendiri, dan hati kalian terbuka dalam cinta dan kasih sayang bagi yang lain. Seperti saya katakan, “Cinta menyembuhkan”, dan ketika kalian mengijinkan Itu untuk menyembuhkan kalian, keinginan kalian satu-satunya dan paling intensif adalah untuk berbagi dan memperluas Cinta itu kepada semua yang lainnya. Itulah apa yang terjadi sekarang dan membawa perubahan-perubahan esensial dalam sikap-sikap dan perilaku yang akan membuat kalian semua terjaga.

Cinta adalah kekuatan paling besar yang eksis. Semua lainnya adalah penyalahgunaan dan penerapan yang salah dari Itu. Kalian mungkin bertanya “Bagaimana itu bisa terjadi?” Nah, yang ada hanya CINTA! Itu adalah kekuatan hidup yang mengalir melalui semua makhluk hidup. Semua makhluk-makhluk hidup dan sadar memiliki keinginan bebas, dan dapat menggunakan kekuatan hidup mereka ketika mereka memilih saat mereka berada dalam bentuk fisik untuk mencintai, untuk membuat nyaman, untuk mempengaruhi, untuk memanipulasi, atau untuk menyalahgunakan yang lain. Ketika mereka tidak berada dalam bentuk fisik, semua rasa dari keterpisahan, ancaman, takut, bahaya, dan disalahgunakan akan hilang, karena semua itu tidaklah nyata, dan yang tidak nyata hanya dapat dialami dalam bentuk fisik.

Menjadi manusia, berada dalam bentuk fisik, adalah pengalaman bersifat sementara dan sama sekali tidak nyata. Ketika kalian memilih untuk berurusan hanya dengan Cinta, yang adalah semua apa yang nyata, kebutuhan kalian yang tampak seperti kebutuhan akan pertahanan, untuk lingkungan yang aman, untuk segala macam perlindungan – dari penyakit, serangan, manipulasi, hukuman, tidak diterima, penolakan, atau bahkan kematian – akan hilang karena dalam Cinta kalian telah memiliki segalanya yang pernah kalian butuhkan atau inginkan. Di sana, dalam kondisi itu, kalian adalah Satu dengan Tuhan/Sumber di mana di sana tidak ada kebutuhan, yang ada hanya sukacita kreatif tanpa batas!

Dengan begitu banyak cinta, Saul.

 

Diterjemahkan kosmosindo dari sumber https://johnsmallman.wordpress.com/2017/07/17/love-is-complete-acceptance-and-complete-forgiveness-without-conditions-of-any-kind/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s